Real Madrid Terancam Gagal Dapat Rodri, Barcelona Bisa Perlebar Jurang Kualitas

Real Madrid Terancam Gagal Dapat Rodri, Barcelona Bisa Perlebar Jurang Kualitas
Pemain Spanyol Lamine Yamal merayakan gol bersama rekan setimnya Rodri, kiri, setelah mencetak gol dalam laga Grup H Piala Dunia 2026 antara Spanyol vs Arab Saudi di Atlanta, Minggu, 21 Juni 2026 (c) AP Photo/Erik S.Lesser

Bola.net - Real Madrid kembali dikaitkan dengan Rodri yang dinilai sebagai sosok ideal untuk memperkuat lini tengah. Namun, peluang Barcelona merekrut gelandang Manchester City asal Spanyol itu memunculkan kekhawatiran baru bagi pendukung Real Madrid.

Real Madrid masih mencari pengganti yang mampu mengisi peran pengatur permainan sejak Toni Kroos pensiun pada 2024. Hingga kini, belum ada pemain yang benar-benar sanggup menghadirkan kontrol permainan seperti yang diinginkan Los Blancos.

Jika Rodri benar-benar memilih Barcelona, dampaknya diperkirakan tidak hanya terasa pada bursa transfer. Akan tetapi, keseimbangan persaingan kedua klub juga berpotensi semakin berubah dalam beberapa musim ke depan.

Real Madrid Masih Kehilangan Pengatur Permainan

Real Madrid beberapa kali kesulitan mengimbangi tim-tim besar dalam dua musim terakhir. Kekalahan atau penampilan kurang meyakinkan saat menghadapi Liverpool, Arsenal, dan Barcelona memperlihatkan kebutuhan akan gelandang yang mampu menguasai tempo pertandingan.

Tidak semua klub memiliki pemain dengan karakter seperti Rodri. Namun, banyak tim elite mempunyai identitas permainan yang jelas sehingga tetap mampu mengontrol penguasaan bola dalam berbagai situasi.

Real Madrid belum menemukan keseimbangan tersebut setelah kepergian Kroos. Oleh karena itu, kehadiran pemain seperti Rodri dinilai penting untuk menghadirkan arah permainan sekaligus menjadi pemimpin di atas lapangan.

Barcelona Berpotensi Semakin Sulit Dikejar

Lini tengah Barcelona saat ini sudah dihuni pemain berkualitas seperti Pedri, Frenkie de Jong, dan Marc Bernal. Kehadiran Rodri diyakini dapat melengkapi komposisi tersebut sekaligus membuat Blaugrana semakin dominan dalam penguasaan bola.

Di sisi lain, Real Madrid masih berusaha menutup kekurangan pada sektor yang sama. Apabila rival abadinya berhasil mendapatkan Rodri, jarak kualitas lini tengah kedua tim berpotensi semakin melebar.

Bagi Barcelona, transfer itu dapat menjadi fondasi untuk mempertahankan dominasi di kompetisi domestik. Namun, bagi Real Madrid, kegagalan merekrut Rodri berarti mereka harus kembali mencari solusi lain yang belum tentu memberikan dampak serupa.

Kekhawatiran Pendukung Real Madrid

Rodri dinilai memiliki karakter yang selama ini dibutuhkan Real Madrid. Kemampuannya menjaga penguasaan bola, mengatur ritme permainan, dan tetap tenang di bawah tekanan merupakan kualitas yang sulit ditemukan pada banyak gelandang modern.

Real Madrid sebenarnya membutuhkan sosok seperti Rodri untuk kembali bersaing di level tertinggi. Akan tetapi, apabila pemain berusia 30 tahun itu justru bergabung dengan Barcelona, kekhawatiran pendukung Los Blancos bahwa tim kesayangannya semakin tertinggal dari rival utama akan semakin besar.

Real Madrid masih memiliki waktu untuk mencari alternatif lain apabila transfer tersebut tidak terwujud. Meski begitu, kehilangan kesempatan mendapatkan pemain dengan profil seperti Rodri dapat menjadi salah satu kegagalan terbesar klub di bursa transfer apabila Barcelona berhasil mengamankan jasanya.

Sumber: The Real Champs