
Bola.net - Masalah ini sudah dibicarakan beberapa pekan terakhir, tapi tidak ada yang tahu pasti seberapa besar dampak pandemi virus corona terhadap sisi finansial sepak bola. Intinya, banyak klub yang terseok-seok dan mulai kehabisan uang.
Ketika liga dilanjutkan kembali nanti, sirkulasi uang dalam dunia sepak bola diyakini tidak akan sebesar sebelumnya. Klub-klub hanya bisa bergantung pada sponsor, sebab sudah dipastikan pertandingan bakal dimainkan tanpa penonton.
Artinya, setiap klub harus mengambil tindakan-tindakan ekstrem. Mereka harus berhemat semaksimal mungkin, termasuk memotong gaji pemain.
Meski demikian, Marca mengklaim memotong gaji pemain hanyalah solusi jangka pendek, masih ada masalah besar yang menunggu sampai beberapa tahun ke depan.
Baca selengkapnya di bawah ini ya, Bolaneters!
Masalah Finansial
Menurut Marca, masalah keuangan klub lebih besar dari yang diduga. Tentu tidak ada yang bisa memperkirakan pandemi, karena itulah semua klub merancang bujet musim 2019/20 sesuai dengan kondisi normal.
Perencanaan ini meliputi beban gaji, rencana transfer, dan pengelolaan biaya lainnya. Tentu termasuk perencanaan pendapatan dari sponsor dan penjualan tiket.
Masalahnya, sebut saja di La Liga, 11 pertandingan sisa musim ini kemungkinan dimainkan tanpa penonton. Klub bakal kehilangan sebagian besar pendapatannya.
Karena itulah Marca mengklaim bakal ada beberapa masalah yang mengganggu sejumlah klub, termasuk dua raksasa La Liga: Real Madrid dan Barcelona.
Harus Memotong Gaji
Klub-klub menyadari bahwa pertandingan tanpa penonton bakal mengganggu kesehatan finansial mereka. Untuk itu, presiden La Liga, Javier Tebas, sudah memperingatkan setiap tim untuk memotong beban gaji untuk musim depan.
Menurut perkiraan, semusim ke depan setiap klub bisa kehilangan total pendapatan sampai 70%, karena itulah mereka harus memotong beban gaji keseluruhan.
"Klub-klub harus memotong beban gaji pemain dalam skuad mereka, atau mengurangi transfer pemain dan mencari harga yang lebih murah," kata Tebas.
"Mengurangi gaji sementara bukan solusi, saat ini pihak klub pasti memahami bahwa beban gaji musim besar bakal kelewat batas."
Merayu Para Pemain
Intinya, saat ini Real Madrid, Barcelona, dan semua klub La Liga harus bernegosiasi ulang dengan para pemain perihal besar gaji mereka. Kemungkinan musim depan pemain bakal menerima gaji yang jauh lebih kecil.
Pada Statuta Pekerja Spanyol pasal 41.3, tertulis bahwa perusahaan berhak memodifikasi kontrak dalam kondisi tertentu. Namun, di sisi lain para pekerja juga punya hak untuk meninggalkan perusahaan apabila tidak puas dengan kontrak baru yang ditawarkan.
Hal yang sama juga berlaku di dunia sepak bola. Real Madrid dan Barcelona bakal bernegosiasi ulang, meminta para pemain untuk memotong gaji. Namun, para pemain pun berhak menolak.
Karena itulah Marca mengambil contoh kasus Sergio ramos dan Lionel Messi, yang sama-sama menerima gaji besar di klub masing-masing. Statuta Pekerja itu diyakini bisa jadi alasan Messi dan Ramos untuk pergi ke klub lain.
Sumber: Marca
Baca ini juga ya!
- Philippe Coutinho Dijual Setengah Harga, Ada yang Berminat Beli?
- Real Madrid 2007/08: Juara dan Guard of Honour dari Barcelona
- Evolusi dan Adaptasi Lionel Messi yang Luput dari Perhatian 2005-2019: Dari Kanan ke Tengah
- Skuad Barcelona Makin Tua: Seperti Apa Proyek Regenerasinya?
- Newcastle Mulai Negosiasi dengan Philippe Coutinho
Advertisement
Berita Terkait
-
Liga Inggris 7 Juni 2026 06:00Lewis Hall Mahal, MU Kejar Bek Lincah Barcelona Ini
LATEST UPDATE
-
Otomotif 7 Juni 2026 22:42Jadwal Lengkap, Hasil Balapan, dan Klasemen Formula 1 2026
-
Otomotif 7 Juni 2026 22:42Klasemen Pembalap Formula 1 2026
BERITA LAINNYA
-
spanyol 6 Juni 2026 16:05Lamine Yamal Raih Pemain Terbaik La Liga 2025/2026
-
spanyol 6 Juni 2026 16:00Agen Jurgen Klopp Buka Suara soal Rumor ke Real Madrid
SOROT
-
Liputan6 7 Juni 2026 19:39Orang Tua Siswi Sekolah Rakyat Menangis di Hadapan Prabowo
-
Liputan6 7 Juni 2026 17:00Cita-Cita Siswa Sekolah Rakyat Ingin jadi Menteri Pendidikan
-
Liputan6 7 Juni 2026 15:22Prabowo Beri Arahan Khusus ke Seskab Teddy soal Sekolah Rakyat
-
Liputan6 7 Juni 2026 15:00Prabowo: Banyak Orang Berhasil Berasal dari Keluarga Miskin
MOST VIEWED
Setelah Konate dan Dumfries, Jose Mourinho Bidik Bek Arsenal untuk Lengkapi Revolusi Lini Pertahanan Real Madrid
Revolusi Real Madrid: Rencana Besar Setelah Musim Bencana
Gelandang Barcelona 95 Persen ke Monaco, Transfer bakal Rampung Pekan Ini
Real Madrid Segera Resmikan Dumfries, tapi Belum Selesai Belanja: 3 Nama Ini Layak Jadi Prioritas
HIGHLIGHT
Chelsea Era Baru: 5 Bintang yang Bisa Bersinar di ...
Masa Depan Marcus Rashford Menggantung! 5 Klub Ini...
5 Destinasi Potensial Dani Carvajal Setelah Tingga...
Ke Mana Pep Guardiola Setelah Man City? Ini 7 Kand...
Darurat Lini Depan Liverpool: 4 Opsi Pengganti Hug...
Daftar Manajer Termuda Juara Premier League, Mikel...
4 Pelatih yang Bisa Gantikan Pep Guardiola di Manc...

















:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7997408/original/031230300_1780835969-IMG-20260607-WA0121.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7995288/original/048154000_1780833479-IMG-20260607-WA0119.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7988291/original/010365700_1780826023-Siswa_Prabowo.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7980310/original/037480300_1780817497-Prabowo_Pidato_Tabanan.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7969192/original/061629100_1780806063-Prabowo_Sekolah_Bali.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7980275/original/000029900_1780817477-Prabowo_Tabanan.jpeg)
