
Bola.net - Tahun baru membawa perubahan besar di Real Madrid setelah Xabi Alonso resmi meninggalkan kursi pelatih hanya tujuh bulan sejak ditunjuk. Keputusan ini menambah daftar panjang pergantian pelatih di klub raksasa Spanyol tersebut.
Musim Alonso berjalan naik turun dengan tekanan tinggi sejak awal kompetisi. Kekalahan dari Barcelona di Supercopa de Espana menjadi momen yang mempercepat keputusan manajemen.
Kepergian Alonso diumumkan hampir bersamaan dengan penunjukan Alvaro Arbeloa sebagai pengganti. Hal itu menunjukkan bahwa pergantian ini sudah direncanakan jauh sebelum laga El Clasico terakhir.
Padahal secara posisi, Real Madrid masih berada di jalur kompetitif di Liga Champions dan La Liga. Namun bagi Florentino Perez, pencapaian tersebut tidak cukup untuk mempertahankan proyek Alonso.
Juni dan Juli: Melewati Awal Sulit di Piala Dunia Antarklub

Xabi Alonso memulai tugasnya di Real Madrid dalam situasi yang tidak biasa. Los Blancos langsung tampil di Piala Dunia Antarklub tanpa pramusim konvensional.
Kondisi ini memberi Alonso waktu adaptasi, meski tanpa kehadiran Kylian Mbappe dan Jude Bellingham. Turnamen tersebut menjadi ajang evaluasi awal bagi skuad yang ia warisi.
Sejumlah pemain muda seperti Arda Guler dan Gonzalo Garcia mendapat menit bermain penting. Mereka kemudian diandalkan pada fase awal musim kompetisi domestik.
Di lini belakang, wajah baru seperti Dean Huijsen dan Trent Alexander Arnold mulai diperkenalkan. Alonso mencoba membangun fondasi permainan dari sektor pertahanan.
Meski akhirnya tersingkir oleh PSG, turnamen itu memberi gambaran awal arah tim. Ekspektasi tinggi pun mengiringi Alonso seiring belanja besar klub pada musim panas.
September: Derbi Madrid yang Mengubah Segalanya

Awal musim berjalan sempurna dengan enam kemenangan beruntun di semua kompetisi. Real Madrid kerap menang meski menghadapi situasi sulit di lapangan.
Namun semuanya runtuh saat menghadapi Atletico Madrid. Kekalahan telak 2-5 menjadi noda besar pertama dalam era Alonso.
Madrid tampil rapuh dan kehilangan kendali permainan sepanjang laga. Pertahanan mereka kebobolan penalti dan menghadapi 13 tembakan berbahaya.
Kekalahan tersebut menjadi sinyal awal masalah yang lebih besar. Stabilitas permainan mulai goyah terutama saat tampil tandang.
Memasuki November, Madrid kehilangan poin melawan tim papan bawah seperti Girona, Elche, dan Rayo Vallecano. Pada saat yang sama, Barcelona terus melaju di puncak klasemen.
Oktober: El Clasico dan Awal Ketegangan Internal

El Clasico pada Oktober menjadi titik balik penting bagi Alonso. Madrid menang 2-1, namun hanya menguasai bola 31,7 persen.
Sebelumnya, Madrid identik dengan dominasi penguasaan bola hampir 60 persen. Mereka mencatat 12 kemenangan dari 13 laga awal dengan produktivitas tinggi.
Setelah laga tersebut, performa tim berubah drastis. Penguasaan bola menurun dan hasil menjadi tidak konsisten di LaLiga dan Liga Champions.
Lini pertahanan semakin mudah ditembus lawan. Jumlah tembakan yang dihadapi Thibaut Courtois meningkat signifikan.
Pada laga itu pula Vinicius Junior menunjukkan frustrasi secara terbuka saat ditarik keluar. Momen tersebut memperlihatkan retaknya hubungan pemain kunci dengan pelatih.
Januari: Akhir Perjalanan Xabi Alonso

Ketegangan internal membuat posisi Alonso semakin sulit. Perbandingan dengan era Carlo Ancelotti pun tak terhindarkan.
Ancelotti dikenal sebagai pelatih yang dekat dengan pemain. Alonso mencoba menanamkan standar baru yang tidak selalu diterima dengan mudah.
Di Real Madrid, kekuasaan tertinggi berada di tangan Florentino Perez. Presiden klub memiliki pengaruh besar atas arah olahraga dan komersial.
Perez disebut lebih memihak pemain bintang dalam konflik internal. Insiden dengan Vinicius Junior menjadi titik awal berakhirnya kepercayaan pada Alonso.
Kini Alonso meninggalkan Madrid, sementara Arbeloa diberi waktu untuk menyesuaikan diri. Meski gagal di Santiago Bernabeu, nama Alonso tetap panas di bursa pelatih Eropa.
Sumber: CBSSport
Klasemen La Liga
Advertisement
Berita Terkait
-
Liga Spanyol 13 Januari 2026 13:08 -
Liga Spanyol 13 Januari 2026 12:30Real Madrid Era Alvaro Arbeloa Dimulai dengan Kembalinya Antonio Pintus
-
Bola Dunia Lainnya 13 Januari 2026 12:22Link Live Streaming Piala Afrika 2025 Babak Semifinal di Vidio
LATEST UPDATE
-
Liga Spanyol 13 Januari 2026 13:08 -
Tim Nasional 13 Januari 2026 12:51 -
Liga Spanyol 13 Januari 2026 12:30 -
Otomotif 13 Januari 2026 12:30 -
Bola Dunia Lainnya 13 Januari 2026 12:22 -
Tim Nasional 13 Januari 2026 12:17
MOST VIEWED
HIGHLIGHT
- Daftar 5 Wasit Terbaik Dunia 2025: Michael Oliver ...
- 3 Kandidat Pengganti Enzo Maresca di Chelsea
- 7 Pemain yang Pernah Menangis Karena Jose Mourinho...
- 6 Rekor Mustahil yang Bisa Dihancurkan Cristiano R...
- 10 Pemain dengan Gaji Termahal di Piala Afrika 202...
- 4 Opsi Transfer Darurat Manchester United Usai Bru...
- 10 Pemain Premier League yang Berpotensi Pindah pa...















:strip_icc()/kly-media-production/medias/5471362/original/043762100_1768284436-Mantan_Wakapolri_Komjen_Pol__Purn__Oegroseno.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5471309/original/014923500_1768283372-TN_Komodo.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5177317/original/078241500_1743159437-Puan_Maharani_2.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/4214314/original/049594200_1667531813-011056000_1662971922-Bus_Transjakarta_Kembali_Beroperasi_24_Jam-merdeka-5.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5471215/original/045311500_1768280733-WhatsApp_Image_2026-01-13_at_12.04.02.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5469170/original/012436400_1768087101-kpk_pajak.jpg)

