
Bola.net - Direktur Olahraga Barcelona, Andoni Zubizarreta, mengaku bahwa timnya memang membuat kesalahan hingga akhirnya mendapat sanksi embargo transfer dari FIFA.
Klub yang bermarkas di Camp Nou tersebut dituding melakukan pembelian pemain muda secara ilegal, hingga akhirnya dilarang terlibat aktivitas jual-beli pemain selama dua bursa transfer hingga tahun 2015 mendatang.
"Mulanya, kami mencoba untuk mengerti apa yang telah terjadi. Karena kami benar-benar mengikuti semua prosedur yang sah. Seperti yang dikatakan presiden, ada beberapa kesalahan dalam proses administrasi, dan kami terus menjelaskan pada FIFA bahwa kami tidak bermaksud untuk melanggar aturan apapun," tutur Zubizarreta pada Jot Down.
"Jika saya bisa kembali ke tahun 2010, di mana kala itu saya baru tiba di kantor saya di sini, kami tidak akan melakukan apa yang sudah kami lakukan," pungkasnya. [initial]
(jot/rer)
Klub yang bermarkas di Camp Nou tersebut dituding melakukan pembelian pemain muda secara ilegal, hingga akhirnya dilarang terlibat aktivitas jual-beli pemain selama dua bursa transfer hingga tahun 2015 mendatang.
"Mulanya, kami mencoba untuk mengerti apa yang telah terjadi. Karena kami benar-benar mengikuti semua prosedur yang sah. Seperti yang dikatakan presiden, ada beberapa kesalahan dalam proses administrasi, dan kami terus menjelaskan pada FIFA bahwa kami tidak bermaksud untuk melanggar aturan apapun," tutur Zubizarreta pada Jot Down.
"Jika saya bisa kembali ke tahun 2010, di mana kala itu saya baru tiba di kantor saya di sini, kami tidak akan melakukan apa yang sudah kami lakukan," pungkasnya. [initial]
Advertisement
Berita Terkait
-
Liga Inggris 7 Juni 2026 06:00Lewis Hall Mahal, MU Kejar Bek Lincah Barcelona Ini
LATEST UPDATE
-
Voli 7 Juni 2026 11:51Hasil Lengkap Pertandingan AVC Women's Volleyball Cup 2026
BERITA LAINNYA
-
spanyol 6 Juni 2026 16:05Lamine Yamal Raih Pemain Terbaik La Liga 2025/2026
-
spanyol 6 Juni 2026 16:00Agen Jurgen Klopp Buka Suara soal Rumor ke Real Madrid
SOROT
-
Liputan6 7 Juni 2026 11:25
Prabowo Kunjungi Sekolah Rakyat Menengah Pertama di Tabanan Bali
-
Liputan6 6 Juni 2026 20:10CFD Rasuna Said Kembali Hadir Besok, Simak Keseruannya
-
Liputan6 6 Juni 2026 16:47DPO Anak Punk yang Tusuk Pedagang di Lampung Akhirnya Ditangkap
MOST VIEWED
Setelah Konate dan Dumfries, Jose Mourinho Bidik Bek Arsenal untuk Lengkapi Revolusi Lini Pertahanan Real Madrid
Revolusi Real Madrid: Rencana Besar Setelah Musim Bencana
Gelandang Barcelona 95 Persen ke Monaco, Transfer bakal Rampung Pekan Ini
Real Madrid Segera Resmikan Dumfries, tapi Belum Selesai Belanja: 3 Nama Ini Layak Jadi Prioritas
HIGHLIGHT
Chelsea Era Baru: 5 Bintang yang Bisa Bersinar di ...
Masa Depan Marcus Rashford Menggantung! 5 Klub Ini...
5 Destinasi Potensial Dani Carvajal Setelah Tingga...
Ke Mana Pep Guardiola Setelah Man City? Ini 7 Kand...
Darurat Lini Depan Liverpool: 4 Opsi Pengganti Hug...
Daftar Manajer Termuda Juara Premier League, Mikel...
4 Pelatih yang Bisa Gantikan Pep Guardiola di Manc...

















:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7970363/original/076578100_1780806991-eleanor.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7423398/original/034099100_1780200717-CFD_Rasuna_Said.jpeg)
![[Kolom Pakar] Prof Tjandra Yoga Aditama: Gunakan Momentum untuk Penilaian Dampak Kesehatan MBG [Kolom Pakar] Prof Tjandra Yoga Aditama: Gunakan Momentum untuk Penilaian Dampak Kesehatan MBG](https://cdn0-production-images-kly.akamaized.net/tITdedV3H-UtIN8YQVCvyxd8MBc=/673x379/smart/filters:quality(75):strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5084734/original/085391600_1736341642-20250108-Tjandra_Yoga_Aditama-ANG_6.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/826784/original/062893300_1426130957-illustration111.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7908606/original/011431000_1780739237-1001334760.jpg)
