
Bola.net - Mantan kiper Barcelona, Andrey Onana, yang bergabung dengan Ajax Amsterdam beberapa saat yang lalu, mengungkap kondisi tim yang bermarkas di Camp Nou tersebut.
Menurut Onana, para pemain muda yang ada di La Masia amat menderita, usai Barcelona mendapatkan hukuman embargo transfer dari FIFA, terkait pelanggaran aturan merekrut pemain muda.
"Saya merupakan yang pertama terkena pengaruh kasus FIFA. Mereka memberitahu saya dua tahun lalu bahwa saya tak bisa bermain hingga usia 18. Namun Albert Puig datang dan memberi tahu saya: 'Onana, FIFA tidak membiarkan kamu bermain...kita lihat kapan kamu bisa'. Pemain merupakan sosok pertama yang terkena imbas hukuman FIFA, " tuturnya pada Cadena SER.
"Di Barca, anda seperti hidup di dunia khayalan. Ada banyak pemain yang kehilangan arah di tengah jalan, karena semuanya terlalu mudah. Agen saya mengharap adanya tawaran selama lebih dari satu bulan dan tak ada yang terjadi. Kemudian mereka mengatakan hal lain pada media."
Onana juga mengaku ia tak sanggup bersaing dengan dua kiper Barcelona lainnya hingga memutuskan pergi.
"Karena kehadiran Claudio Bravo dan Ter Stegen, mustahil bagi kiper muda untuk bermain di sini," pungkasnya. [initial]
(ser/rer)
Menurut Onana, para pemain muda yang ada di La Masia amat menderita, usai Barcelona mendapatkan hukuman embargo transfer dari FIFA, terkait pelanggaran aturan merekrut pemain muda.
"Saya merupakan yang pertama terkena pengaruh kasus FIFA. Mereka memberitahu saya dua tahun lalu bahwa saya tak bisa bermain hingga usia 18. Namun Albert Puig datang dan memberi tahu saya: 'Onana, FIFA tidak membiarkan kamu bermain...kita lihat kapan kamu bisa'. Pemain merupakan sosok pertama yang terkena imbas hukuman FIFA, " tuturnya pada Cadena SER.
"Di Barca, anda seperti hidup di dunia khayalan. Ada banyak pemain yang kehilangan arah di tengah jalan, karena semuanya terlalu mudah. Agen saya mengharap adanya tawaran selama lebih dari satu bulan dan tak ada yang terjadi. Kemudian mereka mengatakan hal lain pada media."
Onana juga mengaku ia tak sanggup bersaing dengan dua kiper Barcelona lainnya hingga memutuskan pergi.
"Karena kehadiran Claudio Bravo dan Ter Stegen, mustahil bagi kiper muda untuk bermain di sini," pungkasnya. [initial]
Advertisement
Berita Terkait
-
Liga Spanyol 6 Juni 2026 16:05Lamine Yamal Raih Pemain Terbaik La Liga 2025/2026
-
Liga Spanyol 6 Juni 2026 16:00Agen Jurgen Klopp Buka Suara soal Rumor ke Real Madrid
LATEST UPDATE
-
Liga Inggris 7 Juni 2026 00:40Manchester United Kejar Tonali, Newcastle Minta 115 Juta Euro
-
Liga Inggris 6 Juni 2026 23:40MU Sudah Kelarkan Transfer Ederson, Tapi Belum Bisa Disahkan?
BERITA LAINNYA
-
spanyol 6 Juni 2026 16:05Lamine Yamal Raih Pemain Terbaik La Liga 2025/2026
-
spanyol 6 Juni 2026 16:00Agen Jurgen Klopp Buka Suara soal Rumor ke Real Madrid
SOROT
-
Liputan6 6 Juni 2026 20:10CFD Rasuna Said Kembali Hadir Besok, Simak Keseruannya
-
Liputan6 6 Juni 2026 16:47DPO Anak Punk yang Tusuk Pedagang di Lampung Akhirnya Ditangkap
-
Liputan6 6 Juni 2026 15:31Kementerian ATR/BPN Kejar Sertifikasi 100 Persen Tanah Wakaf di 2028
MOST VIEWED
Jose Mourinho Sudah Susun Rencana di Real Madrid, Lima Posisi Jadi Target Utama
Misteri Target Rp3,14 Triliun Real Madrid: Bukan Kane, Bukan Haaland, Siapa?
Revolusi Real Madrid: Rencana Besar Setelah Musim Bencana
Setelah Konate dan Dumfries, Jose Mourinho Bidik Bek Arsenal untuk Lengkapi Revolusi Lini Pertahanan Real Madrid
HIGHLIGHT
Chelsea Era Baru: 5 Bintang yang Bisa Bersinar di ...
Masa Depan Marcus Rashford Menggantung! 5 Klub Ini...
5 Destinasi Potensial Dani Carvajal Setelah Tingga...
Ke Mana Pep Guardiola Setelah Man City? Ini 7 Kand...
Darurat Lini Depan Liverpool: 4 Opsi Pengganti Hug...
Daftar Manajer Termuda Juara Premier League, Mikel...
4 Pelatih yang Bisa Gantikan Pep Guardiola di Manc...
















:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7423398/original/034099100_1780200717-CFD_Rasuna_Said.jpeg)
![[Kolom Pakar] Prof Tjandra Yoga Aditama: Gunakan Momentum untuk Penilaian Dampak Kesehatan MBG [Kolom Pakar] Prof Tjandra Yoga Aditama: Gunakan Momentum untuk Penilaian Dampak Kesehatan MBG](https://cdn0-production-images-kly.akamaized.net/tITdedV3H-UtIN8YQVCvyxd8MBc=/673x379/smart/filters:quality(75):strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5084734/original/085391600_1736341642-20250108-Tjandra_Yoga_Aditama-ANG_6.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/826784/original/062893300_1426130957-illustration111.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7908606/original/011431000_1780739237-1001334760.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7906760/original/020408400_1780737353-Tenda_jemaah_haji_di_dekat_Jamarat__Mina__Makkah__Arab_Saudi.__Asnida_Riani_Liputan6.com_Media_Center_Haji_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5185504/original/083767400_1744433482-WhatsApp_Image_2025-04-12_at_09.58.00.jpeg)

