
Bola.net - - Skuat Barcelona dikabarkan terpecah menjadi dua kubu terkait digelarnya pertandingan melawan Las Palmas, hari Minggu kemarin.
Pertandingan yang digelar di Stadion Camp Nou tersebut awalnya sempat akan ditunda. Sebab situasi di Catalunya saat itu tengah genting dan rusuh.
Penyebabnya, karena penduduk Catalunya ingin menggelar referendum kemerdekaan mereka. Sementara pemerintah Spanyol berusaha mencegahnya dengan menurunkan ribuan polisi untuk mencegah orang-orang melakukan voting. Upaya pencegahan itu sendiri berlangsung dengan brutal karena para polisi itu sampai melakukan tindakan kekerasan pada semua orang, pria, wanita, baik yang masih muda maupun sudah lanjut usia sekalipun.
Awalnya, pihak Barca tak ingin pertandingan itu digelar. Namun otoritas La Liga berkehendak lain dan pada akhirnya laga itu tetap dilangsungkan, meski tanpa penonton.
Menurut kabar yang dilansir oleh Mundo Deportivo, masalah penundaan pertandingan itu ternyata membuat skuat Barca terpecah jadi dua kubu. Ada pihak yang setuju laga ditunda, dan ada yang ingin laga terus dilanjutkan.
Messi berakdi di laga Barca vs Las Palmas
Kabarnya, sempat ada sejumlah pemain yang sampai sempat berdebat dengan sengit. Perdebatan itu sendiri terjadi di stadion, tak lama sebelum pertandingan dimulai.
Kabarnya, jumlah pemain yang senang jika laga itu digelar lebih banyak dari pada yang menentangnya. Dan pada akhirnya, Barca sendiri bisa menang telak 3-0 berkat dua gol Lionel Messi dan satu lagi dari Sergio Busquets.
Sementara itu, Gerard Pique sepertinya masuk dalam grup pemain yang tak setuju jika pertandingan itu digelar. Ia sempat menyebut waktu 90 menit itu adalah waktu terburuk yang pernah ia alami di sepanjang karir profesionalnya.
Advertisement
Berita Terkait
LATEST UPDATE
BERITA LAINNYA
SOROT
-
Liputan6 5 Juni 2026 23:59Razia di Alexa Suites and Lounge, Polisi Sita Ratusan Vape Etomidate
MOST VIEWED
Jose Mourinho Sudah Susun Rencana di Real Madrid, Lima Posisi Jadi Target Utama
Misteri Target Rp3,14 Triliun Real Madrid: Bukan Kane, Bukan Haaland, Siapa?
Revolusi Real Madrid: Rencana Besar Setelah Musim Bencana
Setelah Konate dan Dumfries, Jose Mourinho Bidik Bek Arsenal untuk Lengkapi Revolusi Lini Pertahanan Real Madrid
HIGHLIGHT
Chelsea Era Baru: 5 Bintang yang Bisa Bersinar di ...
Masa Depan Marcus Rashford Menggantung! 5 Klub Ini...
5 Destinasi Potensial Dani Carvajal Setelah Tingga...
Ke Mana Pep Guardiola Setelah Man City? Ini 7 Kand...
Darurat Lini Depan Liverpool: 4 Opsi Pengganti Hug...
Daftar Manajer Termuda Juara Premier League, Mikel...
4 Pelatih yang Bisa Gantikan Pep Guardiola di Manc...
















:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7872833/original/053916500_1780699553-470c634f-3f89-4780-a027-04aca0019580.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7858391/original/037437500_1780682716-def4b704-7d56-4bfc-b6ae-001232c7bb58.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5405689/original/016785800_1762495362-daa8e71a-aea2-4d67-b5fa-242e6c7467b5.jpg)
:strip_icc():format(webp):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/liputan6/watermark-color-landscape-new.png,573,20,0)/kly-media-production/medias/7845662/original/097107000_1780668046-20260605BL_Timnas_Indonesia_Vs_Oman_FIFA_Matchday_2026-03.jpg.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7851333/original/088695500_1780674474-352358.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/826788/original/068129800_1538825965-002716100_1426131106-1842092shutterstock-175158260780x390__1_.jpg)

