
Bola.net - Real Madrid resmi menunjuk Xabi Alonso sebagai pelatih anyar. Sosok yang dikenal tegas ini langsung dibandingkan dengan pelatih Barcelona, Hansi Flick. Meski berada di kubu rival, keduanya memiliki benang merah: sama-sama menjunjung tinggi disiplin dan struktur tim.
Menurut laporan SPORT, pendekatan Alonso dan Flick mencerminkan kultur Bundesliga yang keras dan tanpa kompromi. Perbedaan mencolok pun terlihat jika dibandingkan dengan era Carlo Ancelotti yang lebih longgar dan mengandalkan kebebasan para pemain bintang.
Kini, Santiago Bernabeu memasuki fase baru, dengan kedisiplinan sebagai fondasi utama.
Alonso dan Flick: Dua Pelatih, Satu Filosofi
Alonso dan Flick bukan tipe pelatih yang mentoleransi pelanggaran kecil. Keduanya menempatkan profesionalisme di atas segalanya. Aleix Garcia, mantan anak asuh Alonso di Leverkusen, mengungkapkan bahwa sang pelatih "tidak suka candaan". Satu kelalaian bisa berujung sanksi.
Contohnya, Florian Wirtz pernah dicadangkan hanya karena terlambat datang ke latihan. Sikap tegas serupa ditunjukkan Flick kepada Jules Kounde di Barcelona. Tidak ada pemain yang kebal aturan, sekalipun bertitel bintang.
Di balik ketegasan itu, keduanya punya satu tujuan: membentuk tim yang solid secara taktik dan kuat secara mental. Alonso, seperti Flick, diyakini tak akan segan mencoret pemain yang tak memenuhi standar. Disiplin dan komitmen menjadi harga mati.
Madrid yang Baru: Disiplin Jadi Nafas Permainan
Di tangan Ancelotti, Madrid menikmati era kebebasan. Pemain seperti Vinicius atau Bellingham diberi ruang untuk berekspresi. Namun, Alonso datang membawa atmosfer baru: tak ada lagi toleransi untuk kesalahan sepele. Semua pemain harus tunduk pada aturan.
Florentino Perez ingin pelatih yang mendahulukan tim daripada ego individu. Alonso memenuhi kriteria itu. Dia siap mengambil keputusan keras demi kestabilan skuad meski berisiko menyingkirkan pemain penting. Ini menjadi tantangan besar, terutama bagi para bintang yang terbiasa dimanja.
Dengan Alonso, Madrid bakal bermain lebih terorganisir. Struktur dan kedisiplinan akan menjadi pilar utama walau adaptasi penuh mungkin butuh waktu.
Visi Jangka Panjang Real Madrid
Alonso hadir bukan hanya sebagai mantan legenda, tetapi sebagai pelatih berprinsip kuat yang sejalan dengan visi jangka panjang klub. Real Madrid membutuhkan kestabilan dan konsistensi di tengah jadwal kompetisi yang padat.
Filosofi Alonso menawarkan hal itu.
Jika berhasil menanamkan mentalitas kerja keras dan kedisiplinan, Madrid tak hanya akan lebih kokoh, tapi juga lebih konsisten. Perang taktik melawan Flick di Barcelona pun bakal jadi tontonan menarik: dua pelatih muda, dua filosofi kembar, dan satu tujuan—menjadi juara dengan cara yang terorganisir.
Sumber: Madrid Universal
Klasemen La Liga
Advertisement
Berita Terkait
-
Liga Inggris 29 Oktober 2026 16:15Terus Cadangkan Estevao, Ini Penjelasan Xabi Alonso
-
Liga Spanyol 28 Oktober 2026 22:28Perang Dingin Real Madrid dengan Wasit La Liga Terus Berlanjut
LATEST UPDATE
-
Bola Indonesia 29 Oktober 2026 17:34Tangan Dingin Carlos Pena Bikin Persita Tangerang Sulit Ditaklukkan
-
Bola Indonesia 29 Oktober 2026 17:30Jadwal Pekan ke-8 BRI Super League 2026/2027, Live di Indosiar dan Vidio!
-
Bola Indonesia 29 Oktober 2026 17:273 Pemain Muda Borneo FC yang Mencuri Perhatian di BRI Super League 2026/2027
-
Tim Nasional 29 Oktober 2026 17:20Rafael Struick Tegaskan Siap Kembali Perkuat Timnas Indonesia
-
Liga Inggris 29 Oktober 2026 17:17Terungkap, Roy Keane Nyaris jadi Staff Pelatih Manchester United
BERITA LAINNYA
-
spanyol 29 Oktober 2026 07:06Man of the Match Bologna vs Milan: Samuel Mbangula
-
spanyol 28 Oktober 2026 22:28Perang Dingin Real Madrid dengan Wasit La Liga Terus Berlanjut
-
spanyol 28 Oktober 2026 21:21Dibuang Liverpool, Real Madrid Siap Tampung Alexis Mac Allister
-
spanyol 28 Oktober 2026 18:44Barcelona Terancam Sanksi Usai El Clasico, 10 Insiden Suporter Masuk Laporan La Liga
-
spanyol 28 Oktober 2026 18:14Hansi Flick dengan Sengaja Batasi Menit Bermain Pedri di Barcelona
SOROT
-
Liputan6 29 Oktober 2026 16:48Dakwaan Berlapis Silmy Karim di Kasus Izin Tinggal WNA
-
Liputan6 29 Oktober 2026 16:32Sempat Dirawat, Korban Ledakan Pasar Cimanggis Tangsel Meninggal
-
Liputan6 29 Oktober 2026 15:55Menlu Singapura Bongkar 3 Alasannya Kunjungi Indonesia
-
Liputan6 29 Oktober 2026 15:44Niat Cari Madu di Hutan, Warga Malah Temukan Tengkorak Manusia
-
Liputan6 29 Oktober 2026 15:44Tiba di Istana, Atlet Asian Games dan Asian Para Games Bersiap Terima Bonus
-
Liputan6 29 Oktober 2026 14:27Upaya Sudaryono Bersih-Bersih Dapur MBG Sembrono
MOST VIEWED
5 Pelajaran dari Kemenangan Real Madrid atas Barcelona di El Clasico: Mourinho Menang Adu Taktik
Rating Pemain Real Madrid usai Pecundangi Barcelona di El Clasico: Mbappe Sempurna!
Candaan Diktator Berujung Petaka, Kylian Mbappe Terancam Diboikot China!
Sikap Lamine Yamal Gagal Raih Ballon d'Or 2026 Jadi Sorotan
HIGHLIGHT
Chelsea Rebut Morgan Rogers, Ini 5 Pemain yang Bis...
Gagal Dapat Michael Olise? Ini 5 Galactico Alterna...
7 Pemain Manchester United yang Wajib Bersinar di ...
8 Pemain Arsenal yang Berpotensi Dilepas untuk Dan...
5 Alternatif Lebih Murah dari Bradley Barcola yang...
Gagal Dapat Vinicius Junior? Ini 5 Winger yang Bis...
7 Transfer yang Bisa Dituntaskan Manchester United...

















:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9385748/original/055039700_1793267298-IMG_20261029_141944_495.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9373849/original/019671800_1791990193-131602.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9383847/original/016816700_1793104969-WhatsApp_Image_2026-10-27_at_15.38.00.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9385663/original/016003200_1793263483-1001804561.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9385656/original/044744200_1793263446-IMG_0380.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9385345/original/080698200_1793254600-IMG_1193.jpeg)

