
Bola.net - - Pemain belakang Barcelona, Gerard Pique, ikut bicara soal kegaduhan pada kinerja VAR di La Liga. Kegaduhan terjadi lantaran ada protes keras yang dilayangkan oleh pemain dan pelatih Real Madrid.
Real Madrid berjumpa Real Sociedad pada pekan ke-18 La Liga, Senin (7/1) dini hari WIB. Di laga ini, Madrid kalah dengan skor 2-0, meski bermain di Bernabeu. Namun, Madrid merasa ada yang janggal dari kekalahan tersebut.
Madrid merasa jika mereka harusnya mendapat hadiah penalti saat Vinicius Jr jatuh di kotak penalti. Tapi, wasit Munuera Montero bergeming. Bahkan, dia enggan meninjau VAR untuk memastikan penalti atau tidak.
Madrid protes atas kejadian tersebut dan Pique pun memberikan respon. Seperti apa respon dari Pique? Simak selengkapnya di bawah ini.
Sindiran Gerard Pique
Gerard Pique memang tidak cedera langsung mengomentari keputusan yang diambil oleh wasit Munuera Montero. Namun, bek tengah 30 tahun tersebut lebih fokus pada VAR yang mulai dipakai di La Liga pada musim 2018/19 ini.
Menurut Pique, VAR memang bisa membantu wasit. Menurut pemain berusia 30 tahun, VAR memang tidak perlu digunakan jika wasit yakin tidak ada kejadian yang harus ditinjau ulang.
"Saat VAR tidak digunakan, artinya VAR memang tidak perlu digunakan. Saat VAR digunakan, maka itu artinya memang ada hal yang perlu ditinjau. Saya sudah pernah bicara sebelumnya," buka Pique dikutip dari Marca.
"Tapi, negara ini menyukai kontroversi sehingga ada program yang menayangkan kontroversi. Kontroversi seperti kultur di sini. Paling penting, VAR dipakai untuk membantu kerja wasit," tandasnya.
Protes Real Madrid
Masih dikutip dari Marca, beberapa pemain Real Madrid menyatakan tidak puas dengan kinerja wasit Munuera Montero. Pelatih Santiago Solari juga memprotes dan merasa jika insiden Vinicius Jr harusnya memang diganjar dengan hukuman penalti bagi Real Sociedad.
Bahkan, Real Madrid dikabarkan akan segera menyusun protes resmi kepada pihak La Liga. Madrid ingin mendapatkan jawaban dari Munuera Montero terkait keputusannya yang tidak memberikan penalti sekaligus tidak meninjau insiden tersebut lewat tayangan video atau VAR.
Berita Video
Berita video wawancara singkat Suroya, salah satu Jak Angel yang mengaku pernah putus hubungan dengan pacar demi menonton pertandingan Persija Jakarta.
Advertisement
Berita Terkait
-
Liga Spanyol 6 Juni 2026 16:05Lamine Yamal Raih Pemain Terbaik La Liga 2025/2026
-
Liga Spanyol 6 Juni 2026 16:00Agen Jurgen Klopp Buka Suara soal Rumor ke Real Madrid
LATEST UPDATE
-
Otomotif 6 Juni 2026 20:37Klasemen Pembalap MotoGP 2026
-
Otomotif 6 Juni 2026 20:37Jadwal Lengkap, Hasil Balapan, dan Klasemen MotoGP 2026
BERITA LAINNYA
-
spanyol 6 Juni 2026 16:05Lamine Yamal Raih Pemain Terbaik La Liga 2025/2026
-
spanyol 6 Juni 2026 16:00Agen Jurgen Klopp Buka Suara soal Rumor ke Real Madrid
SOROT
-
Liputan6 6 Juni 2026 20:10CFD Rasuna Said Kembali Hadir Besok, Simak Keseruannya
-
Liputan6 6 Juni 2026 16:47DPO Anak Punk yang Tusuk Pedagang di Lampung Akhirnya Ditangkap
-
Liputan6 6 Juni 2026 15:31Kementerian ATR/BPN Kejar Sertifikasi 100 Persen Tanah Wakaf di 2028
MOST VIEWED
Jose Mourinho Sudah Susun Rencana di Real Madrid, Lima Posisi Jadi Target Utama
Misteri Target Rp3,14 Triliun Real Madrid: Bukan Kane, Bukan Haaland, Siapa?
Revolusi Real Madrid: Rencana Besar Setelah Musim Bencana
Setelah Konate dan Dumfries, Jose Mourinho Bidik Bek Arsenal untuk Lengkapi Revolusi Lini Pertahanan Real Madrid
HIGHLIGHT
Chelsea Era Baru: 5 Bintang yang Bisa Bersinar di ...
Masa Depan Marcus Rashford Menggantung! 5 Klub Ini...
5 Destinasi Potensial Dani Carvajal Setelah Tingga...
Ke Mana Pep Guardiola Setelah Man City? Ini 7 Kand...
Darurat Lini Depan Liverpool: 4 Opsi Pengganti Hug...
Daftar Manajer Termuda Juara Premier League, Mikel...
4 Pelatih yang Bisa Gantikan Pep Guardiola di Manc...

















:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7423398/original/034099100_1780200717-CFD_Rasuna_Said.jpeg)
![[Kolom Pakar] Prof Tjandra Yoga Aditama: Gunakan Momentum untuk Penilaian Dampak Kesehatan MBG [Kolom Pakar] Prof Tjandra Yoga Aditama: Gunakan Momentum untuk Penilaian Dampak Kesehatan MBG](https://cdn0-production-images-kly.akamaized.net/tITdedV3H-UtIN8YQVCvyxd8MBc=/673x379/smart/filters:quality(75):strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5084734/original/085391600_1736341642-20250108-Tjandra_Yoga_Aditama-ANG_6.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/826784/original/062893300_1426130957-illustration111.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7908606/original/011431000_1780739237-1001334760.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7906760/original/020408400_1780737353-Tenda_jemaah_haji_di_dekat_Jamarat__Mina__Makkah__Arab_Saudi.__Asnida_Riani_Liputan6.com_Media_Center_Haji_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5185504/original/083767400_1744433482-WhatsApp_Image_2025-04-12_at_09.58.00.jpeg)

