Real Madrid Minta Maaf ke Fans China Usai Dean Huijsen Repost Konten Rasialis

Real Madrid Minta Maaf ke Fans China Usai Dean Huijsen Repost Konten Rasialis
Bek Real Madrid, Dean Huijsen di laga melawan Sevilla pada lanjutan Liga Spanyol, 21 Desember 2025 lalu. (c) AP Photo/Manu Fernandez

Bola.net - Real Madrid resmi melayangkan permohonan maaf terbuka kepada basis penggemar mereka di China menyusul tindakan kontroversial bek muda Dean Huijsen.

Pemain berusia 20 tahun tersebut memicu kemarahan publik setelah membagikan unggahan bermuatan rasialis di media sosial pribadinya pada akhir pekan lalu.

Langkah cepat klub raksasa Spanyol ini diambil guna meredam gelombang protes dari komunitas Asia. Melalui platform media sosial terbesar di China, Weibo, manajemen Los Blancos merilis pernyataan penyesalan atas perilaku pemainnya yang dianggap melukai hati para pendukung.

Unggahan itu menampilkan gambar seorang pria China dengan keterangan yang menghina. "Bahkan orang China memanggilnya China," demikian bunyi salah satu caption.

Aktivitas Huijsen itu memicu kemarahan komunitas China dan Asia di dunia maya. Reputasi pemain muda yang sedang naik daun itu langsung jatuh dalam semalam.

Permintaan Maaf dari Klub

Pada Senin (23/2/2026), Real Madrid bergerak cepat meredam amarah. Lewat akun Weibo, platform media sosial terbesar di China, Los Blancos menerbitkan permintaan maaf resmi atas nama Huijsen.

"Saya dengan tulus meminta maaf kepada teman-teman China saya. Saya sebelumnya membagikan ulang konten yang secara tidak sengaja mengandung pesan ofensif," demikian bunyi pernyataan yang dipublikasikan Diario AS.

"Itu sama sekali tidak disengaja, dan saya menyesali segala kesusahan yang ditimbulkan," tulis mereka.

Namun, yang menjadi sorotan, permintaan maaf ini hanya muncul di akun Weibo Real Madrid. Klub belum mengeluarkan pernyataan serupa di kanal media sosial lainnya.

Huijsen sendiri hingga kini bungkam. Akun pribadinya tak menampilkan sepatah kata pun tentang kontroversi ini, seolah membiarkan klub yang menanggung beban.

Pertandingan Selanjutnya
UEFA Champions League UEFA Champions League | 26 Februari 2026
Real Madrid Real Madrid
03:00 WIB
Benfica Benfica

Bukan Pertama Kali Citra Madrid Tercoreng di China

Ini adalah kali kedua dalam dua tahun terakhir nama Real Madrid tercemar di mata publik China. Pada 2024, klub terpaksa berurusan dengan kedutaan besar China setelah seorang oknum penggemar melakukan tindakan tak senonoh dengan meniru-nirukan penggemar China.

Saat itu, Real Madrid juga mengeluarkan permintaan maaf. Namun, kejadian berulang kali ini menunjukkan ada masalah serius dalam edukasi dan sensitivitas budaya di internal klub.

Waktu kejadian ini tak bisa lebih buruk. Real Madrid tengah gencar menunjukkan sikap anti-rasisme di panggung internasional, terutama setelah protokol anti-rasisme diaktifkan saat laga melawan Benfica.

Saat itu, Vinicius Junior menjadi korban dugaan pelecehan rasis. UEFA langsung mengambil tindakan dengan menskors Gianluca Prestianni, pemain yang dituduh melakukan pelecehan, untuk leg kedua babak 16 besar Liga Champions.

Prestianni membela diri dan mengaku tidak bersalah. Jika terbukti bersalah, ia akan menghadapi larangan bermain minimal 10 pertandingan. Investigasi UEFA masih berlangsung.

Di satu sisi, Madrid vokal menuntut keadilan untuk pemainnya. Di sisi lain, mereka harus membersihkan nama karena pemain sendiri melakukan hal serupa. Ironi yang sulit dibantah.

Publik kini menanti: akankah Huijsen angkat bicara? Dan akankah Real Madrid konsisten dengan prinsip anti-rasisme yang mereka gaungkan, dengan memberikan sanksi internal yang setimpal?