
Bola.net - Menpora Andi Mallarangeng menggelar pertemuan dengan dua tokoh pembinaan usia muda sepakbola Jepang, Tom Byer dan Marcus Kemp, di Kantor Kemenpora, Rabu (17/7).
Dalam pertemuan yang juga dihadiri Koordinator Timnas, Bob Hippy, dibahas mengenai pembinaan usia dini serta elemen-elemen yang perlu dibangun untuk melakukan pembibitan pesepakbola andal demi terciptanya Timnas Indonesia yang kuat.
"Kami bertemu hari ini untuk merumuskan bagaimana sebenarnya pembentukan sepakbola usia dini yang benar, sesuai dengan spesialisasi bapak-bapak ini. Tom adalah orang yang membentuk program usia dini di Jepang sehingga sekarang bisa menjadi raksasa di Asia bahkan Dunia," ujar Andi.
Ditambahkannya, Andi berharap, dengan adanya pembinaan sepakbola usia dini nantinya akan berdampak positif bagi perkembangan sepakbola tanah air.
"Karena bila kita memiliki tim U-17 yang bertanding di ajang internasional seperti Piala Dunia yang dipupuk dari usia 10, 11, 12, maka kita akan punya tim U-17 yang kompetitif dan tim itu nantinya akan menciptakan Timnas Indonesia yang kuat di kemudian hari," harapnya.
Sementara itu, mengenai rencana Indonesia yang akan bersaing dengan India untuk menjadi tuan rumah Piala Dunia U-17 melalui penawaran yang diberikan oleh FIFA, Tom Byer mengatakan bahwa syarat utama menggelar event besar adalah harus memiliki sarana dan prasarana yang baik.
"Sarana yang disediakan harus memuaskan. Prasarana seperti alat transportasi, pusat kesehatan dan sebagainya juga penting," tegasnya.
Tak hanya itu, ditambahkannya, sumber daya manusia baik pemain dan orang-orang di luar lapangan juga menjadi syarat penting bagi calon tuan rumah.[initial]
TIMNAS - Pemerintah Dukung PSSI Ikut Bidding Tuan Rumah PD U-17 2017 (meds/end)
Dalam pertemuan yang juga dihadiri Koordinator Timnas, Bob Hippy, dibahas mengenai pembinaan usia dini serta elemen-elemen yang perlu dibangun untuk melakukan pembibitan pesepakbola andal demi terciptanya Timnas Indonesia yang kuat.
"Kami bertemu hari ini untuk merumuskan bagaimana sebenarnya pembentukan sepakbola usia dini yang benar, sesuai dengan spesialisasi bapak-bapak ini. Tom adalah orang yang membentuk program usia dini di Jepang sehingga sekarang bisa menjadi raksasa di Asia bahkan Dunia," ujar Andi.
Ditambahkannya, Andi berharap, dengan adanya pembinaan sepakbola usia dini nantinya akan berdampak positif bagi perkembangan sepakbola tanah air.
"Karena bila kita memiliki tim U-17 yang bertanding di ajang internasional seperti Piala Dunia yang dipupuk dari usia 10, 11, 12, maka kita akan punya tim U-17 yang kompetitif dan tim itu nantinya akan menciptakan Timnas Indonesia yang kuat di kemudian hari," harapnya.
Sementara itu, mengenai rencana Indonesia yang akan bersaing dengan India untuk menjadi tuan rumah Piala Dunia U-17 melalui penawaran yang diberikan oleh FIFA, Tom Byer mengatakan bahwa syarat utama menggelar event besar adalah harus memiliki sarana dan prasarana yang baik.
"Sarana yang disediakan harus memuaskan. Prasarana seperti alat transportasi, pusat kesehatan dan sebagainya juga penting," tegasnya.
Tak hanya itu, ditambahkannya, sumber daya manusia baik pemain dan orang-orang di luar lapangan juga menjadi syarat penting bagi calon tuan rumah.[initial]
TIMNAS - Pemerintah Dukung PSSI Ikut Bidding Tuan Rumah PD U-17 2017 (meds/end)
Advertisement
Berita Terkait
-
Bola Indonesia 22 Juli 2026 16:30Tampil di Piala AFF 2026, Singapura Kehilangan Dua Pemain Andalan
LATEST UPDATE
-
Liga Inggris 23 Juli 2026 09:16Joshua Zirkzee Tegaskan Ingin Bertahan di Manchester United
-
Asia 23 Juli 2026 08:46Al Hilal Terus Berburu Bintang, Kini Bidik Ousmane Dembele
BERITA LAINNYA
SOROT
-
Liputan6 23 Juli 2026 09:40Ketua Komisi III DPR ke Jampidsus Kuntadi: Tuntaskan Kasus Febrie
-
Liputan6 23 Juli 2026 09:30Ratusan Personel Kawal Demo di Gambir dan DPR Hari Ini
-
Liputan6 23 Juli 2026 08:43Kejagung Keluarkan Sprindik TPPU, Febrie Dipanggil soal Emas 74 Kg
-
Liputan6 23 Juli 2026 08:38Kejagung Terbitkan Sprindik TPPU, Usut Emas 74 Kg di Rumah Febrie
-
Liputan6 23 Juli 2026 08:20Penampakan Artefak Indonesia yang Dibawa Direktur FBI saat Temui Prabowo
-
Liputan6 23 Juli 2026 08:15Direktur FBI Temui Prabowo, Bawa Artefak Indonesia yang Diselundupkan
MOST VIEWED
HIGHLIGHT
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barc...
10 Target Transfer Arsenal yang Patut Dipantau di ...
Dari Pele hingga Gilberto Mora, Inilah 10 Pemain T...
3 Pemain Bournemouth yang Bisa Dibawa Andoni Iraol...
4 Bek Top yang Jadi Target Real Madrid pada Bursa ...
Man United atau Fenerbahce? 5 Klub yang Bisa Jadi ...
Arsenal Cari Winger Kiri Baru, Ini 5 Kandidatnya

















:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/6218706/original/020422100_1779096025-Kepala_Badan_Pemulihan_Aset__BPA__Kejaksaan__Kuntadi-18_Mei_2026b.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5571485/original/060468600_1777626565-21378.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9292890/original/041047500_1783663722-jam5.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9293391/original/038831400_1783699399-pol5.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9304769/original/024518000_1784770063-IMG-20260723-WA0001.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9304768/original/016406100_1784770063-IMG-20260723-WA0009.jpg)
