Kisah Vilanova, Eks Pelatih Barcelona yang Sukses Bujuk Messi Bertahan

Yaumil Azis | 26 April 2019 23:00
Tito Vilanova (c) AFP

Bola.net - - Sebuah kisah menarik diceritakan oleh mantan asisten pelatih Tito Vilanova di Barcelona, Jordi Roura. Ia mengatakan bahwa bosnya tersebut sempat meyakinkan Lionel Messi untuk bertahan di Camp Nou beberapa hari sebelum berpulang ke pangkuan-Nya.

Karir kepelatihan Vilanova dipenuhi oleh Barcelona. Karirnya dimulai pada tahun 2007 silam sebagai asisten pelatih di Barcelona B. Perlahan, ia mendapatkan kenaikan pangkat hingga akhirnya menjadi pelatih utama Barcelona pada tahun 2012.

Juli 2013, ia memilih untuk meninggalkan kursi kepelatihan Barcelona demi fokus pada pertarungannya melawan kanker. Sayang, di tahun 2014, Tito Vilanova kalah dan harus pulang ke pelukan Yang Maha Esa.

Scroll ke bawah untuk membaca informasi selengkapnya.

1 dari 3 halaman

Yakinkan Messi Bertahan

Ternyata, ada kisah yang publik belum tahu soal Vilanova dan Messi jelang kematiannya. Menurut pengakuan Jordi Roura selaku mantan asisten Vilanova, bosnya itu sempat berbicara dengan Messi yang sedang galau untuk melanjutkan karirnya di Barcelona.

"Itu berada pada masa sulit Tito dan benar bahwa pada saat itu, Leo masih belum jelas akan bertahan [di Barca]. Mereka bertemu dan walau saya tak berada di sana, saya tahu mereka menghabiskan waktu berjam-jam untuk berbincang," tutur Roura dikutip dari Marca.

"Saya melihat sesuatu yang tak pernah terlihat jelas sebelumnya, saya tak tahu apa yang mereka katakan, tapi Leo memutuskan bertahan di sini dan kami harap bisa seperti itu bertahun-tahun lamanya," lanjutnya.

2 dari 3 halaman

Cerita Roura Soal Vilanova

Vilanova menghabiskan banyak waktu di luar lapangan untuk berjuang melawan kanker yang dideritanya. Pada masa-masa itu, Roura ditunjuk sebagai caretaker untuk sementara hingga Vilanova kemvbali ke kursi kepelatihan pada bulan Maret 2013.

Kebersamaan Vilanova dan Roura di tim senior Barcelona hanya terjadi dalam waktu yang sangat singkat. Tetapi, masa-masa itu sudah cukup untuk membantunya mengenal sosok pengganti Josep Guardiola tersebut.

"Dia adalah orang yang sangat sederhana. Dia punya banyak kepribadian dan menunjukkannya melalui wajah. Saya pikir itu yang membuatnya spesial," tambahnya.

3 dari 3 halaman

Barcelona Trengginas

Musim itu, Barcelona tampil sangat trengginas. Mereka sukses mengakhiri kompetisi dengan gelar di tangannya serta pencapaian 100 poin berkat racikan taktik dari Vilanova dan juga Roura. Harapannya, torehan tersebut tak lagi terulang.

"Itu adalah musim yang sangat berat. Kami meraih sesuatu yang belum pernah tercapai sebelumnya dan kami harap itu tak terulang," imbuhnya.

"Banyak hal yang terjadi bersama-sama dan apa yang kami raih semuanya berkat komitmen luar biasa serta kapasitas para pemain, yang sulit untuk didapatkan," tandasnya.

Berita Terkait

KOMENTAR

BERIKAN KOMENTAR