FOLLOW US:


Real Madrid Barter Eden Hazard dengan Paul Pogba? Kenapa Tidak?

01-05-2021 18:15

 | Aga Deta

Real Madrid Barter Eden Hazard dengan Paul Pogba? Kenapa Tidak?
Gelandang Manchester United, Paul Pogba. © AP Photo

Bola.net - Gelandang Manchester United Paul Pogba sering dikaitkan dengan Real Madrid. Akan tetapi, transfer tersebut tidak pernah menjadi kenyataan.

Pogba saat ini tampil reguler bersama Manchester United. Dia sudah memainkan 37 pertandingan di semua kompetisi musim ini.

Akan tetapi, masa depan gelandang asal Prancis itu selalu jadi bahan spekulasi. Banyak yang menyebut Pogba ingin keluar dari Old Trafford.

Real Madrid merupakan salah satu klub yang bisa dituju Pogba andai meninggalkan Setan Merah. Pogba diketahui sangat mengidolakan Zinedine Zidane.

1 dari 2

Transfer Pogba ke Madrid

Agen Pogba, Mino Raiola, akhirnya buka suara mengenai transfer Pogba ke Real Madrid yang sampai saat ini belum terwujud. Menurutnya, kepindahan Pogba ke Santiago Bernabeu tidak semudah yang dibayangkan.

"Ini pertanyaan untuk Madrid. Pada suatu waktu, Pogba merasakan banyak cinta, dan kepercayaan pada, United, dan ada berbagai klub lain," kata Raiola kepada AS.

"Setelah itu, sangat sulit bagi United dan Madrid untuk mencapai kesepahaman tentang transfer besar karena klub-klub besar tidak suka menjual pemain hebat ke klub besar lainnya.

"Dan saya tidak akan mempermainkan Anda, bagi Pogba, bermain di Madrid selalu menjadi pilihan yang sangat menarik, karena Zidane juga. Dia pahlawan masa kecil Pogba."

2 dari 2

Tukar Pogba dengan Hazard

Meski begitu, Raiola tidak menutup kemungkinan kalau Pogba transfer Pogba ke Real Madrid masih bisa terjadi. Termasuk apabila Madrid ingin menukar Eden Hazard dengan Pogba.

"Saya tidak tahu. Saya pikir tidak ada yang tidak mungkin, tetapi sepak bola bergantung pada hari ini. Seperti itu," lanjutnya.

"Dan Anda harus fleksibel untuk memikirkan semua kemungkinan. Bagaimana jika besok Madrid ingin melakukan pertukaran, Hazard dengan Pogba. Itu hanya sebuah contoh. Dan keempat pihak menyukainya, mengapa tidak?"

Sumber: AS