
Mantan kapten Barcelona itu sempat menghantar timnya meraih treble di musim terakhirnya di klub, sebelum ia akhirnya memutuskan hijrah ke Qatar dan membela klub setempat, Al Sadd.
"Hal pertama yang saya sadari ketika saya pergi adalah, betapa besarnya klub ini. Semua orang tahu mengenai klub kami. Namun di atas itu, saya sadar betapa hebat kualitas sepakbola kami. Saya sudah melihat banyak pertandingan besar di Eropa dan tidak diragukan lagi bahwa level permainan kami benar-benar berbeda. Saya kira hanya Pep dan Bayern yang bisa mendekatinya," tutur Xavi pada AS.
"Bukan hanya tentang pemain yang kami punya, namun bagaimana kami bermain secara kolektif. Saya tahu apa yang sudah kami latih, dan semua berjalan sempurna. Tahun ini klub tidak juara Liga Champions, namun mereka adalah klub terbaik dunia, tidak diragukan lagi. Barcelona bisa saja kalah, namun mereka masih merupakan tim terbaik dunia. Kami punya pemain terbaik di tiap posisi."
"Saya tidak ragu bahwa siklus kemenangan klub akan terus berlanjut. Apa perbedaan antara Barcelona dan klub lain? Barca punya ide, model, gaya bermain, filosofi, DNA, sebut saja apa yang anda inginkan. Ada suatu pola tertentu, yang tidak dimiliki klub lain."
"Saya tidak ragu bahwa siklus kemenangan Barcelona akan terus berlanjut di masa mendatang." [initial]
Advertisement
Berita Terkait
-
Liga Champions 20 Januari 2026 17:00 -
Liga Spanyol 20 Januari 2026 16:45Marc-Andre ter Stegen Absen dari Barcelona, Segera Jalani Tes Medis di Girona
-
Liga Champions 20 Januari 2026 16:26Daftar Pemain Barcelona untuk Laga Liga Champions Kontra Slavia Praha
-
Liga Spanyol 20 Januari 2026 16:01Mantan Pemain Real Madrid Sebut Vinicius Bisa Bangkit dengan Cara Ini
LATEST UPDATE
-
Liga Inggris 20 Januari 2026 23:19 -
Liga Inggris 20 Januari 2026 23:00 -
Liga Champions 20 Januari 2026 22:53 -
Liga Inggris 20 Januari 2026 22:52 -
Liga Champions 20 Januari 2026 22:38 -
Liga Champions 20 Januari 2026 22:28
MOST VIEWED
- Hasil Real Sociedad vs Barcelona: Berakhirnya Rentetan Kemenangan Blaugrana
- Kritik untuk Vinicius Junior: Perilakunya Menyimpang dari Nilai Historis Real Madrid
- Xabi Alonso Dipecat Real Madrid, Klub Bundesliga Bergerak Mendekati
- Taktik Arbeloa Hadirkan Solusi untuk Masalah Lama di Lini Tengah Real Madrid
HIGHLIGHT
- 8 Mantan Anak Buah Ole Gunnar Solskjaer yang Masih...
- 8 Pemain Strasbourg yang Wajib Dipertimbangkan Che...
- Peringkat 9 Manajer Manchester United Setelah Sir ...
- 4 Mantan Bintang Man United yang Pernah Jadi Pelat...
- 4 Pemain Gratis yang Bisa Direkrut Manchester Unit...
- Prediksi Starting XI Chelsea di Bawah Liam Rosenio...
- 10 Pemain Premier League yang Berpotensi Pindah pa...















:strip_icc()/kly-media-production/medias/5245626/original/048725100_1749372966-000_36Q889V.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5448851/original/042624000_1766041640-Marc-Andre_ter_Stegen.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5478013/original/077005300_1768888136-1.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5478745/original/092374700_1768918121-Anggota_DPRD_Kudus_terbukti_judi.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/4122595/original/078298900_1660371996-063_1414340675.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5317774/original/014808500_1755405615-IMG-20250817-WA0095.jpg)

