
Bola.net - Tidak semua pemain Timnas Indonesia yang diturunkan melawan Kamboja pada babak penyisihan Grup B Piala AFF 2020, di Bishan Stadium, Singapura, Kamis (9/12/2021) malam WIB, tampil gemilang. Ada pemain yang mendapatkan rata-rata nilai bermain pas-pasan.
Penilaian berdasarkan angka yang dimunculkan website statistik sepak bola, Lapangbola. Dari statistik itu, muncul empat pemain yang mendapatkan nilai tidak lebih dari 6.
Empat pemain tersebut yaitu Irfan Jaya, Alfeandra Dewangga, Witan Sulaeman, dan Ezra Walian. Keempatnya bermain di beragam posisi.
Irfan Jaya dan Witan Sulaeman merupakan pemain yang mengisi pos serangan dari sayap. Sementara Ezra Walian adalah striker, dan Alfeandra Dewangga bermain sebagai bek tengah.
Berikut ulasan kinerja empat pemain tersebut saat menghadapi Kamboja:
Irfan Jaya

Laman Lapangbola hanya memberi ratting 6.0 untuk pemain PSS Sleman ini. Ia memang kurang memberi kontribusi untuk Timnas Indonesia dalam laga kontra Kamboja.
Biasanya, Irfan Jaya bermain licin dan penuh determinasi. Namun pada pertandingan melawan Kamboja, pemain berusia 26 tahun itu tampak kurang greget.
Buktinya saat memasuki babak kedua, Irfan Jaya ditarik keluar Shin Tae-yong dan digantikan oleh Ramai Rumakiek. Dalam 45 menit bermain, ia mencatat umpan sukses 10 kali, dengan melakukan tiga kali pelanggaran.
Witan Sulaeman

Sebagai pemain di posisi penyerang sayap, Witan Sulaeman tampak kurang maksimal dalam melakukan penetrasi. Padahal, ia bermain penuh selama 90 menit.
Tidak heran bila laman Lapangbola memberi nilai 6.03 buat pemain Lechia Gdansk ini. Tercatat, ia melepaskan 22 umpan sukses. Positifnya, ia tidak melakukan pelanggaran disiplin, misalnya mendapatkan kartu kuning.
Ezra Walian

Banyak peluang didapatkan pemain naturalisasi asal Belanda ini, namun tidak ada satupun gol yang berhasil diciptakan. Padahal, posisinya sebagai striker tunggal, menjadi harapan untuk bisa mendulang gol ke gawang lawan.
Tapi ternyata, penggawa Persib Bandung ini gagal memaksimalkan posisinya. Nilai yang diberikan laman Lapangbola hanya 6.05. Ia kemudian diganti Kushedya Hari Yudho pada menit ke-84.
Alfeandra Dewangga

Pemain PSIS Semarang ini menjadi sosok paling sedikit mendapatkan nilai. Laman Lapangbola memberinya nilai 5,88 untuk penampilan selama 90 menit.
Alfeandra Dewangga bermain sebagai bek tengah, berduet dengan Ryuji Utomo membentuk menara kembar. Dalam laga kontra Kamboja, ia terlihat beberapa kali melakukan kesalahan, meski juga sempat melakukan penyelamatan. Pelanggaran yang dilakukannya sebanyak dua kali.
(Bola.net/Fitri Apriani)
Baca Ini Juga ya Bolaneters:
Advertisement
Berita Terkait
-
Liga Eropa Lain 8 Maret 2026 00:30 -
Bola Indonesia 7 Maret 2026 14:54Prediksi BRI Super League: PSBS Biak vs Semen Padang 8 Maret 2026
-
Bola Indonesia 7 Maret 2026 13:49
LATEST UPDATE
-
Liga Italia 8 Maret 2026 12:28 -
Liga Italia 8 Maret 2026 11:52 -
Liga Italia 8 Maret 2026 11:23 -
Voli 8 Maret 2026 10:55 -
Liga Italia 8 Maret 2026 10:54 -
Liga Italia 8 Maret 2026 10:25
BERITA LAINNYA
-
tim nasional 8 Maret 2026 02:16 -
tim nasional 7 Maret 2026 22:49 -
tim nasional 7 Maret 2026 12:08 -
tim nasional 7 Maret 2026 12:04 -
tim nasional 7 Maret 2026 10:01 -
tim nasional 7 Maret 2026 09:57
MOST VIEWED
- Jay Idzes Ukir Rekor Baru, Resmi Jadi Pemain Termahal Indonesia dengan Nilai Rp230 Miliar
- Misi Senyap John Herdman: Timnas Indonesia Berpotensi Kedatangan 2 Pemain Diaspora dari Eropa
- PSSI Sambut Baik Kabar John Herdman Incar Dua Pemain Diaspora untuk Timnas Indonesia, Bakal Dinaturalisasi Dalam Waktu Dekat?
- Timnas Indonesia Berpotensi Tambah 2 Pemain Diaspora, Total Naturalisasi di Era Erick Thohir Jadi 21
HIGHLIGHT
- 6 Pemain Arsenal yang Kontraknya Habis pada 2027, ...
- 5 Klub MLS yang Paling Mungkin Mendatangkan Casemi...
- 10 Kiper Terhebat dalam Sejarah Premier League Men...
- 6 Calon Pengganti Casemiro di Manchester United: S...
- 5 Kekalahan Terburuk Real Madrid di Copa del Rey A...
- Prediksi Starting XI Chelsea di Bawah Liam Rosenio...
- 10 Pemain Premier League yang Berpotensi Pindah pa...
















:strip_icc()/kly-media-production/medias/5524438/original/084882300_1772947426-Banjir_di_Cipinang_Melayu.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5400733/original/020747600_1762146027-ClipDown.com_571045026_18531746140022238_5678456159712626039_n.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/3650051/original/018473900_1638382189-WhatsApp_Image_2021-12-02_at_1.02.57_AM.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5524296/original/000488600_1772933206-Lokasi_penemuan_mayat_perempuan_di_Depok.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/2787328/original/093283100_1556103822-va2.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5524204/original/029547700_1772920664-WhatsApp_Image_2026-03-08_at_2.04.10_AM.jpeg)

