
Bola.net - Rafael Nadal mencatatkan rekor tujuh gelar Prancis Terbuka dengan mengalahkan petenis nomor satu dunia Novak Djokovic 6-4, 6-3, 2-6, 7-5, sekaligus memupuskan impian petenis Serbia itu untuk mencatat sejarah Grand Slam.
Pada pertandingan final yang terpaksa dilanjutkan hari Senin setelah hujan mengguyur pada hari Minggu, petenis nomor dua dunia yang bermain pada final Grand Slam untuk ke-16 kalinya itu, juga menciptakan rekor dengan mencatat 52 kali kemenangan dan hanya menelan satu kali kalah.
Kemenangan tersebut membuatnya bisa memecahkan rekor enam gelar Prancis Terbuka yang sebelumnya disandangnya bersama Bjorn Borg.
Ini merupakan gelar Grand Slam ke-11 bagi petenis berusia 26 tahun itu, yang membuatnya terpaut satu gelar di bawah Roy Emerson, tiga gelar dari Pete Sampras, dan lima gelar dari rekor 16 gelar yang dipegang Roger Federer.
"Bagi saya, ini sungguh sebuah kehormatan, turnamen ini paling istimewa dan bagi saya memiliki trofi ini merupakan hal yang tak terlupakan. Barangkali ini salah satu momen terhebat dalam karir saya," kata Nadal, yang hanya membutuhkan 49 menit untuk merebut kemenangannya.
Bagi juara lima kali turnamen Grand Slam, Djokovic kekalahan ini merupakan akhir mimpinya untuk menyamai Don Budge (1938) dan Rod Laver (1962 dan 1969) yang memegang seluruh empat gelar Grand Slam dalam satu waktu.
"Rafa tampil lebih bagus. Ia seorang petenis hebat, tapi saya berharap bisa kembali lagi tahun depan dan tampil lebih bagus lagi," kata petenis Serbia itu yang bermain pada final pertamanya di Roland Garros.
Setelah pertandingan Minggu ditunda, kedua pemain yang bertemu untuk keempat kalinya secara beruntun pada final Grand Slam itu, melanjutkan pertandingan dengan Nadal sedang mencatat keunggulan 6-4, 6-3, 2-6, 1-2, tapi Djokovic yang kemudian unggul 3-1 pada set keempat.
Namun satu forehand yang salah dari Djokovic memberi Nadal kesempatan mencuri angka, dan petenis Spanyol itu pun berhasil melakukannya. Pertandingan kemudian berjalan ketat seperti diperkirakan sebelumnya dan Nadal akhirnya menyelesaikan pertandingan tersebut dengan 7-5. (ant/kny)
Pada pertandingan final yang terpaksa dilanjutkan hari Senin setelah hujan mengguyur pada hari Minggu, petenis nomor dua dunia yang bermain pada final Grand Slam untuk ke-16 kalinya itu, juga menciptakan rekor dengan mencatat 52 kali kemenangan dan hanya menelan satu kali kalah.
Kemenangan tersebut membuatnya bisa memecahkan rekor enam gelar Prancis Terbuka yang sebelumnya disandangnya bersama Bjorn Borg.
Ini merupakan gelar Grand Slam ke-11 bagi petenis berusia 26 tahun itu, yang membuatnya terpaut satu gelar di bawah Roy Emerson, tiga gelar dari Pete Sampras, dan lima gelar dari rekor 16 gelar yang dipegang Roger Federer.
"Bagi saya, ini sungguh sebuah kehormatan, turnamen ini paling istimewa dan bagi saya memiliki trofi ini merupakan hal yang tak terlupakan. Barangkali ini salah satu momen terhebat dalam karir saya," kata Nadal, yang hanya membutuhkan 49 menit untuk merebut kemenangannya.
Bagi juara lima kali turnamen Grand Slam, Djokovic kekalahan ini merupakan akhir mimpinya untuk menyamai Don Budge (1938) dan Rod Laver (1962 dan 1969) yang memegang seluruh empat gelar Grand Slam dalam satu waktu.
"Rafa tampil lebih bagus. Ia seorang petenis hebat, tapi saya berharap bisa kembali lagi tahun depan dan tampil lebih bagus lagi," kata petenis Serbia itu yang bermain pada final pertamanya di Roland Garros.
Setelah pertandingan Minggu ditunda, kedua pemain yang bertemu untuk keempat kalinya secara beruntun pada final Grand Slam itu, melanjutkan pertandingan dengan Nadal sedang mencatat keunggulan 6-4, 6-3, 2-6, 1-2, tapi Djokovic yang kemudian unggul 3-1 pada set keempat.
Namun satu forehand yang salah dari Djokovic memberi Nadal kesempatan mencuri angka, dan petenis Spanyol itu pun berhasil melakukannya. Pertandingan kemudian berjalan ketat seperti diperkirakan sebelumnya dan Nadal akhirnya menyelesaikan pertandingan tersebut dengan 7-5. (ant/kny)
Advertisement
Berita Terkait
-
Tenis 9 Februari 2026 13:00Menpora Apresiasi Lompatan Besar Futsal dan Dominasi Tenis Indonesia pada Awal 2026
-
Tenis 9 Januari 2026 11:43Aryna Sabalenka Kritik Keras WTA: Jadwal Gila, Aturan Kaku, dan Risiko Cedera
-
Tenis 16 Desember 2025 09:40Jadwal Lengkap Pertandingan Tenis SEA Games 2025, 10-19 Desember 2025
LATEST UPDATE
-
Liga Inggris 7 Maret 2026 05:16 -
Liga Spanyol 7 Maret 2026 05:15 -
Liga Inggris 7 Maret 2026 05:04 -
Bundesliga 7 Maret 2026 04:57 -
Liga Eropa Lain 7 Maret 2026 04:50 -
Liga Italia 7 Maret 2026 04:47
MOST VIEWED
HIGHLIGHT
- 6 Pemain Arsenal yang Kontraknya Habis pada 2027, ...
- 5 Klub MLS yang Paling Mungkin Mendatangkan Casemi...
- 10 Kiper Terhebat dalam Sejarah Premier League Men...
- 6 Calon Pengganti Casemiro di Manchester United: S...
- 5 Kekalahan Terburuk Real Madrid di Copa del Rey A...
- Prediksi Starting XI Chelsea di Bawah Liam Rosenio...
- 10 Pemain Premier League yang Berpotensi Pindah pa...

















:strip_icc()/kly-media-production/medias/5523436/original/088155600_1772816651-1001064690.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5523431/original/011866200_1772816106-260254.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5211473/original/020366100_1746581539-hansi.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5519603/original/021723700_1772587901-AP26062748359237.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5343404/original/006730000_1757415749-14689.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5523402/original/083790500_1772811975-IMG_2172.jpeg)
