
Bola.net - Masih banyak supporter yang belum masuk ke dalam ring 1 Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, hingga pukul 19.30 WIB (19/6/2023). Padahal, laga Timnas Indonesia vs Argentina sudah dimulai.
Sebagian besar supporter bingung saat mencari pintu masuk sesuai dengan zona dan gate (gerbang) yang sudah ditentukan di tiket masing-masing.
Awak Bola.net mengikuti rombongan supporter yang berangkat dari Gate D menuju Gate G. "Gak tahu, mas lewat mana. Saya ikut aja ini mah," kata pria asal Bekasi ini.
Kebingungan juga dirasakan pria asal Samarinda yang baru pertama kali hadir di SUGBK saat mencari posisi gate yang harus dituju. "Saya bingung, bang. Gak kayak di [Stadion] Segiri," katanya.
Sesampainya di Gate E, mereka kemudian bertanya letak Gate G. Para volunteer yang bertugas justru mengarahkan mereka untuk langsung masuk.
"Kalau sudah ada tiket fisiknya, gapapa lewat sini. Di sini all access," jelas Adil, volunteer yang berjaga di sana, kepada rombongan supporter.
Ubah Mendadak
Adil kemudian menjelaskan kepada Bola.net bahwa perubahan Gate E dan Gate F menjadi all access ini terjadi mendadak. "Baru dikasih tahu jam setengah lima sore tadi," kata dia.
Menurut penuturannya, keputusan itu diambil oleh panitia karena ada pembludakan di Pintu Utara dan Pintu Selatan. Sementara di gate yang ia jaga justru sepi dari supporter.
"Awalnya Gate F ini cuma untuk beberapa zona. Tapi setelah itu semua zona boleh masuk kalau sudah ada tiket fisiknya," jelas dia.
Salah Paham
Banyak supporter yang juga salah paham terkait akses masuk. Ada yang mengira tidak perlu ada tiket fisik.
"Mereka itu mungkin mengira bisa scan barcode aja di hape. Makanya mereka langsung ke pintu masuk. Padahal, harusnya ada tiket fisiknya," kata Adil.
Karena kemungkinan kesalahpahaman itu, banyak supporter yang akhirnya harus menukarkan tiket fisik dulu setelah antri berjam-jam di sekitar pintu masuk.
Mengejar Kick-off
Dari pantauan Bola.net pula, jelang kick-off masih banyak supporter yang berlari tergesa-gesa. Mereka beberapa kali berhenti menanyai volunteer di Gate E dan Gate F.
Adil dan satu rekannya dengan sabar selalu mengarahkan para supporter yang kebingungan ini ke pintu masuk yang tepat. "Kayaknya di SUGBK ini kurang penunjuk arahnya, makanya orang bingung harus lewat mana," tandas Adil.
(Bola.net/Abdi Rafi Akmal)
Baca Juga:
- Susunan Pemain Timnas Indonesia vs Timnas Argentina: Batal Kawal Messi, Elkan Baggott Bakal Kawal Ju
- Sedang Berlangsung, Link Nonton Live Streaming Timnas Indonesia vs Argentina
- Irinya Suporter Vietnam Lihat Timnas Argentina Main di Indonesia: Kalian Beruntung Bisa Hadapi Tim T
- Dari Bengkulu, sampai di Bandara, Langsung ke Bung Karno
Advertisement
Berita Terkait
LATEST UPDATE
-
Liga Inggris 6 Juni 2026 23:40MU Sudah Kelarkan Transfer Ederson, Tapi Belum Bisa Disahkan?
BERITA LAINNYA
SOROT
-
Liputan6 6 Juni 2026 20:10CFD Rasuna Said Kembali Hadir Besok, Simak Keseruannya
-
Liputan6 6 Juni 2026 16:47DPO Anak Punk yang Tusuk Pedagang di Lampung Akhirnya Ditangkap
-
Liputan6 6 Juni 2026 15:31Kementerian ATR/BPN Kejar Sertifikasi 100 Persen Tanah Wakaf di 2028
MOST VIEWED
Nonton Live Streaming FIFA Matchday 2026: Indonesia vs Oman
Link Live Streaming Timnas Indonesia vs Oman di FIFA Matchday
Nonton Live Streaming Timnas Indonesia vs Oman di SCTV dan Indosiar - FIFA Matchday
Jadwal Timnas Indonesia U-19 di Piala AFF U-19 2026, Siaran Langsung Indosiar dan SCTV, Live Streaming Vidio
HIGHLIGHT
Chelsea Era Baru: 5 Bintang yang Bisa Bersinar di ...
Masa Depan Marcus Rashford Menggantung! 5 Klub Ini...
5 Destinasi Potensial Dani Carvajal Setelah Tingga...
Ke Mana Pep Guardiola Setelah Man City? Ini 7 Kand...
Darurat Lini Depan Liverpool: 4 Opsi Pengganti Hug...
Daftar Manajer Termuda Juara Premier League, Mikel...
4 Pelatih yang Bisa Gantikan Pep Guardiola di Manc...
















:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7423398/original/034099100_1780200717-CFD_Rasuna_Said.jpeg)
![[Kolom Pakar] Prof Tjandra Yoga Aditama: Gunakan Momentum untuk Penilaian Dampak Kesehatan MBG [Kolom Pakar] Prof Tjandra Yoga Aditama: Gunakan Momentum untuk Penilaian Dampak Kesehatan MBG](https://cdn0-production-images-kly.akamaized.net/tITdedV3H-UtIN8YQVCvyxd8MBc=/673x379/smart/filters:quality(75):strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5084734/original/085391600_1736341642-20250108-Tjandra_Yoga_Aditama-ANG_6.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/826784/original/062893300_1426130957-illustration111.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7908606/original/011431000_1780739237-1001334760.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7906760/original/020408400_1780737353-Tenda_jemaah_haji_di_dekat_Jamarat__Mina__Makkah__Arab_Saudi.__Asnida_Riani_Liputan6.com_Media_Center_Haji_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5185504/original/083767400_1744433482-WhatsApp_Image_2025-04-12_at_09.58.00.jpeg)

