Jalan Pulang Lionel Messi ke Barcelona

Jalan Pulang Lionel Messi ke Barcelona
Bintang sepak bola Argentina Lionel Messi, melambai kepada para penggemar dalam turnya di India di New Delhi, India, Senin, 15 Desember 2025 (c) AP Photo

Bola.net - Lionel Messi meninggalkan Barcelona pada 2021 dalam situasi yang jauh dari kata ideal. Masalah finansial membuat klub tak mampu menyepakati kontrak baru, memaksa sang legenda pergi sebagai pemain bebas.

Sejak saat itu, Messi melanjutkan karier ke PSG sebelum akhirnya bermain di Inter Miami. Namun, bayangan kembali ke Camp Nou terus mengikuti perjalanan pemain yang dianggap sebagai ikon terbesar dalam sejarah klub.

Kini, isu kepulangan Messi kembali mencuat seiring dinamika politik internal Barcelona. Salah satu kandidat presiden klub, Victor Font, secara terbuka menyatakan tekadnya untuk mengakhiri kisah Messi dengan perpisahan yang pantas.

Ambisi Victor Font Mengakhiri Kisah Messi dengan Terhormat

Ambisi Victor Font Mengakhiri Kisah Messi dengan Terhormat

Pemain Argentina, Lionel Messi, mengontrol bola dalam laga kualifikasi Piala Dunia 2026 melawan Paraguay, Kamis, 14 November 2024. (c) AP Photo/Jorge Saenz

Sebagai kandidat presiden Barcelona dalam pemilihan mendatang, Victor Font menilai Messi layak mendapatkan penutup karier yang sesuai dengan statusnya. Ia menegaskan bahwa kepulangan tersebut hanya mungkin terjadi jika terjadi perubahan kepemimpinan klub.

Berbicara kepada AS, Font menilai wacana pemulangan Messi bukan sekadar janji kampanye tanpa dasar. Ia menekankan bahwa pendekatannya bertumpu pada fakta dan rekonsiliasi nyata dengan pemain.

“Selama masa pra-pemilu, banyak nama disebut-sebut. Kami mencoba membangun antusiasme berdasarkan fakta. Dan realitas yang tak terbantahkan adalah rekonsiliasi dengan Messi tidak akan pernah terjadi bersama Joan Laporta. Jika kami memenangi pemilu, tarian terakhir Messi itu mungkin,” ujar Font.

Kritik terhadap Manajemen dan Gagasan Perpisahan di Lapangan

Font juga menyoroti hubungan Messi dengan klub yang dinilainya telah tercoreng dalam beberapa tahun terakhir. Ia menyebut Messi bukan hanya teladan sebagai pesepak bola, tetapi juga sebagai pribadi yang mencerminkan nilai-nilai Barcelona.

“Messi adalah panutan, bukan hanya sebagai pesepak bola tetapi juga sebagai pribadi. Messi mencerminkan seperti apa kami, para penggemar Barca. Seorang pemimpin yang pekerja keras, berkomitmen, dan jujur, yang mencintai Barca,” lanjut Font.

Ia menambahkan bahwa Messi telah dua kali merasa dikecewakan oleh klub. “Kita tidak boleh lupa bahwa Messi telah dua kali ditipu: Pada 2021 ketika ia datang ke Barcelona untuk memperpanjang kontrak, dan pada 2023 ketika ia ingin kembali ke klub hidupnya bersama Xavi Hernandez. Setelah harapannya dinaikkan, dewan kembali menutup pintu untuknya.”

Font menegaskan bahwa perpisahan Messi tidak boleh terjadi secara tertutup. “Messi tidak bisa mengakhiri waktunya di Barca dengan perpisahan di ruang tertutup. Itu tidak terbayangkan. Messi seharusnya pensiun di lapangan."

"Tentu saja, bagaimana caranya tergantung pada keinginannya dan situasinya pada akhir 2026. Yang ingin kami sampaikan adalah satu-satunya cara ia bisa mengucapkan selamat tinggal seperti yang layak ia dapatkan, dengan seragamnya dan di lapangan, adalah jika Joan Laporta tidak lagi berkuasa setelah 16 Maret.”

Dinamika Pemilu Presiden Barcelona

Victor Font bukan satu-satunya kandidat yang menjadikan Messi sebagai simbol rekonsiliasi dengan masa lalu klub. Kandidat lain, Marc Ciria, juga sempat menarik perhatian dengan membentangkan spanduk besar bergambar Messi yang tengah merayakan gol ke gawang Real Madrid.

Para kandidat final presiden Barcelona dijadwalkan akan dikonfirmasi pada awal Maret. Pemilihan presiden sendiri akan digelar pada 13 Maret, bertepatan dengan laga La Liga Barcelona melawan Sevilla.

Momentum tersebut membuat isu masa depan Messi dan arah kepemimpinan klub kembali menjadi sorotan utama, di tengah harapan sebagian pendukung untuk melihat legenda terbesar mereka menutup karier dengan cara yang lebih bermartabat.