Beda Selera! 12 Pemain Timnas Indonesia Andalan Luis Milla yang Tidak Dipakai Shin Tae-yong

Asad Arifin | 23 September 2022 11:35
Pelatih Timnas Indonesia, Shin Tae-yong (c) Bola.com/Ikhwan Yanuar

Bola.net - Shin Tae-yong membawa banyak perubahan besar ke Timnas Indonesia sejak ditunjuk sebagai pelatih. Perubahan yang paling mencolok tentu saja dari metode latihan dan pemilihan pemain untuk membela Skuad Garuda.

Shin Tae-yong seolah ingin membangun generasi baru di Timnas Indonesia. Pelatih asal Korea Selatan itu memanggil begitu banyak pemain ke Timnas Indonesia pada level senior. Hal yang sama pernah dilakukan Luis Milla.

Luis Milla menjadi pelatih Timnas Indonesia pada periode Maret 2017 hingga Agustus 2018. Ketika itu, Luis Milla banyak mempromosikan pemain Timnas U-23 untuk bermain pada level senior.

Para pemain pilihan Luis Milla masih jadi andalan Timnas Indonesia pada era Bima Sakti dan Simon McMenemy. Akan tetapi, pada era Shin Tae-yong, tidak banyak pemain utama Timnas Indonesia era Luis Milla yang masih dipakai jasanya.

Siapa saja pemain kunci Timnas Indonesia era Luis Milla yang terpinggirkan pada era Shin Tae-yong? Yuk simak ulasan lengkapnya di bawah ini ya Bolaneters.

1 dari 12 halaman

Hanif Sjahbandi

Hanif Sjahbandi (c) Inasgoc/Antara

Posisi: Gelandang
Usia: 25 tahun
Klub saat ini: Persija Jakarta

Hanif belum pernah dipanggil Shin Tae-yong untuk membela Timnas Indonesia, pada kompetisi resmi. Situasi ini cukup kontras jika dibanding era Luis Milla di mana Hanif selalu masuk daftar pemain Timnas.

Performa Hanif sedikit menurun di BRI Liga 1 2022/2023. Dia tidak masuk dalam rencana utama pelatih Eduardo Almeida. Musim ini, Hanif pindah ke Persija Jakarta. Hanif menjadi pemain penting dalam skema bermain yang diracik Thomas Doll.

2 dari 12 halaman

Ricky Fajrin

Bek Timnas Indonesia, RIcky Fajrin, duel udara dengan gelandang Singapura, Ikhsan, pada laga Piala AFF di Stadion Nasional, Singapura, Jumat (09/11). Singapura menang 1-0 atas Indonesia. (c) Bola.com

Posisi: Bek kiri/bek tengah
Usia: 27 tahun
Klub saat ini: Bali United

Ricky Fajrin tidak pernah absen dari skuad Timnas Indonesia pada era Luis Milla, Bima Sakti, hingga Simon McMenemy. Namun, Ricky seolah terlupakan ketika Skuad Garuda dipimpin Shin Tae-yong.

Ricky belum pernah mendapat menit bermain bersama Timnas era Shin Tae-yong. Padahal, performanya di Bali United sangat stabil. Musim lalu, Ricky menjadi pilihan utama dan membawa Bali United menjadi juara.

3 dari 12 halaman

Hansamu Yama

Kapten Indonesia, Hansamu Yama usai lawan Singapura, Jumat (9/11) kemarin. (c) Bola.com/M. Iqbal Ichsan

Posisi: Bek tengah
Usia: 27 tahun
Klub saat ini: Persija Jakarta

Terakhir kali Hansamu Yama membela Timnas Indonesia terjadi pada 2019, di ajang Kualifikasi Piala Dunia. Saat itu, Timnas Indonesia dilatih Simon McMenemy. Sebelum itu, Hansamu Yama juga selalu jadi andalan Timnas Indonesia.

Pada era Luis Milla, Hansamu mencatat lima caps bersama Timnas Indonesia. Dia menjadi andalan untuk peran bek tengah. Hanya saja, kehilangan tempatnya di Timnas Indonesia sejak Shin Tae-yong ditunjuk sebagai pelatih.

4 dari 12 halaman

Febri Hariyadi

Febri Hariyadi dikawal ketat bek Timor Leste, Pinheiro Goncalves. (c) AFP

Posisi: Winger
Usia: 26 tahun
Klub saat ini: Persib Bandung

Febri menjadi pemain yang sangat diandalkan Luis Milla di Timnas Indonesia, baik pada level senior maupun U-23. Bahkan, performa terbaik Febri sejauh ini terjadi ketika dilatih Luis Milla di Timnas.

Febri punya lima caps bersama Timnas Indonesia era Luis Milla. Dua gol mampu dicetaknya. Namun, performa Febri agak menurun bersama klub pada BRI Liga 1 2021/2022 lalu dan namanya belum pernah dipanggil Shin Tae-yong ke Timnas Indonesia.

5 dari 12 halaman

Andritany Ardhiyasa

Andritany Ardhiyasa. (c) Bola.com/M. Iqbal Ichsan

Posisi: Kiper
Usia: 30 tahun
Klub saat ini: Persija Jakarta

Pada era Simon McMenemy, Andritany dipercaya menjadi kapten Timnas Indonesia. Andritany juga menjadi pilihan utama ketika Luis Milla menjabat sebagai pelatih. Andritany punya lima caps bersama Timnas Indonesia era Luis Milla.

Luis Milla juga mempercayai Andritany sebagai pemain senior dalam skuad Timnas U-23 di Asian Games 2018. Performa Andritany di Persija cukup stabil dan selalu jadi pilihan utama. Namun, dia terpinggirkan dari Timnas Indonesia pada era Luis Milla.

6 dari 12 halaman

Putu Gede

Bek Timnas Indonesia, Putu Gede, tampak kecewa saat melawan Singapura pada laga Piala AFF di Stadion Nasional, Singapura, Jumat (9/11). Singapura menang 1-0 atas Indonesia. (c) Bola.com/M Iqbal Ichsan

Posisi: Bek Kanan
Usia: 27 tahun
Klub saat ini: Bhayangkara FC

Pada era Luis Milla, Bima Sakti, dan Simon McMenemy, Putu Gede selalu masuk daftar pemain Timnas Indonesia. Era Luis Milla, Putu Gede mencatat tiga caps bersama tim senior. Dia juga lima kali bermain untuk tim Uu-23.

Performa Putu Gede bersama Bhayangkara FC juga cenderung stabil. Akan tetapi, dia belum dilirik Shin Tae-yong. Putu Gede terakhir kali membela Skuad Garuda pada Kualifikasi Piala Dunia zona Asia, 2019 lalu.

7 dari 12 halaman

Zulfiandi

Zulfiandi merayakan golnya ke gawang Thailand di Stadion Rajamangala, Bangkok, Sabtu (17/11). (c) AFP

Posisi: Gelandang
Usia: 27 tahun
Klub saat ini: Madura United

Zulfiandi sudah membela Timnas Indonesia pada level U-19 era pelatih Indra Sjafri. Perannya di Timnas juga sangat vital pada era Luis Milla. Zulfiandi mencatat lima penampilan bersama Timnas U-23 pada era Luis Milla.

Zulfiandi terakhir kali membela Timnas Indonesia pada 2019. Situasi ini tidak lepas dari cedera parah yang membuatnya absen lama. Musim ini, Zulfiandi tengah berjuang untuk mendapatkan tempat utama di Madura United.

8 dari 12 halaman

Rezaldi Hehanussa

Bek Indonesia, Rezaldi Hehanussa, berusaha melewati gelandang Chinese Taipei, Chao Minghsiu, pada laga Grup A Asian Games di Stadion Patriot, Bekasi, Minggu (12/8/2018). Indonesia menang 4-0 atas Chin

Posisi: Bek kanan
Usia: 26 tahun
Klub saat ini: Persija Jakarta

Performa Rezaldi sangat menonjol pada era Luis Milla. Dia menjadi andalan untuk Timnas Indonesia pada level senior maupun U-23. Rezaldi lima kali bermain untuk Timnas U-23 dan tiga kali untuk tim senior.

Namun, pada era Shin Tae-yong, nama Rezaldi seolah terlupakan. Kondisi ini tidak lepas dari cedera parah yang didapat Bule, sapaan karib Rezaldi, tiga musim terakhir. Rezaldi masih berjuang mendapatkan level terbaiknya.

9 dari 12 halaman

Bayu Pradana

Bayu Pradana (c) @bayu13pradana

Posisi: Gelandang
Usia: 31 tahun
Klub saat ini: Barito Putera

Bayu Pradana mulai menjadi andalan Timnas Indonesia pada ajang Piala AFF 2016. Ketika itu, Skuad Garud dilatih Alfred Riedl. Posisi Bayu Pradana di Timnas Indonesia masih aman ketika Luis Milla menjadi pelatih.

Eks pemain Mitra Kukar itu punya empat caps Timnas Indonesia pada era Luis Milla. Bayu Pradana juga menjadi pilihan utama saat Timnas Indonesia dilatih Simon McMenemy. Akan tetapi, pada era Shin Tae-yong, Bayu Pradana belum pernah mendapat panggilan membela Skuad Garuda.

10 dari 12 halaman

Bagas Adi

Bagas Adi Nugroho (c) Fitri Apriani

Posisi: Bek Tengah
Usia: 25 tahun
Klub saat ini: Arema FC

Bagas Adi adalah pemain belakang yang spesial. Bagas punya kaki kiri yang bagus dan bisa membantu tim ketika buil-up. Karakter tersebut sangat cocok dengan Luis Milla. Bagas Adi punya empat caps timnas senior pada era Luis Milla.

Namun, pada era Shin Tae-yong, eks pemain Bhayangkara FC itu tidak pernah dilirik. Padahal, performa Bagas bersama Arema FC sangat bagus. Musim lalu, dia menjadi pilihan utama di lini belakang Singo Edan.

11 dari 12 halaman

Muhammad Hargianto

BRI Liga 1 2022/2023: Selebrasi gol pemain Bhayangkara FC, Muhammad Hargianto (c) Bola.net/M Iqbal Ichsan

Posisi: Gelandang
Usia: 26 tahun
Klub saat ini: Bhayangkara FC

Hargianto, bersama Zulfiandi dan Evan Dimas, telah bersama bersama untuk Timnas Indonesia sejak level U-19. Mereka menjadi pilar penting Timnas U-23 dan senior pada era Luis Milla. Hargianto punya lima caps timnas senior pada era Milla.

Hanya saja, performa Hargianto sedikit menurun pada di BRI Liga 1 2021/2022 lalu. Dia kesulitan menembus tim utama Bhayangkara FC. Musim ini, Hargianto tampil sangat konsisten dan mungkin akan dilirik Shin Tae-yong.

12 dari 12 halaman

Septian David Maulana

Pemain PSIS Semarang, Septian David Maulana merayakan gol kedua timnya di pekan 7 BRI Liga 1 2021 melawan Persik Kediri di Stadion Manahan, Solo, Jumat (15/10/2021). (c) Bola.net/Bagaskara Lazuardi

Posisi: Gelandang serang/winger
Usia: 26 tahun
Klub saat ini: PSIS Semarang

Septian David cukup menonjol pada era Luis Milla. Dia acap kali dipercaya untuk memainkan peran 'nomor 10'. Harus diakui, performa terbaik Septian David sejauh ini terjadi ketika dilatih Luis Milla.

Septian David tampil cukup bagus di Liga 1 2020/2021. Lalu, pada ajang BRI Liga 1 2021/2022, performanya di PSIS juga terbilang bagus. Hanya saja, Septian David mengalami cedera lutut dan sama sekali belum bermain pada musim 2022/2023 ini.

Sumber: Bola, Transfermarkt

Berita Terkait

KOMENTAR

BERIKAN KOMENTAR