
Bola.net - Gareth Bale segera meninggalkan Real Madrid. Winger Wales ini akan bergabung dengan Tottenham Hotspur sebagai pinjaman untuk semusim ke depan.
Transfer Bale ini menguntungkan semua pihak. Zinedine Zidane untung karena salah satu masalahnya selesai. Madrid pun untung tidak perlu membayar gaji mahal pemain yang lebih sering dicadangkan.
Tottenham untung mendapatkan pemain bintang. Dan Bale sendiri untung bisa mendapatkan kesempatan memperbaiki kariernya.
Ya, meski punya kemampuan luar biasa, entah mengapa Bale selalu dianggap gagal oleh fans Madrid. Antipati terhadapnya begitu besar, dan ada banyak faktor yang memengaruhi.
Apa saja faktor yang dimaksud? Menukil Marca, baca selengkapnya di bawah ini ya, Bolaneters!
Antipati untuk Bale
Entah karena kegagalannya menguasai bahasa Spanyol, entah karena hobi bermain golf, Bale selalu rentan dikritik. Padahal dia terlibat membantu Madrid meraih empat gelar Liga Champions dalam lima musim, juga beberapa trofi lain.
Masalahnya, ekspektasi terhadap bale begitu tinggi. Dia diharapkan jadi Cristiano Ronaldo yang baru, padahal jelas tidak ada pemain yang bisa menggantikan peran Ronaldo untuk Madrid.
Bale juga memikul biaya transfer yang terlalu besar, tapi sebenarnya dia membayar itu dengan torehan trofi. Bale juga beberapa kali mencetak gol penting di final Liga Champions.
Dia pun menderita sejumlah cedera yang menyulitkannya, tapi torehannya tetap impresif dengan 105 gol dalam 251 pertandingan selama tujuh tahun di Madrid.
Torehan impresif
Selain itu, Bale meraih total 16 trofi bersama Real Madrid: 4 Liga Champions, 4 Club World Cups, 3 Supercopa de Espana, 2 La liga, dan 1 Copa del Rey. Sebenarnya torehan ini cukup impresif untuk liga mana pun.
Sayangnya, Bale akan terus diingat untuk sikap buruknya. Insiden bendera Wales-Golf-Madrid, atau kebiasaannya mengabaikan pertandingan tim demi golf.
Ini mengenaskan untuk ukuran pemain yang beberapa kali mencetak gol penting. Sebut saja gol salto Bale di final Liga Champions 2018, juga gol ikoniknya di Copa del Rey usai mengajak Marc Bartra adu sprint.
Layak dapat respek
Memang benar Bale tidak memberikan kontribusi cukup untuk tim dalam dua-tiga tahun terakhir, dia juga gagal mendapatkan kembali kepercayaan Zidane.
Namun, seharusnya bukan hanya luka Bale yang diingat, kontribusinya pun harus diapresiasi. Bagaimanapun, dia adalah pahlawan dalam sejarah Madrid.
Bale layak mendapatkan respek lebih.
Sumber: Marca
Baca ini juga ya!
- Real Madrid Tolak Datangkan Dele Alli
- Here We Go! Gareth Bale Segera Pulang ke Tottenham
- Madrid Punya Lapangan Golf Bagus, Gareth Bale Dilarang Balik ke Premier League
- Jadwal La Liga 2020/2021 Pekan ke-2 di Vidio: Ada Real Sociedad vs Real Madrid
- Mengapa Tottenham Lebih Cocok untuk Gareth Bale daripada Manchester United?
Advertisement
Berita Terkait
-
Piala Dunia 6 Juni 2026 23:0310 Momen Tak Terlupakan yang Membentuk Sejarah Piala Dunia
-
Liga Spanyol 6 Juni 2026 16:00Agen Jurgen Klopp Buka Suara soal Rumor ke Real Madrid
LATEST UPDATE
BERITA LAINNYA
-
spanyol 6 Juni 2026 16:05Lamine Yamal Raih Pemain Terbaik La Liga 2025/2026
-
spanyol 6 Juni 2026 16:00Agen Jurgen Klopp Buka Suara soal Rumor ke Real Madrid
SOROT
-
Liputan6 7 Juni 2026 13:00Prabowo Ungkap Tujuan Bangun Sekolah Rakyat
-
Liputan6 7 Juni 2026 12:55Momen Prabowo Makan Siang Bersama Siswa Sekolah Rakyat Bali
-
Liputan6 7 Juni 2026 11:25
Prabowo Kunjungi Sekolah Rakyat Menengah Pertama di Tabanan Bali
-
Liputan6 6 Juni 2026 20:10CFD Rasuna Said Kembali Hadir Besok, Simak Keseruannya
MOST VIEWED
Setelah Konate dan Dumfries, Jose Mourinho Bidik Bek Arsenal untuk Lengkapi Revolusi Lini Pertahanan Real Madrid
Revolusi Real Madrid: Rencana Besar Setelah Musim Bencana
Gelandang Barcelona 95 Persen ke Monaco, Transfer bakal Rampung Pekan Ini
Real Madrid Segera Resmikan Dumfries, tapi Belum Selesai Belanja: 3 Nama Ini Layak Jadi Prioritas
HIGHLIGHT
Chelsea Era Baru: 5 Bintang yang Bisa Bersinar di ...
Masa Depan Marcus Rashford Menggantung! 5 Klub Ini...
5 Destinasi Potensial Dani Carvajal Setelah Tingga...
Ke Mana Pep Guardiola Setelah Man City? Ini 7 Kand...
Darurat Lini Depan Liverpool: 4 Opsi Pengganti Hug...
Daftar Manajer Termuda Juara Premier League, Mikel...
4 Pelatih yang Bisa Gantikan Pep Guardiola di Manc...

















:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7974396/original/058528600_1780811156-Prabowo_Makan_SIang.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7974337/original/065800100_1780811112-Prabowo_Makan.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7970363/original/076578100_1780806991-eleanor.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7423398/original/034099100_1780200717-CFD_Rasuna_Said.jpeg)
![[Kolom Pakar] Prof Tjandra Yoga Aditama: Gunakan Momentum untuk Penilaian Dampak Kesehatan MBG [Kolom Pakar] Prof Tjandra Yoga Aditama: Gunakan Momentum untuk Penilaian Dampak Kesehatan MBG](https://cdn0-production-images-kly.akamaized.net/tITdedV3H-UtIN8YQVCvyxd8MBc=/673x379/smart/filters:quality(75):strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5084734/original/085391600_1736341642-20250108-Tjandra_Yoga_Aditama-ANG_6.jpg)
