
Bola.net - Sikap La Liga dalam saga transfer Lionel Messi sempat mengundang kritik dari penikmat sepak bola dunia. La Liga seharusnya netral, tapi bersikap seolah-olah memaksa Messi tetap bertahan di Barcelona.
Hal ini ditegaskan pada komentar presiden La Liga, Javier Tebas, yang meminta Messi mematuhi kontraknya di Barcelona.
Saat itu La Liga menegaskan bahwa Messi tidak bisa meninggalkan Barca dengan gratis, harus dengan menebus klausul rilis sebesar 700 juta euro.
Sikap Tebas inilah yang mengundang kritik, dia diminta bersikap lebih netral, tanpa tendensius memihak salah satu klub atau pemain.
Kini, Tebas mencoba membantah tudingan tersebut. Baca selengkapnya di bawah ini ya, Bolaneters!
Bukan perang dengan Messi
Tebas mungkin tampak memihak Barca, tapi sebenarnya dia hanya menjunjung tinggi kontrak. Dia menegaskan bahwa setiap pemain harus mematuhi kontrak, dan pada kasus ini Messi harus mematuhi kontraknya.
"Ini bukan pertarungan saya dengan Messi. Saya pun akan melakukan hal yang sama andai hal ini terjadi pada Pepito Perez atau pemain mana pun di liga kami," tegas Tebas dikutip dari Sport.
"Sebagai liga, kami harus mempertahankan peraturan dan menjunjung keadilan. Mereka harus menghargai kontrak, selalu. Entah anda Messi atau Pepito Perez."
Bukan pemenang
Lebih lanjut, kini setelah Messi dipastikan bertahan paling tidak semusim lagi, Tebas menegaskan tidak ada reaksi berlebih. Dia tidak berperang, jadi keputusan Messi bertahan pun tak membuatnya merasa menang.
"Tidak, jelas tidak [merasa jadi pemenang]. Saya pribadi tidak memandangnya sebagai pertarungan dengan Messi dan timnya," lanjut Tebas.
"Saya pribadi menjunjung apresiasi khusus untuk Leo, saya suka dia dan sejarah yang dia ciptakan untuk sepak bola kami dalam 20 tahun terakhir. Bagaimana mungkin saya berperang dengan dia?"
"Saya tegaskan lagi, intervensi saya hanya agar kontrak tetap ditegakkan. Namun, dengan keterlibatan Leo, jelas media membesar-besarkannya," tutupnya.
Sumber: Sport
Baca ini juga ya!
- Siapa yang Terbaik Bagi Juventus: Suarez Atau Cavani?
- Luis Suarez Diklaim Memiliki DNA Juventus, Sepakat?
- Barcelona Rilis Jersey Ketiga Musim 2020-21, Netizen: Messi Terlihat Tidak Bahagia
- Juventus Sepakati Kontrak Pribadi dengan Luis Suarez
- Apa yang Akan Terjadi Berikutnya Setelah Lionel Messi Bertahan di Barcelona?
Advertisement
Berita Terkait
-
Piala Dunia 6 Juni 2026 23:0310 Momen Tak Terlupakan yang Membentuk Sejarah Piala Dunia
-
Liga Spanyol 6 Juni 2026 16:05Lamine Yamal Raih Pemain Terbaik La Liga 2025/2026
-
Liga Spanyol 6 Juni 2026 16:00Agen Jurgen Klopp Buka Suara soal Rumor ke Real Madrid
LATEST UPDATE
-
Liga Inggris 6 Juni 2026 23:40MU Sudah Kelarkan Transfer Ederson, Tapi Belum Bisa Disahkan?
BERITA LAINNYA
-
spanyol 6 Juni 2026 16:05Lamine Yamal Raih Pemain Terbaik La Liga 2025/2026
-
spanyol 6 Juni 2026 16:00Agen Jurgen Klopp Buka Suara soal Rumor ke Real Madrid
SOROT
-
Liputan6 6 Juni 2026 20:10CFD Rasuna Said Kembali Hadir Besok, Simak Keseruannya
-
Liputan6 6 Juni 2026 16:47DPO Anak Punk yang Tusuk Pedagang di Lampung Akhirnya Ditangkap
-
Liputan6 6 Juni 2026 15:31Kementerian ATR/BPN Kejar Sertifikasi 100 Persen Tanah Wakaf di 2028
MOST VIEWED
Jose Mourinho Sudah Susun Rencana di Real Madrid, Lima Posisi Jadi Target Utama
Misteri Target Rp3,14 Triliun Real Madrid: Bukan Kane, Bukan Haaland, Siapa?
Revolusi Real Madrid: Rencana Besar Setelah Musim Bencana
Setelah Konate dan Dumfries, Jose Mourinho Bidik Bek Arsenal untuk Lengkapi Revolusi Lini Pertahanan Real Madrid
HIGHLIGHT
Chelsea Era Baru: 5 Bintang yang Bisa Bersinar di ...
Masa Depan Marcus Rashford Menggantung! 5 Klub Ini...
5 Destinasi Potensial Dani Carvajal Setelah Tingga...
Ke Mana Pep Guardiola Setelah Man City? Ini 7 Kand...
Darurat Lini Depan Liverpool: 4 Opsi Pengganti Hug...
Daftar Manajer Termuda Juara Premier League, Mikel...
4 Pelatih yang Bisa Gantikan Pep Guardiola di Manc...
















:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7423398/original/034099100_1780200717-CFD_Rasuna_Said.jpeg)
![[Kolom Pakar] Prof Tjandra Yoga Aditama: Gunakan Momentum untuk Penilaian Dampak Kesehatan MBG [Kolom Pakar] Prof Tjandra Yoga Aditama: Gunakan Momentum untuk Penilaian Dampak Kesehatan MBG](https://cdn0-production-images-kly.akamaized.net/tITdedV3H-UtIN8YQVCvyxd8MBc=/673x379/smart/filters:quality(75):strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5084734/original/085391600_1736341642-20250108-Tjandra_Yoga_Aditama-ANG_6.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/826784/original/062893300_1426130957-illustration111.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7908606/original/011431000_1780739237-1001334760.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7906760/original/020408400_1780737353-Tenda_jemaah_haji_di_dekat_Jamarat__Mina__Makkah__Arab_Saudi.__Asnida_Riani_Liputan6.com_Media_Center_Haji_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5185504/original/083767400_1744433482-WhatsApp_Image_2025-04-12_at_09.58.00.jpeg)

