
Bola.net - Juan Manuel Asensi, eks pemain Barcelona antara tahun 1970 dan 1980, belum lama ini memberikan komentar soal penggawa Blaugrana asal Brasil, Neymar.
Menurutnya, Neymar sempat memberikan penampilan yang menjanjikan ketika ia masih bermain di Santos. Namun setelah ia menunjukkan kemampuannya di Camp Nou, Asensi berpendapat bahwa harga yang dibayarkan Barca kepadanya terlihat terlalu mahal.
Apalagi belakangan, usai kasus transfernya terungkap, diketahui bahwa Barca membayar hampir senilai 100 juta Euro untuk Neymar.
"Melihat apa yang sudah ia lakukan sebelumnya, Neymar sebetulnya merupakan pembelian yang bagus untuk 57 juta Euro. Namun ketika ia keluar dan menunjukkan apa yang ia bisa, nampaknya ia tidak terlalu bagus. Tapi kemudian harga '90 juta' itu terungkap dan seperti ada banyak beban yang menimpa dirinya," tutur Asensi pada El Mundo Deportivo.
Ia pun kemudian memberikan masukan pada pihak manajemen agar kekisruhan seperti kasus transfer Neymar tidak terjadi lagi di masa yang akan datang.
"Menurut saya yang paling baik adalah klub mengatakan yang sebenarnya. Jika memang seorang pemain berharga X maka mereka harus menyebutkan itu untuk menghindari masalah di masa yang akan datang," pungkasnya. [initial]
Menurutnya, Neymar sempat memberikan penampilan yang menjanjikan ketika ia masih bermain di Santos. Namun setelah ia menunjukkan kemampuannya di Camp Nou, Asensi berpendapat bahwa harga yang dibayarkan Barca kepadanya terlihat terlalu mahal.
Apalagi belakangan, usai kasus transfernya terungkap, diketahui bahwa Barca membayar hampir senilai 100 juta Euro untuk Neymar.
"Melihat apa yang sudah ia lakukan sebelumnya, Neymar sebetulnya merupakan pembelian yang bagus untuk 57 juta Euro. Namun ketika ia keluar dan menunjukkan apa yang ia bisa, nampaknya ia tidak terlalu bagus. Tapi kemudian harga '90 juta' itu terungkap dan seperti ada banyak beban yang menimpa dirinya," tutur Asensi pada El Mundo Deportivo.
Ia pun kemudian memberikan masukan pada pihak manajemen agar kekisruhan seperti kasus transfer Neymar tidak terjadi lagi di masa yang akan datang.
"Menurut saya yang paling baik adalah klub mengatakan yang sebenarnya. Jika memang seorang pemain berharga X maka mereka harus menyebutkan itu untuk menghindari masalah di masa yang akan datang," pungkasnya. [initial]
(md/rer)
Advertisement
Berita Terkait
-
Liga Spanyol 6 Juni 2026 16:05Lamine Yamal Raih Pemain Terbaik La Liga 2025/2026
-
Liga Spanyol 6 Juni 2026 16:00Agen Jurgen Klopp Buka Suara soal Rumor ke Real Madrid
LATEST UPDATE
-
Liga Inggris 6 Juni 2026 23:40MU Sudah Kelarkan Transfer Ederson, Tapi Belum Bisa Disahkan?
BERITA LAINNYA
-
spanyol 6 Juni 2026 16:05Lamine Yamal Raih Pemain Terbaik La Liga 2025/2026
-
spanyol 6 Juni 2026 16:00Agen Jurgen Klopp Buka Suara soal Rumor ke Real Madrid
SOROT
-
Liputan6 6 Juni 2026 20:10CFD Rasuna Said Kembali Hadir Besok, Simak Keseruannya
-
Liputan6 6 Juni 2026 16:47DPO Anak Punk yang Tusuk Pedagang di Lampung Akhirnya Ditangkap
-
Liputan6 6 Juni 2026 15:31Kementerian ATR/BPN Kejar Sertifikasi 100 Persen Tanah Wakaf di 2028
MOST VIEWED
Jose Mourinho Sudah Susun Rencana di Real Madrid, Lima Posisi Jadi Target Utama
Misteri Target Rp3,14 Triliun Real Madrid: Bukan Kane, Bukan Haaland, Siapa?
Revolusi Real Madrid: Rencana Besar Setelah Musim Bencana
Setelah Konate dan Dumfries, Jose Mourinho Bidik Bek Arsenal untuk Lengkapi Revolusi Lini Pertahanan Real Madrid
HIGHLIGHT
Chelsea Era Baru: 5 Bintang yang Bisa Bersinar di ...
Masa Depan Marcus Rashford Menggantung! 5 Klub Ini...
5 Destinasi Potensial Dani Carvajal Setelah Tingga...
Ke Mana Pep Guardiola Setelah Man City? Ini 7 Kand...
Darurat Lini Depan Liverpool: 4 Opsi Pengganti Hug...
Daftar Manajer Termuda Juara Premier League, Mikel...
4 Pelatih yang Bisa Gantikan Pep Guardiola di Manc...
















:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7423398/original/034099100_1780200717-CFD_Rasuna_Said.jpeg)
![[Kolom Pakar] Prof Tjandra Yoga Aditama: Gunakan Momentum untuk Penilaian Dampak Kesehatan MBG [Kolom Pakar] Prof Tjandra Yoga Aditama: Gunakan Momentum untuk Penilaian Dampak Kesehatan MBG](https://cdn0-production-images-kly.akamaized.net/tITdedV3H-UtIN8YQVCvyxd8MBc=/673x379/smart/filters:quality(75):strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5084734/original/085391600_1736341642-20250108-Tjandra_Yoga_Aditama-ANG_6.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/826784/original/062893300_1426130957-illustration111.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7908606/original/011431000_1780739237-1001334760.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7906760/original/020408400_1780737353-Tenda_jemaah_haji_di_dekat_Jamarat__Mina__Makkah__Arab_Saudi.__Asnida_Riani_Liputan6.com_Media_Center_Haji_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5185504/original/083767400_1744433482-WhatsApp_Image_2025-04-12_at_09.58.00.jpeg)

