
Bola.net - Barcelona FC berhasil mencatatkan kemenangan dengan skor 1-0, saat menjamu Espanyol pada jornada 12 La Liga di Nou Camp, (2/11).
Gol tunggal Alexis Sanchez di babak kedua mengunci tiga poin bagi skuat Gerardo Martino. Namun untuk mendapatkan gol tersebut, Blaugrana dipaksa bekerja keras sepanjang laga berkat rapatnya lini belakang Espanyol.
Sejak laga derby Catalan dimulai, kedua tim sama-sama langsung memperagakan permainan cepat dan saling melakukan serangan secara bergantian. Tim tamu mengawali ancaman melalui Thievy Bifoum dan Gabriel Torje di lima menit awal laga.
Satu menit kemudian Barca membalas melalui sepakan Alexis dari sisi kanan, hasil dari umpan Andres Iniesta. Menyusul peluang beruntun pada menit 16 yang dilakukan Lionel Messi dan Martin Montoya.
Pada menit ke-28 Alexis kembali berpeluang membuka skor, setelah mendapat umpan sundulan Dani Alves, sebelum sepakannya melenceng ke sisi kanan. Tiga menit berselang, Torje membalas melalui sepakan jarak jauh yang masih mampu dihadang lini belakang Barca.
Di sela permainan cepat kedua tim, Messi mendapat peluang mencetak gol dari tendangan bebas pada menit ke-35. Tetapi peluang tersebut sia-sia, karena tendangan La Pulga melambung di atas mistar Kiko Casilla.
Satu menit kemudian tuan rumah nyaris kebobolan, setelah Victor Sanchez mampu mengejar umpan terobosan Thievy hingga masuk kotak penalti. Beruntung Victor Valdes dengan sigap menghalau bola meluncur ke dalam gawangnya.
Neymar yang beberapa kali melakukan tusukan dari sisi kiri kerap mendapat peluang tembak. Namun pengawalan ketat lini belakang Espanyol membuat upayanya selalu berhasil diblok. Pun begitu juga dengan tendangan Iniesta, yang masih mampu kembali dimentahkan Casilla.
Peluang terbaik bagi Barca terjadi di penghujung babak pertama. Melalui situasi sepak pojok, Alves menyambut bola muntah dengan tendangan keras terarah, tetapi hanya menerpa tiang gawang sebelah kiri.
Hingga babak pertama usai, kedua tim masih belum mampu mencetak gol. Meski belum terjadi gol, namun dominasi yang ditunjukkan tuan rumah terlihat dari statistik penguasaan bola, yakni 81 persen berbanding 19 persen.
Pada awal babak kedua, Barcelona memulai inisiatif serangan ke jantung pertahanan Espanyol. Messi sempat memaksa Casilla bekerja keras untuk menghalau sundulannya, sebelum tendangan keras Xavi Hernandez melebar di sisi kiri gawang.
Neymar nyaris saja mencetak gol indah, ketika pada menit ke-61 ia melepas tembakan melengkung dari sudut kiri kotak penalti Espanyol, usai mengecoh dua defender. Sayang upayanya kembali masih melebar tipis di sisi kanan.
Dan gol yang ditunggu publik Catalan pun akhirnya datang pada menit ke-68, lewat sontekan pelan Alexis. Mendapat umpan mendatar yang dengan luar biasa dikirim Neymar, usai menusuk sisi kanan pertahanan, winger asal Chili itu sama sekali tak kesulitan mencocor bola ke gawang kosong.
Keadaan tertinggal memaksa Espanyol bermain lebih agresif dan mulai kembali menyerang. Namun solidnya duet Gerard Pique dan Javier Mascherano tampak terlalu sulit untuk ditembus.
Di menit ke-76, sebuah counter-attack Barcelona yang dilancarkan Alexis membuat Neymar tak terkawal, dan mampu mengejar through pass. Namun ia terjatuh ketika berduel dengan Casilla, dan tidak menghasilkan pelanggaran.
Laga menyisakan 10 menit waktu normal, dan Messi kembali mendapat peluang dari tendangan bebas sedikit di luar kotak penalti Espanyol. Tetapi kembali eksekusinya melebar di sisi kiri gawang Casilla.
Menjelang pertandingan berakhir, Espanyol kembali memegang kendali permainan. Namun kondisi tersebut tidak mampu dimaksimalkan para pemain untuk menyamakan kedudukan, dan hingga laga usai skor 1-0 untuk tuan rumah tidak berubah.
Dengan hasil ini, tambahan tiga poin membuat Barca masih kokoh di puncak klasemen dengan torehan 34 poin dari 12 pertandingan. Sementara Espanyol masih duduk di posisi delapan dengan 15 poin.
Starting line up kedua tim:
Gol tunggal Alexis Sanchez di babak kedua mengunci tiga poin bagi skuat Gerardo Martino. Namun untuk mendapatkan gol tersebut, Blaugrana dipaksa bekerja keras sepanjang laga berkat rapatnya lini belakang Espanyol.
Sejak laga derby Catalan dimulai, kedua tim sama-sama langsung memperagakan permainan cepat dan saling melakukan serangan secara bergantian. Tim tamu mengawali ancaman melalui Thievy Bifoum dan Gabriel Torje di lima menit awal laga.
Satu menit kemudian Barca membalas melalui sepakan Alexis dari sisi kanan, hasil dari umpan Andres Iniesta. Menyusul peluang beruntun pada menit 16 yang dilakukan Lionel Messi dan Martin Montoya.
Pada menit ke-28 Alexis kembali berpeluang membuka skor, setelah mendapat umpan sundulan Dani Alves, sebelum sepakannya melenceng ke sisi kanan. Tiga menit berselang, Torje membalas melalui sepakan jarak jauh yang masih mampu dihadang lini belakang Barca.
Di sela permainan cepat kedua tim, Messi mendapat peluang mencetak gol dari tendangan bebas pada menit ke-35. Tetapi peluang tersebut sia-sia, karena tendangan La Pulga melambung di atas mistar Kiko Casilla.
Satu menit kemudian tuan rumah nyaris kebobolan, setelah Victor Sanchez mampu mengejar umpan terobosan Thievy hingga masuk kotak penalti. Beruntung Victor Valdes dengan sigap menghalau bola meluncur ke dalam gawangnya.
Neymar yang beberapa kali melakukan tusukan dari sisi kiri kerap mendapat peluang tembak. Namun pengawalan ketat lini belakang Espanyol membuat upayanya selalu berhasil diblok. Pun begitu juga dengan tendangan Iniesta, yang masih mampu kembali dimentahkan Casilla.
Peluang terbaik bagi Barca terjadi di penghujung babak pertama. Melalui situasi sepak pojok, Alves menyambut bola muntah dengan tendangan keras terarah, tetapi hanya menerpa tiang gawang sebelah kiri.
Hingga babak pertama usai, kedua tim masih belum mampu mencetak gol. Meski belum terjadi gol, namun dominasi yang ditunjukkan tuan rumah terlihat dari statistik penguasaan bola, yakni 81 persen berbanding 19 persen.
Pada awal babak kedua, Barcelona memulai inisiatif serangan ke jantung pertahanan Espanyol. Messi sempat memaksa Casilla bekerja keras untuk menghalau sundulannya, sebelum tendangan keras Xavi Hernandez melebar di sisi kiri gawang.
Neymar nyaris saja mencetak gol indah, ketika pada menit ke-61 ia melepas tembakan melengkung dari sudut kiri kotak penalti Espanyol, usai mengecoh dua defender. Sayang upayanya kembali masih melebar tipis di sisi kanan.
Dan gol yang ditunggu publik Catalan pun akhirnya datang pada menit ke-68, lewat sontekan pelan Alexis. Mendapat umpan mendatar yang dengan luar biasa dikirim Neymar, usai menusuk sisi kanan pertahanan, winger asal Chili itu sama sekali tak kesulitan mencocor bola ke gawang kosong.
Keadaan tertinggal memaksa Espanyol bermain lebih agresif dan mulai kembali menyerang. Namun solidnya duet Gerard Pique dan Javier Mascherano tampak terlalu sulit untuk ditembus.
Di menit ke-76, sebuah counter-attack Barcelona yang dilancarkan Alexis membuat Neymar tak terkawal, dan mampu mengejar through pass. Namun ia terjatuh ketika berduel dengan Casilla, dan tidak menghasilkan pelanggaran.
Laga menyisakan 10 menit waktu normal, dan Messi kembali mendapat peluang dari tendangan bebas sedikit di luar kotak penalti Espanyol. Tetapi kembali eksekusinya melebar di sisi kiri gawang Casilla.
Menjelang pertandingan berakhir, Espanyol kembali memegang kendali permainan. Namun kondisi tersebut tidak mampu dimaksimalkan para pemain untuk menyamakan kedudukan, dan hingga laga usai skor 1-0 untuk tuan rumah tidak berubah.
Dengan hasil ini, tambahan tiga poin membuat Barca masih kokoh di puncak klasemen dengan torehan 34 poin dari 12 pertandingan. Sementara Espanyol masih duduk di posisi delapan dengan 15 poin.
Starting line up kedua tim:
Barcelona FC (4-3-3): Valdes; Alves, Pique, Mascherano (Bartra 89'), Montoya; Busquets, Xavi, Iniesta (Fabregas 86'); Alexis (Pedro 83'), Messi, Neymar.
Espanyol (4-2-3-1): Casilla; Raul, Sidnei, H. Moreno, Fuentes; D. Lopez, Victor Sanchez; Thievy (Cordoba 63'), Abraham (Lanzarote 83'), Torje; S. Garcia.
Statistik Barcelona FC - Espanyol:
Shots: 19-8
Shots on goal: 5-2
Penguasaan bola: 74%-26%
Pelanggaran: 7-19
Corner: 9-2
Offside: 5-1
Kartu kuning: 1-3
Kartu merah: 0-0 (bola/atg)
Advertisement
Berita Terkait
-
Liga Spanyol 28 Oktober 2026 22:28Perang Dingin Real Madrid dengan Wasit La Liga Terus Berlanjut
-
Liga Spanyol 28 Oktober 2026 21:21Dibuang Liverpool, Real Madrid Siap Tampung Alexis Mac Allister
-
Liga Spanyol 28 Oktober 2026 18:14Hansi Flick dengan Sengaja Batasi Menit Bermain Pedri di Barcelona
LATEST UPDATE
-
Liga Inggris 29 Oktober 2026 05:26Hasil Liverpool vs Chelsea: The Reds Singkirkan The Blues Lewat Adu Penalti
-
Liga Italia 29 Oktober 2026 04:03Hasil Venezia vs Inter: Dua Gol Bunuh Diri Bawa Nerazzurri ke Puncak Serie A
-
Liga Inggris 28 Oktober 2026 23:59Tempat Menonton Liverpool vs Chelsea di Carabao Cup, 29 Oktober 2026
BERITA LAINNYA
-
spanyol 28 Oktober 2026 22:28Perang Dingin Real Madrid dengan Wasit La Liga Terus Berlanjut
-
spanyol 28 Oktober 2026 21:21Dibuang Liverpool, Real Madrid Siap Tampung Alexis Mac Allister
-
spanyol 28 Oktober 2026 18:44Barcelona Terancam Sanksi Usai El Clasico, 10 Insiden Suporter Masuk Laporan La Liga
-
spanyol 28 Oktober 2026 18:14Hansi Flick dengan Sengaja Batasi Menit Bermain Pedri di Barcelona
-
spanyol 28 Oktober 2026 17:33Krisis Bek Barcelona yang Parah: Hansi Flick Punya 4 Opsi untuk Rombak Lini Belakang
SOROT
-
Liputan6 28 Oktober 2026 19:25Momen Menlu Singapura Temui Prabowo di Hambalang
-
Liputan6 28 Oktober 2026 18:31Mendagri Dorong Percepatan Pembentukan Satgas MBG di Daerah
-
Liputan6 28 Oktober 2026 17:09DPR Ajak Rawat Persatuan lewat Kerja Nyata di Hari Sumpah Pemuda
-
Liputan6 28 Oktober 2026 16:34Mendagri Terbitkan SE, Pemda Diperkuat Awasi Program MBG
-
Liputan6 28 Oktober 2026 16:03Kedubes Korsel Gelar Lomba Menulis untuk Mahasiswa, Hadiah Puluhan Juta Rupiah
-
Liputan6 28 Oktober 2026 13:41Pesan Mensesneg untuk Generasi Muda di Hari Sumpah Pemuda
MOST VIEWED
5 Pelajaran dari Kemenangan Real Madrid atas Barcelona di El Clasico: Mourinho Menang Adu Taktik
Rating Pemain Real Madrid usai Pecundangi Barcelona di El Clasico: Mbappe Sempurna!
Candaan Diktator Berujung Petaka, Kylian Mbappe Terancam Diboikot China!
Sikap Lamine Yamal Gagal Raih Ballon d'Or 2026 Jadi Sorotan
HIGHLIGHT
Chelsea Rebut Morgan Rogers, Ini 5 Pemain yang Bis...
Gagal Dapat Michael Olise? Ini 5 Galactico Alterna...
7 Pemain Manchester United yang Wajib Bersinar di ...
8 Pemain Arsenal yang Berpotensi Dilepas untuk Dan...
5 Alternatif Lebih Murah dari Bradley Barcola yang...
Gagal Dapat Vinicius Junior? Ini 5 Winger yang Bis...
7 Transfer yang Bisa Dituntaskan Manchester United...

















:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9384902/original/065831300_1793190238-Screenshot_20261028_184744_YouTube.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9384874/original/022200100_1793187052-568a86b5-36bf-4d30-8d84-6efe87dc9df2.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9384822/original/084645000_1793182193-514944ab-87ec-4840-a7dd-65d011621da7.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9384724/original/054388800_1793180074-dfb65872-4c61-4a2e-bc8c-7f949bc60ec9.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5543346/original/069128200_1775022582-3.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7767979/original/011455400_1780578714-IMG_3908__1_.jpeg)

