FOLLOW US:


Aliansi Suporter Indonesia di Malaysia Boikot Pertandingan Timnas Indonesia

19-11-2019 10:17

 | Gia Yuda Pradana

Aliansi Suporter Indonesia di Malaysia Boikot Pertandingan Timnas Indonesia
Suporter Timnas Indonesia © Liputan6.com/Helmi Fithriansyah

Bola.net - Timnas Indonesia akan menghadapi tuan rumah Malaysia di laga kelima Grup G putaran kedua Kualifikasi Piala Dunia 2022 zona Asia, Selasa (19/11/2019). Laga ini akan digelar di Stadion Nasional, Bukit Jalil, Kuala Lumpur.

Aliansi Suporter Indonesia di Malaysia (ASIM) mengeluarkan sikap terkait pertandingan Timnas Indonesia di Stadion Nasional Bukit Jalil ini.

Massa pendukung ini memutuskan untuk memboikot partai kelima Grup G Kualifikasi Piala Dunia 2022 Zona Asia tersebut.

Aksi boikot tersebut dilatarbelakangi kekecewaan terhadap PSSI. Namun, ASIM tetap akan hadir di Bukit Jalil. ASIM bakal berada di luar stadion dan berencana memprotes PSSI.

1 dari 2

Satu Sikap

"Sikap kami sesuai kesepakatan teman-teman saat kopi darat pertengahan bulan Oktober memutuskan tidak masuk ke tribun atau bisa disebut juga boikot tetapi teman-teman akan tetap hadir di Bukit Jalil untuk menyuarakan aksi ketidakpuasan terhadap Federasi PSSI," ujar Ketua ASIM, Luki Ardianto dilansir dari Antara.

Luki mengatakan, ketidakpuasan ASIM terhadap PSSI dikarenakan sejumlah faktor. ASIM kecewa terhadap kepengurusan PSSI yang baru terbentuk lantaran masih dihuni oleh beberapa wajah lama.

"Juga persiapan Timnas Indonesia selama babak Kualifikasi Piala Dunia 2022. Suporter menilai PSSI tidak serius. Pemilihan pemain juga asal-asalan karena banyak pemain yang penampilannya bagus di kompetisi malahan tidak dipanggil," kata Luki.

2 dari 2

Bantu Suporter Lain di Malaysia

Kendati memboikot, ujar pria asal Kediri tersebut, pihaknya akan tetap membantu para suporter asal Indonesia yang datang ke Malaysia. Caranya dengan melakukan koordinasi dan menyediakan sejumlah bus untuk para suporter menuju Stadion Bukit Jalil dan saat pulang pada titik-titik tertentu.

Luki juga telah diajak berkoordinasi dengan Polisi Diraja Malaysia (PDRM) untuk meminimalkan potensi terjadinya insiden antara suporter Timnas Indonesia dengan pendukung tuan rumah.

"Poin-poinnya di antaranya nanti suporter Timnas Indonesia akan dijadikan satu di Gate E dan pintu dibuka pukul 16.00 waktu setempat kemudian suporter Timnas Indonesia Indonesia bisa masuk. Suporter Timnas Indonesia setelah pertandingan tidak bisa keluar dulu, setelah suporter Malaysia keluar baru suporter Timnas Indonesia boleh keluar," imbuh Luki.

Disadur dari: Bola.com/Penulis Muhammad Adiyaksa/Editor Wiwig Prayugi

Published: 19 November 2019