
Bola.net - Perdebatan soal apakah Real Madrid lebih baik dengan atau tanpa Kylian Mbappe kini tak lagi sekadar opini. Diskusi itu berubah menjadi pertanyaan berbasis data, seiring performa sang penyerang yang mengalami fluktuasi tajam.
Di awal musim, kontribusi Mbappe menjadi faktor penting di balik laju impresif Los Blancos. Namun, penurunan produktivitasnya belakangan ini mulai memunculkan kembali keraguan tentang dampak sebenarnya terhadap tim.
Situasi ini semakin kompleks karena bukan hanya hasil tim yang ikut menurun, tetapi juga performa beberapa pemain lain yang terdampak. Real Madrid kini menghadapi fase krusial yang menuntut jawaban cepat atas masalah tersebut.
Awal Gemilang Mbappe dan Dampaknya pada Real Madrid

Proyek Xabi Alonso sempat berjalan mulus sejak awal musim. Mbappe langsung tampil tajam dengan mencetak sembilan dari total 16 gol pertama tim.
Kontribusi tersebut membawa Real Madrid mencatatkan tujuh kemenangan beruntun, yang menjadi periode terbaik mereka musim ini. Momentum itu sempat berlanjut bahkan setelah kekalahan di Metropolitano.
Tim merespons dengan enam kemenangan beruntun lainnya, di mana Mbappe kembali menunjukkan peran sentral lewat delapan gol tambahan. Pada fase ini, ia menjadi motor utama serangan Los Blancos.
Meski begitu, tren positif tersebut tidak bertahan lama. Seiring waktu, performa individu dan hasil tim mulai menunjukkan penurunan yang signifikan.
Penurunan Tajam dan Dampaknya pada Tim

Dalam tujuh pertandingan terakhir, Mbappe hanya mencetak satu gol. Meski gol tersebut datang di momen penting melawan Bayern Munich, produktivitasnya secara keseluruhan mengalami penurunan drastis.
Statistik menunjukkan perubahan mencolok dalam efisiensinya. Pada performa terbaiknya, ia hanya membutuhkan empat tembakan untuk mencetak gol, dengan rasio konversi 25 persen atau satu gol setiap 70 menit.
Kini, angka itu merosot tajam menjadi satu gol setiap 497 menit, dengan tingkat konversi hanya empat persen. Penurunan ini ikut memengaruhi dinamika permainan tim secara keseluruhan.
Dampaknya juga terasa pada Vinicius Junior, yang produktivitas serangannya menurun hampir setengah sejak Mbappe kembali ke susunan pemain utama. Hal ini memperkuat anggapan bahwa masalah yang dihadapi bersifat kolektif, bukan semata individu.
Kata Arbeloa Soal Mbappe
Di tengah situasi tersebut, Alvaro Arbeloa mencoba meredam kekhawatiran yang berkembang di internal tim.
“Saya tidak merasa khawatir dengan pemain yang memiliki kontribusi seperti mereka . Mereka jelas termasuk dalam empat atau lima pemain terbaik di dunia. Saya sama sekali tidak khawatir," ungkap Arbeloa.
Ia menambahkan bahwa tim memang masih memiliki banyak aspek yang perlu diperbaiki, terutama saat menghadapi lawan yang bermain bertahan.
“Kami perlu meningkatkan banyak aspek sebagai tim, terutama melawan tim yang bermain bertahan, menutup ruang, dan jarang menekan."
"Kami masih kesulitan dalam situasi ini, dan ini lebih merupakan masalah performa tim daripada kurangnya kualitas individu," tutupnya.
Meski telah mencetak 83 gol dalam 96 penampilan, Mbappe kini menghadapi salah satu periode tersulitnya di momen penting Liga Champions.
Advertisement
Berita Terkait
-
Piala Dunia 23 Juli 2026 02:00Piala Dunia 2026: Spanyol dan Prancis Dominasi Tim Terbaik Turnamen
-
Piala Dunia 22 Juli 2026 18:03Prancis Tinggalkan Banyak Catatan Positif dari Piala Dunia 2026
LATEST UPDATE
-
Piala Dunia 23 Juli 2026 12:01Jurgen Klopp Selangkah Lagi Latih Timnas Jerman
-
Bola Indonesia 23 Juli 2026 11:00Kabar Duka, Legenda Sepak Bola Indonesia M Basri Tutup Usia
BERITA LAINNYA
-
spanyol 22 Juli 2026 12:00Barcelona Tak Tutup Pintu untuk Kepergian Ronald Araujo
-
spanyol 22 Juli 2026 11:31Kabar Baik untuk Real Madrid, Rodrygo Berpeluang Comeback Lebih Cepat
-
spanyol 22 Juli 2026 00:15Kejutan Bursa Transfer: Real Madrid Pantau Ferran Torres!
SOROT
-
Liputan6 23 Juli 2026 11:50Hotman Paris Mundur, Bantah Ada Tekanan Kasus Eks Jampidsus Febrie
-
Liputan6 23 Juli 2026 11:17Alasan Hotman Paris Mundur dari Pengacara Febrie: Aku Takut Lumpuh
-
Liputan6 23 Juli 2026 11:05Hotman Paris Mundur dari Pengacara Eks Jampidsus Febrie
-
Liputan6 23 Juli 2026 10:59Fakta-Fakta Dokter Koas UI Ditemukan Tewas di Guest House Lampung
-
Liputan6 23 Juli 2026 10:41Pramono Pastikan Perbaikan SDN Kebayoran Lama 09 Jadi Prioritas APBD DKI
MOST VIEWED
Penampilan Impresif Rodri di Piala Dunia 2026 Ubah Pandangan Internal Real Madrid
Arda Guler Jadi Pilar Proyek Baru Jose Mourinho di Real Madrid
Real Madrid Coret Enzo Fernandez dari Daftar Transfer, Kartu Merah di Final Piala Dunia Jadi Pertimbangan
Barcelona Tak Tutup Pintu untuk Kepergian Ronald Araujo
HIGHLIGHT
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barc...
10 Target Transfer Arsenal yang Patut Dipantau di ...
Dari Pele hingga Gilberto Mora, Inilah 10 Pemain T...
3 Pemain Bournemouth yang Bisa Dibawa Andoni Iraol...
4 Bek Top yang Jadi Target Real Madrid pada Bursa ...
Man United atau Fenerbahce? 5 Klub yang Bisa Jadi ...
Arsenal Cari Winger Kiri Baru, Ini 5 Kandidatnya

















:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9300168/original/090565800_1784301109-f15bac1c-a403-4305-8222-a1e7f51b1067.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5514223/original/013837100_1772084064-IMG_0537.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9300156/original/001773700_1784299348-65299532-31bb-4d3a-9661-bf22f4c4a599.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9304984/original/078411300_1784779437-1001486628.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9303072/original/032894900_1784617562-rob2.jpg)
