Ketergantungan Real Madrid pada Vinicius: Masalah Keseimbangan Serangan Los Blancos

Ketergantungan Real Madrid pada Vinicius: Masalah Keseimbangan Serangan Los Blancos
Selebrasi Vinicius Junior setelah mencetak gol kedua timnya dari titik penalti dalam laga Liga Spanyol antara Real Madrid vs Real Sociedad di Santiago Bernabeu, 15 Februari 2026 (c) AP Photo/Manu Fernandez

Bola.net - Real Madrid sejatinya memiliki lini serang yang mengerikan di atas kertas. Dengan Kylian Mbappe, Rodrygo, Franco Mastantuono, Gonzalo Garcia, dan Vinicius Jr., seharusnya tak ada kekurangan ancaman gol di Santiago Bernabeu.

Namun, kenyataan di lapangan berbeda. Saat Los Blancos membutuhkan ketajaman di sepertiga akhir, beban hampir selalu ditanggung oleh Vinicius seorang diri.

Data statistik memperlihatkan hal ini. Dari tiga laga terakhir — kemenangan 4-1 atas Real Sociedad, 1-0 atas Benfica, dan kekalahan 1-2 dari Osasuna — semua gol Madrid lahir dari Vinicius.

Lebih dari sekadar mencetak gol, Vinicius juga mendominasi tembakan tim. Dari total 33 percobaan ke gawang Benfica dan Osasuna, 11 di antaranya datang dari pemain bernomor punggung 7 ini.

Dominasi Vinicius dalam Serangan Madrid

Dominasi Vinicius dalam Serangan Madrid

Pemain Real Madrid, Vinicius Junior, bereaksi dalam laga fase awal Liga Champions antara SL Benfica melawan Real Madrid, Rabu (18/2/2026). (c) AP Photo/Pedro Rocha

Vinicius kini mengambil sekitar sepertiga dari total tembakan tim. Proporsi ini dua kali lipat dibanding rata-rata biasanya yang hanya sekitar 16% per laga.

Pengaruh Vinicius tidak hanya soal menembak. Setiap bola yang melewati kakinya hampir selalu berpotensi berbahaya, termasuk dalam duel satu lawan satu dengan bek lawan.

Dalam laga menghadapi Osasuna, Vinicius beberapa kali melewati marker lawan dan mengirim umpan berbahaya ke kotak penalti. Masalahnya, tak ada rekan setim yang siap menuntaskan peluang tersebut.

Pertandingan Selanjutnya
UEFA Champions League UEFA Champions League | 26 Februari 2026
Real Madrid Real Madrid
03:00 WIB
Benfica Benfica

Kurangnya Kreativitas Tim

Kurangnya Kreativitas Tim

Pemain Real Madrid Vinicius Junior (kiri) usai mencetak gol pada laga play-off Liga Champions antara Benfica vs Madrid di Lisbon, Portugal, Selasa, 17 Februari 2026 (c) AP Photo/Pedro Rocha

Ketidakhadiran rekan yang bisa mengeksekusi peluang membuat serangan Madrid tumpul. Saat kreativitas minim, insting alami adalah mencari Vinicius dan berharap ia menciptakan momen spesial.

Pilihan ini menjadi outlet paling logis dan mudah. Namun, strategi ini tidak selalu efektif jika lawan fokus mengawal Vinicius.

Taktik yang diterapkan pelatih kadang sulit menemukan solusi. Hasilnya, serangan Madrid cenderung terbatas dan mudah diprediksi lawan.

Vinicius Harus Menjadi Penentu

Vinicius Harus Menjadi Penentu

Vinicius Junior berebut bola dengan Valentin Rosier dalam laga Liga Spanyol antara Osasuna vs Real Madrid di Estadio El Sadar, 22 Februari 2026 (c) AP Photo/Miguel Oses

Dalam beberapa situasi mendesak, Vinicius bahkan harus berperan seperti striker tengah. Ia sempat membawa bola masuk ke area penalti dan memaksa terciptanya gol penyama kedudukan.

Kebergantungan pada satu pemain jelas berisiko. Real Madrid perlu menambah kreativitas dari lini depan lainnya agar beban tidak selalu jatuh pada Vinicius.

Solusi jangka panjang akan menentukan keseimbangan serangan tim. Tanpa langkah tersebut, Los Blancos akan tetap menghadapi kesulitan saat lawan mengunci Vinicius.

Sumber: Madrid Universal

Klasemen La Liga