
Pemain tertua pada turnamen itu, Santoro, yang akan berusia 37 tahun bulan depan, setelah kalah 6-4 6-3 menyatakan akan mundur dari dunia tenis.
"Saya sudah kehilangan kata-kata, ini waktu yang tepat untuk mundur," katanya setelah 15 kali tampil dalam turnamen Paris Masters.
Santoro, yang berukuran fisik biasa, pernah dijuluki "magician" oleh Pete Sampras karena kebiasaannya mengalahkan lawan yang jauh lebih besar, sebelumnya mengatakan ia masih akan tampil dalam turnamen Australia Terbuka, Januari 2010, sebelum mengundurkan diri.
"Ini pertandingan besar dalam suasana hebat dan inilah yang saya inginkan," kata Santoro, yang bertukar kaos dengan Blake dan dipeluk petenis Amerika itu setelah mengakhiri "match poin".
"Saya tidak merasa sedih. Saya merasa amat lega," kata petenis Prancis itu, yang sudah bermain 69 kali dalam turnamen grand slam, meraih enam gelar dalam karirnya selama 20 tahun dan ambil bagian dalam tim Prancis yang menang pada Piala Davis 1991 dan 2001.
Petenis kelahiran Tahiti itu, yang berencana menjadi pembicara ahli di radio dan mengambil alih manajemen turnamen ATP Metz, sempat menempati peringkat ke-17 dunia pada 2001 dan mundur pada posisi ke-53 dunia.
"Saya merasa hebat tapi sekarang merasa susah bila berlatih," katanya. "Tapi yang paling saya banggakan adalah saya dapat mengeluarkan yang terbaik dari potensi diri saya."
Pemain handal yang dikenal dengan kepiawaiannya memukul bola dengan kedua tangannya itu, selama ini amat dikagumi pendukungnya karena kehebatannya dalam menerapkan strategi dalam permainannya.
"Rasanya sedih juga melihat dia mundur," kata Blake. "Ia teman baik, petenis hebat. Ia sudah merasakan sukses dalam karirnya dan ia amat dihormati dalam tiap turnamen yang diikutinya."
"Bila saya masih seperti dia pada usia 36, saya merasa amat takjub," kata petenis Amerika itu, yang akan berusia 30 tahun bulan depan.
"Ia amat dikagumi karena unik dan gayanya yang hebat. Ia amat cekatan. Bagi petenis seukuran dia dan dapat meraih sukses begitu besar, pasti amat mengesankan," katanya. (ant/lex)
Advertisement
Berita Terkait
LATEST UPDATE
-
Tim Nasional 10 Juni 2026 01:10Indonesia vs Mozambique: John Herdman Akui Garuda Sempat Tertekan
BERITA LAINNYA
-
tenis 9 Februari 2026 13:00Menpora Apresiasi Lompatan Besar Futsal dan Dominasi Tenis Indonesia pada Awal 2026
-
tenis 9 Januari 2026 11:43Aryna Sabalenka Kritik Keras WTA: Jadwal Gila, Aturan Kaku, dan Risiko Cedera
-
tenis 16 Desember 2025 09:40Jadwal Lengkap Pertandingan Tenis SEA Games 2025, 10-19 Desember 2025
SOROT
-
Liputan6 9 Juni 2026 23:51Chatib Basri: Pelemahan Rupiah Dapat Picu Kenaikan Harga
-
Liputan6 9 Juni 2026 22:20Prabowo Dijadwalkan Bertolak ke Lampung Barat Besok
-
Liputan6 9 Juni 2026 22:00KPK dan Polri Investigasi Bersama Kasus Korupsi, Ini Alasannya
MOST VIEWED
HIGHLIGHT
Chelsea Era Baru: 5 Bintang yang Bisa Bersinar di ...
Masa Depan Marcus Rashford Menggantung! 5 Klub Ini...
5 Destinasi Potensial Dani Carvajal Setelah Tingga...
Ke Mana Pep Guardiola Setelah Man City? Ini 7 Kand...
Darurat Lini Depan Liverpool: 4 Opsi Pengganti Hug...
Daftar Manajer Termuda Juara Premier League, Mikel...
4 Pelatih yang Bisa Gantikan Pep Guardiola di Manc...












:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8170070/original/040886200_1781025604-138792.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5136481/original/050452400_1739862534-WhatsApp_Image_2025-02-18_at_12.19.46_PM__1_.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5552735/original/089096600_1775823940-3771-2514-max.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8163339/original/069222900_1781018082-1000927478.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8162918/original/038664800_1781017566-35916.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5095099/original/035419100_1736914807-Screenshot_20250115_094031_YouTube.jpg)
