
Data yang diperoleh dari panitia penyelenggara turnamen di Surabaya, Sabtu, mencatat, mereka yang mundur antara lain petenis peringkat 291 ITF Aarzo Malik (India), Nguyen Tamitha (Filipina/304) dan Dina Karina (Indonesia/351).
Pada kelompok putra yang mundur, di antaranya tiga petenis India yakni Aman Agarwal (364), Rithvik Anand (459) dan Yash Deshpande (407), serta Vimuktha De Alwis (Sri Lanka/515) dan Jurence Zosimo Mendoza (Filipina/516).
Menurut laman resmi Federasi Tenis Internasional (ITF), jumlah peserta turnamen yang mengundurkan diri mencapai 38 petenis putra dan 32 petenis putri dari berbagai negara.
"Kami sudah mendapatkan surat tembusan dari ITF melalui email soal mundurnya beberapa petenis. Tapi, kami tidak tahu pasti alasannya," kata Panitia Bidang Pertandingan ITF Junior, Soni Irawan.
Ia menduga mundurnya sejumlah petenis dari turnamen tahunan ini, dikarenakan jadwal penyelenggaraan yang berbenturan dengan even lain.
Turnamen ITF Junior Widjojo Soejono seharusnya digelar pada November 2011, namun kemudian dimajukan karena bersamaan dengan pelaksanaan SEA Games 2011 di Jakarta dan Palembang.
Menurut Soni, komposisi petenis yang masuk daftar unggulan dan babak utama mengalami perubahan, akibat mundurnya banyak peserta tersebut.
"Rizky Widhianto yang sebelumnya tidak masuk unggulan, kini menempati unggulan kelima. Kemudian Faras Haidar akbar langsung masuk babak utama tanpa melalui kualifikasi," tambahnya.
Sekretaris Umum Pengprov Pelti Jatim Irmantara Subagio mengatakan, mundurnya beberapa petenis berperingkat bagus ITF, tidak serta merta menguntungkan petenis tuan rumah Indonesia.
"Dari sisi kualitas, kemampuan petenis dengan ranking 400 hingga 1000 bisa dibilang seimbang. Kecuali petenis berada di peringkat 200-an," ujarnya.
Ia berharap petenis Jatim Rizky Widhianto yang tahun lalu mampu menembus babak semifinal, kali ini bisa memperbaiki prestasi, apalagi ditempatkan sebagai unggulan. (ant/row)
Advertisement
Berita Terkait
LATEST UPDATE
BERITA LAINNYA
-
tenis 9 Februari 2026 13:00Menpora Apresiasi Lompatan Besar Futsal dan Dominasi Tenis Indonesia pada Awal 2026
-
tenis 9 Januari 2026 11:43Aryna Sabalenka Kritik Keras WTA: Jadwal Gila, Aturan Kaku, dan Risiko Cedera
-
tenis 16 Desember 2025 09:40Jadwal Lengkap Pertandingan Tenis SEA Games 2025, 10-19 Desember 2025
SOROT
-
Liputan6 15 Mei 2026 19:25Kapolda Lampung Ancam Tembak Begal: Silakan Kalau Mau Coba-Coba
-
Liputan6 15 Mei 2026 17:10Penyesalan Anggota DPRD Jember Merokok dan Main Game saat Rapat
MOST VIEWED
HIGHLIGHT
5 Pemain yang Perlu Dijual Real Madrid Musim Panas...
Jose Mourinho ke Real Madrid Lagi? 7 Pelatih yang ...
10 Pelatih Terbaik yang Siap Jadi Rebutan Klub Eli...
7 Kandidat Pengganti Casemiro di Manchester United...
Darurat Lini Depan Liverpool: 4 Opsi Pengganti Hug...
9 Kandidat Pengganti Alvaro Arbeloa di Real Madrid...
Jika Barcelona Mundur: 6 Destinasi Potensial Marcu...












:strip_icc()/kly-media-production/medias/5951116/original/026513200_1778847925-1001258226.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5942993/original/030966300_1778840043-Screenshot_2026-05-15_171105.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5942330/original/050512000_1778839384-Screenshot_2026-05-15_170050.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5940472/original/091525000_1778837697-1001333589.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/thumbnails/5937676/original/046138700_1778834954-momen-nadiem-emosi-dituntut-kejaksaan-27-tahun-penjara-lebih-besar-dari-teroris-93770b.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5935725/original/068372000_1778833043-IMG_1359.jpeg)
