
Di Stefano yang kini telah berumur 84 tahun menjadi Presiden Kehormatan Real Madrid, Di Stefano pernah berjasa mengantarkan Madrid meraih lima gelar Eropa secara beruntun, sejak tahun 1956 hingga tahun 1960.
Legenda hidup El Real ini mengecam strategi serangan balik yang diterapkan Mourinho yang mengakibatkan kegagalan Madrid meraih kemenangan dan hanya mampu meraih hasil imbang 1-1.
"Ia adalah orang yang paling terkenal di dalam sejarah sepakbola Real Madrid dan saya bukanlah apa-apa dalam catatan sejarah klub," kata Mourinho.
"Tapi saya adalah pelatih tim ini dan pelatih-lah yang membuat keputusan."
"Saya pelatihnya," Mourinho kembali menegaskan.
"Apa yang ingin anda lakukan? Sayalah pelatihnya. Keputusan itu menjadi milik saya," sergahnya.
Namun, yang membuat Mourinho semakin marah dengan kritikan Di Stefano adalah ketika Di Stefano yang menganalogikan para pemain Madrid bak seekor tikus, sementara Barca disebutnya seperti Singa.
Meski begitu, Mourinho tetap yakin bahwa Madrid bakal memenangkan gelar Copa Del Rey yang terakhir kali mereka raih 17 tahun yang lalu.
"Saya tahu taktik ini akan menjadi masalah bagi sebagian banyak orang. Tapi saya pikir bahwa fans, meski mereka tidak profesional, terbuka matanya perlahan-lahan dan karena itulah mereka akan tetap mendukung tim besok," tandas Mourinho.
Madrid berada di urutan ketiga peraih gelar terbanyak dengan 17 gelar, di urutan pertama Barcelona dengan 25 gelar dan diurutan kedua Athletic Bilbao dengan 23 gelar. (fft/end)
Advertisement
Berita Terkait
LATEST UPDATE
-
Tim Nasional 13 April 2026 16:01 -
Liga Champions 13 April 2026 15:57 -
Liga Champions 13 April 2026 15:45 -
Otomotif 13 April 2026 15:42 -
Liga Inggris 13 April 2026 15:34 -
Liga Inggris 13 April 2026 15:30
MOST VIEWED
- Mengecam Barcelona untuk Transfer Rashford: Bayar Sesuai Kesepakatan atau Kembalikan!
- Hasil Real Madrid vs Girona: Tertahan 1-1, Gelar La Liga Kian Dekat ke Pelukan Barcelona
- Permintaan Klopp pada Madrid: Belikan Haaland!
- Kontroversi dari Kekalahan Real Madrid: Mbappe Disikut Sampai Berdarah, tapi VAR Hanya Diam
HIGHLIGHT
- 5 Calon Pelatih Baru Chelsea Jika Liam Rosenior Di...
- 5 Alternatif Marcus Rashford untuk Barcelona, dari...
- Tottenham Menyusul? 6 Kasus Degradasi Paling Menge...
- 5 Suksesor Mohamed Salah di Liverpool: Yan Diomand...
- 6 Klub yang Bisa Jadi Pelabuhan Baru Mohamed Salah...
- 4 Pemain yang Pernah Membela Arsenal dan Bayer Lev...
- 5 Mega Transfer yang Wajib Dipantau pada Musim Pan...











:strip_icc()/kly-media-production/medias/5467278/original/076680700_1767869290-3.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5554433/original/083256700_1776070864-1000697763.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5554407/original/040894900_1776069755-1001161907.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5554384/original/056541400_1776069152-IMG_8848.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5554350/original/087975100_1776067824-Screen_Shot_2026-04-13_at_14.22.09.jpg)
