Kasus Kylian Mbappe, La Liga Ambil Langkah Hukum untuk PSG!

Asad Arifin | 22 Mei 2022 03:28
Kylian Mbappe resmi bertahan di PSG hingga 2023 (c) AP Photo

Bola.net - Saga transfer Kylian Mbappe akan berbuntut panjang walau sudah resmi bertahan di PSG. Sebab, pihak La Liga akan mengambil langkah hukum karena menaruh kecurigaan pada kondisi finansial PSG.

Masa Kylian Mbappe memasuki periode yang penting pada akhir musim 2021/2022 ini. Kontrak lama Mbappe bersama PSG akan habis pada Juni 2022. Mbappe punya tawaran penting dari klub masa kecilnya, Real Madrid.

Pekan lalu, Madrid sangat percaya diri dengan tawaran mereka pada Mbappe. Sudah ada negosiasi intensif dan Mbappe tampak akan menjadi bagian dari tim racikan Carlo Ancelotti musim depan.

Tapi, pertemuan terakhir antara PSG dan Mbappe mengubah segalanya. PSG diduga menawarkan kesepakatan 'monster' secara finansial pada Mbappe. La Liga pun meradang. Simak ulasan selengkapnya di bawah ini ya Bolaneters.

1 dari 4 halaman

Laporkan PSG ke Pengadilan

La Liga tampaknya tidak senang dengan kesepakatan yang dicapai PSG dan Kylian Mbappe. Bahkan, mereka bakal membuat gugatan hukum kepada PSG. La Liga akan melaporkan PSG pada beberapa pihak terkait.

"La Liga akan mengajukan laporan soal PSG kepada UEFA, otoritas administrasi dan fiskal Prancis, dan otoritas Uni Eropa untuk terus mempertahankan ekosistem ekonomi sepak bola Eropa dan keberlanjutannya," tulis pernyataan resmi La Liga.

Menurut La Liga, kesepakatan Mbappe dan PSG bisa berdampak buruk bagi sepak bola. Selain itu, La Liga menaruh curiga pada kondisi finansial PSG. La Liga merasa langkah PSG secara finansial sulit dipahami.

"La Liga ingin menyatakan bahwa jenis kesepakatan ini menyerang stabilitas ekonomi sepakbola Eropa, membahayakan ratusan ribu pekerjaan dan integritas olahraga, tidak hanya di kompetisi Eropa, tetapi juga di liga domestik," katanya.

2 dari 4 halaman

Pernyataan Resmi La Liga

Ekspresi Kylian Mbappe saat pemanasan jelang laga Real Madrid vs PSG di leg kedua 16 Besar Liga Champions 2021/2022 (c) AP Photo

La Liga ingin menyatakan bahwa jenis kesepakatan ini menyerang stabilitas ekonomi sepakbola Eropa, membahayakan ratusan ribu pekerjaan dan integritas olahraga, tidak hanya di kompetisi Eropa, tetapi juga di liga domestik

Sungguh memalukan bahwa klub seperti PSG, yang musim lalu melaporkan kerugian lebih dari 220 juta euro setelah mencatat kerugian lebih dari 700 juta euro di musim-musim sebelumnya (sementara melaporkan pendapatan sponsor dengan penilaian yang meragukan), dengan biaya skuad sekitar 650 juta euro untuk musim ini, bisa menutup kesepakatan seperti itu, sementara klub-klub yang mampu mengontrak pemain tanpa melihat gaji mereka dikompromikan, dibiarkan tanpa bisa mengontraknya.

La Liga akan mengajukan laporan soal PSG kepada UEFA, otoritas administrasi dan fiskal Prancis, dan otoritas Uni Eropa untuk terus mempertahankan ekosistem ekonomi sepak bola Eropa dan keberlanjutannya.

3 dari 4 halaman

Protes Javier Tebas

Presiden La Liga, Javier Tebas, juga ikut memberikan reaksi terkait keputusan Kylian Mbappe bertahan di PSG. Menurut Tebas, apa yang dilakukan PSG sama berbahayanya dengan klub-klub European Super League (ESL).

"Apa yang akan dilakukan PSG dengan memperbaharui kontrak Mbappe dengan uang besar (untuk mengetahui di mana dan bagaimana mereka membayarnya) setelah kehilangan 700 juta euro dalam beberapa musim terakhir dan memiliki gaji lebih dari 600 juta euro, adalah PENGHINAAN terhadap sepakbola," kata Tebas.

"Al-Khelafi sama berbahayanya dengan tim European Super League," tegas Tebas.

Berita Terkait

KOMENTAR

BERIKAN KOMENTAR