
Bola.net - Di tengah skor telak 1-4, Hansi Flick memilih tidak tenggelam dalam pesimisme. Pelatih Barcelona tersebut menyatakan bahwa separuh kedua laga di Sevilla dapat dijadikan pijakan kecil untuk memulai pemulihan.
Flick mengamini bahwa anak asuhnya tampil dengan energi berbeda setelah turun dari ruang ganti. Meski peluang meraih poin sudah sirna, setidaknya Blaugrana memperlihatkan keberanian untuk terus berjuang dan tidak angkat tangan begitu saja.
Respons tersebut menjadi indikasi bahwa kohesivitas dalam skuad Barcelona masih terjaga. Flick sendiri tak goyah dengan filosofi permainan yang telah ia bangun sejak kompetisi bergulir.
Respons yang Hadirkan Optimisme
"Di paruh kedua, saya mengapresiasi cara tim merespons situasi. Permainan kami cukup menarik untuk disaksikan," ujar Flick. Ia terlihat lebih tenang ketika membahas 45 menit terakhir, seakan menemukan titik terang di antara badai.
Menurut sang pelatih, Barcelona sempat mengkreasikan sejumlah momentum yang berpotensi membalikkan keadaan. "Kami sebenarnya bisa mencetak gol kedua dan barangkali hasilnya akan beda, namun itu sudah lewat," tuturnya.
Flick enggan mencari pihak yang harus disalahkan, termasuk kealpaan individual yang bermuara pada gol-gol tuan rumah. Dia menegaskan bahwa yang lebih penting adalah konsentrasi pada perjalanan, bukan semata-mata angka akhir.
"Kami tidak memerlukan pembelaan, yang kami butuhkan hanya kerja keras dan visi yang terang," tandasnya.
Menatap Pembenahan Sistem

Flick menegaskan bahwa kekalahan ini tak akan mengguncang kerangka dan mekanisme permainan yang telah dirancangnya. "Yang paling esensial adalah arah yang kami tuju, sistem serta strukturnya," katanya.
Ia menyampaikan bahwa meski ditaklukkan dengan margin besar, Barcelona mulai memperlihatkan sinyal kestabilan dalam skema bermain, sesuatu yang dia nilai vital untuk perjalanan panjang musim ini.
Sang arsitek asal Jerman itu paham benar: reaksi bukanlah kemenangan, melainkan fondasi. Jika fondasi ini dijaga dengan baik, kekalahan semacam di Sevilla bisa menjadi titik tolak kebangkitan di masa mendatang.
Advertisement
Berita Terkait
-
Liga Spanyol 28 April 2026 16:01 -
Liga Spanyol 28 April 2026 15:51Bukan Mbappe atau Vinicius, Ini Penyebab Utama Krisis Real Madrid
LATEST UPDATE
-
Piala Dunia 29 April 2026 01:00 -
Liga Champions 29 April 2026 00:47 -
Piala Dunia 29 April 2026 00:30 -
Piala Dunia 29 April 2026 00:16 -
Liga Champions 29 April 2026 00:00 -
Liga Inggris 28 April 2026 23:59
MOST VIEWED
HIGHLIGHT
- Liverpool Siap Ganti Arne Slot? 5 Kandidat Pelatih...
- Bangun Era Baru, 5 Pemain yang Bisa Jadi Fondasi M...
- 5 Pelatih Sepak Bola Terkaya 2026, Pep Guardiola H...
- 5 Kiper Pengganti Potensial untuk Chelsea, Solusi ...
- Cedera Jadi Mimpi Buruk! 6 Bintang Ini Terancam Ab...
- 8 Pemain yang Pernah Membela Sporting CP dan Arsen...
- 9 Nama Besar yang Pernah Berseragam Real Madrid da...

















:strip_icc()/kly-media-production/medias/2976158/original/070337400_1574578011-Ilustrasi_Aparatur_Sipil_Negara.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5568944/original/059485100_1777397365-WhatsApp_Image_2026-04-29_at_00.24.46.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5568943/original/099986000_1777397212-IMG_20260428_234148.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5568925/original/005864300_1777392439-IMG_4111.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5568872/original/074765900_1777384329-1001960552.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5568892/original/012409900_1777388072-WhatsApp_Image_2026-04-28_at_21.32.20.jpeg)

