
Bola.net - Menurunkan skuad muda, Barcelona bangkit dari ketinggalan dan meraih kemenangan dramatis lewat drama adu penalti atas rival sekotanya, Espanyol pada final Copa Catalunya di Camp d’Esports de Lleida, Kamis (30/5).
Pelatih Blaugrana, Tito Vilanova menurunkan skuad yang nyaris dipenuhi pemain Barca B - tercatat hanya tiga pemain senior Sergio Busquets, Pedro dan Adriano yang masuk dalam starting lineup. Di kubu lawan, pelatih Javier Aguirre pun melakukan sejumlah perombakan dari skuad utama Espanyol yang baru akhir pekan kemarin menghadapi Barca di La Liga.
Meski demikian, darah muda Barca bermain berani dan mendominasi penuh jalannya permainan. Bahkan dalam 18 menit pertama, mereka mencaplok penguasaan bola hingga 92 persen! Namun sayangnya, meski mengendalikan permainan, masalah klasik Barca yakni konsentrasi di lini belakang kembali mencuat. Mereka dikejutkan dengan gol Simao Sabrosa yang berawal dari blunder Adriano.
Tertinggal satu gol, Barca mengurung pertahanan Espanyol namun kiper lawan, Kiko Casilla tampil heroik dan menggagalkan peluang emas pasukan Vilanova. Namun hingga babak pertama usai, usaha mereka tak membuahkan hasil.
Di babak kedua, Vilanova mulai memasukkan sejumlah penggawa senior demi menghindarkan Barca dari kekalahan. Namun penampilan cemerlang Kiko Casilla membuat Barca frustrasi, apalagi mereka gagal mencetak gol hingga memasuki menit akhir.
Menerima tekanan penuh sepanjang pertandingan, Kiko Casilla akhirnya harus menyerah justru di saat laga normal tersisa beberapa detik saja. Dari dua kombinasi pemain senior, umpan terobosan Alex Song diterima Cesc Gabregas yang kemudian menaklukkan kiper Espanyol itu dengan tendangan mendatar.
Tensi pertandingan memanas di masa injury time. Wasit pun dipaksa mengeluarkan dua kartu merah sekaligus - Alex Song di kubu Barca dan Cristian Stuani di Espanyol karena keduanya terlibat pertikaian fisik. Dan hingga laga usai skor tetap imbang 1-1 dan membuat laga harus diakhiri dengan drama adu penalti.
Dalam adu tendangan 12 pas, Xavi yang bertindak sebagai algojo pertama mengalami kegagalan. Namun keempat pemain Barca lainnya sukses menjalankan tugas mereka sementara dua pemain Espanyol, Colotto dan Joan Verdu gagal melakukan eksekusi. Barca pun menang dengan skor 4-2 dan berhak memenangi Copa Catalunya untuk kali ke-24.
Susunan Pemain Barcelona:
Pelatih Blaugrana, Tito Vilanova menurunkan skuad yang nyaris dipenuhi pemain Barca B - tercatat hanya tiga pemain senior Sergio Busquets, Pedro dan Adriano yang masuk dalam starting lineup. Di kubu lawan, pelatih Javier Aguirre pun melakukan sejumlah perombakan dari skuad utama Espanyol yang baru akhir pekan kemarin menghadapi Barca di La Liga.
Meski demikian, darah muda Barca bermain berani dan mendominasi penuh jalannya permainan. Bahkan dalam 18 menit pertama, mereka mencaplok penguasaan bola hingga 92 persen! Namun sayangnya, meski mengendalikan permainan, masalah klasik Barca yakni konsentrasi di lini belakang kembali mencuat. Mereka dikejutkan dengan gol Simao Sabrosa yang berawal dari blunder Adriano.
Tertinggal satu gol, Barca mengurung pertahanan Espanyol namun kiper lawan, Kiko Casilla tampil heroik dan menggagalkan peluang emas pasukan Vilanova. Namun hingga babak pertama usai, usaha mereka tak membuahkan hasil.
Di babak kedua, Vilanova mulai memasukkan sejumlah penggawa senior demi menghindarkan Barca dari kekalahan. Namun penampilan cemerlang Kiko Casilla membuat Barca frustrasi, apalagi mereka gagal mencetak gol hingga memasuki menit akhir.
Menerima tekanan penuh sepanjang pertandingan, Kiko Casilla akhirnya harus menyerah justru di saat laga normal tersisa beberapa detik saja. Dari dua kombinasi pemain senior, umpan terobosan Alex Song diterima Cesc Gabregas yang kemudian menaklukkan kiper Espanyol itu dengan tendangan mendatar.
Tensi pertandingan memanas di masa injury time. Wasit pun dipaksa mengeluarkan dua kartu merah sekaligus - Alex Song di kubu Barca dan Cristian Stuani di Espanyol karena keduanya terlibat pertikaian fisik. Dan hingga laga usai skor tetap imbang 1-1 dan membuat laga harus diakhiri dengan drama adu penalti.
Dalam adu tendangan 12 pas, Xavi yang bertindak sebagai algojo pertama mengalami kegagalan. Namun keempat pemain Barca lainnya sukses menjalankan tugas mereka sementara dua pemain Espanyol, Colotto dan Joan Verdu gagal melakukan eksekusi. Barca pun menang dengan skor 4-2 dan berhak memenangi Copa Catalunya untuk kali ke-24.
Susunan Pemain Barcelona:
Oier; Patric, Sergi Gomez (Pique 70'), Adriano (Mascherano 45'), Balliu (Alba 70'); Sergi Roberto (Espinosa 45'), Busquets (Song 45'), Johnathan dos Santos (Xavi 66'); Deulofeu (Villa 66'), Rafinha (Fabregas 67'), Pedro (Alexis 45').
Susunan Pemain Espanyol:
Casilla; Mattioni (Javi Lopez 88'), Raul Rodriguez, Forlin, Clerc (Capdevila 72'); Victor Sanchez (Colotto 45'), Baena (Sergio Garcia 93'); C. Alfonso (Stuani 45'), C. Gomez (Verdu 71'), Simao (Petrov 45'); Wakaso.
Gol:
21' Simao, 90' Fabregas.
Adu Penalti:
Xavi (gagal) 0-0, Wakaso (gol) 0-1, Fabregas (gol) 1-1, Petrov (gol) 1-2, Piqué (gol) 2-2, Colotto (bar) 2-2, Alexis (gol) 3-2, Verdu (over) 3-2, Villa (gol) 4-2. (bola/row)
Advertisement
Berita Terkait
LATEST UPDATE
-
Liga Italia 4 Juni 2026 21:50Cari Pengganti Rafael Leao, AC Milan Ikut Berebut Winger West Ham
BERITA LAINNYA
SOROT
-
Liputan6 4 Juni 2026 22:11Indonesia Kecam Rencana Perluasan Pendudukan Gaza oleh Israel
-
Liputan6 4 Juni 2026 21:33KPK: Anak Buah Silmy Karim Beli Rumah Pakai Emas Hasil Pemerasan
-
Liputan6 4 Juni 2026 20:59Prabowo Lantik Nanik S Deyang Jadi Kepala BGN 8 Juni
-
Liputan6 4 Juni 2026 20:45IHSG Sempat Anjlok 5%, BEI Pastikan Tak Ubah Aturan Trading Halt
-
Liputan6 4 Juni 2026 20:11Istana Buka Suara Isu Purbaya Mundur dari Menteri Keuangan
MOST VIEWED
Analisis: Kenapa Barcelona Memilih Anthony Gordon daripada Marcus Rashford?
Here We Go! Real Madrid Pastikan Transfer Denzel Dumfries, Suksesor Ideal Dani Carvajal Akhirnya Ditemukan
Real Madrid Bergerak Cepat, Florentino Perez Amankan Ibrahima Konate dari Liverpool
Jose Mourinho Sudah Susun Rencana di Real Madrid, Lima Posisi Jadi Target Utama
HIGHLIGHT
Chelsea Era Baru: 5 Bintang yang Bisa Bersinar di ...
Masa Depan Marcus Rashford Menggantung! 5 Klub Ini...
5 Destinasi Potensial Dani Carvajal Setelah Tingga...
Ke Mana Pep Guardiola Setelah Man City? Ini 7 Kand...
Darurat Lini Depan Liverpool: 4 Opsi Pengganti Hug...
Daftar Manajer Termuda Juara Premier League, Mikel...
4 Pelatih yang Bisa Gantikan Pep Guardiola di Manc...
















:strip_icc()/kly-media-production/medias/7774042/original/093874100_1780585863-WhatsApp_Image_2026-06-04_at_21.34.14.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/7734496/original/082984800_1780540375-8.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5550396/original/088397900_1775689022-WhatsApp_Image_2026-04-09_at_05.41.12.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/3267160/original/026445700_1602658743-20201014-IHSG-Dibuka-di-Zona-Merah-angga-3.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/4411433/original/029651100_1682935761-IMG20230501112847.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/7767979/original/011455400_1780578714-IMG_3908__1_.jpeg)

