Joan Laporta Menang di Pengadilan, Tuduhan Pencucian Uang Resmi Ditolak Hakim

Joan Laporta Menang di Pengadilan, Tuduhan Pencucian Uang Resmi Ditolak Hakim
Presiden Barcelona, Joan Laporta saat menonton laga Copa del Rey melawan Guadalajara, 16 Desember 2025 lalu. (c) AP Photo/Rudy Garcia

Bola.net - Kabar lega menghampiri kubu Joan Laporta. Hakim resmi menolak tuduhan pencucian uang terhadap sang Presiden Barcelona.

Putusan ini keluar di tengah panasnya persaingan pemilihan. Laporta sedang membidik masa jabatan keempatnya di Camp Nou.

Serangan hukum ini datang dari seorang anggota klub. Gugatan tersebut dilayangkan tepat sepekan yang lalu.

Lawan politiknya, Victor Font, langsung angkat bicara. Ia membantah terlibat dan meminta laporan itu dicabut.

Laporta sendiri tidak tinggal diam menghadapi serangan ini. Ia menyebut tuduhan tersebut sebagai tindakan pengecut dan mencurigakan.

Alasan Teknis di Balik Penolakan Hakim

Hakim Santiago Pedraz menjadi sosok yang memutus perkara. Ia menolak dakwaan karena masalah yurisdiksi wilayah.

Kasus ini menyeret nama dewan direksi senior lainnya. Tuduhan tersebut berkaitan dengan dugaan bisnis di Siprus dan Dubai.

Pengadilan nasional hanya menangani kasus pencucian uang luar negeri. Namun, aktivitas bisnis tersebut juga terjadi di wilayah Catalonia.

Karena alasan lokasi itulah, gugatan ini dinyatakan gugur. Hakim menganggap kasus ini bukan wewenang pengadilan pusat.

Pertandingan Selanjutnya
La Liga La Liga | 8 Maret 2026
Athletic Club Athletic Club
03:00 WIB
Barcelona Barcelona

Lima Kesepakatan Besar yang Digugat

Gugatan dari anggota bernama Isidro Navarro ini mencakup lima poin. Ia menyoroti kebijakan finansial besar era kepemimpinan Laporta.

Salah satu yang dipermasalahkan adalah komisi kontrak Nike. Nilainya mencapai angka fantastis, yakni 50 juta euro.

Penyewaan kursi VIP selama 30 tahun juga masuk daftar. Begitu pula dengan kontrak telekomunikasi Camp Nou dengan pihak NEVG.

Penjualan aset digital Barca Vision turut menjadi sorotan utama. Navarro juga mempertanyakan proyek pembangunan stadion kepada perusahaan Limak.

Rentetan kesepakatan bernilai jumbo ini dianggap sangat mencurigakan.

Kelanjutan Drama Hukum di Barcelona

Kasus ini ternyata belum benar-benar berakhir sepenuhnya. Penggugat masih punya celah hukum untuk terus menyerang.

Laporan tersebut bisa diajukan kembali ke pengadilan regional. Fokusnya akan bergeser ke pengadilan lokal di kota Barcelona.

Navarro kabarnya sedang menimbang langkah hukum selanjutnya. Ia belum memutuskan apakah akan membawa kasus ini ke pengadilan daerah.

Situasi ini diprediksi bakal terus menggoyang stabilitas internal. Kampanye pemilihan Presiden Barcelona dipastikan semakin memanas hingga akhir.