
Bola.net - Timnas Indonesia sementara sukses menahan gelombang serbuan Timnas Kamerun. Ketangguhan Endra Prasetya, di bawah mistar gawang Indonesia, membuat babak pertama laga uji coba yang dihelat di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Sabtu (17/11) berakhir imbang tanpa gol.
Berstatus sebagai tim tamu tak membuat Timnas Kamerun sungkan. Begitu laga dimulai, mereka langsung mengambil inisiatif permainan.
Melalui operan cepat dari kaki ke kaki, mereka merangsek pertahanan Indonesia. Beruntung bagi tuan rumah, sepakan Makonn Longa Thierry, yang memungkasi serbuan Kamerun, masih meleset dari gawang Endra Prasetya.
Ogah dipermalukan di depan pendukung sendiri, Indonesia balas menyerang. Namun, tendangan Jhonny van Beukering, memanfaatkan umpan Irfan Bachdim, masih kurang akurat.
Lima menit laga berselang, Makonn justru lagi-lagi menebar teror. Lolos dari kawalan lini belakang Indonesia, dia melepas tendangan, yang lagi-lagi masih melenceng dari sasaran.
Menit ke-10, Ebah Tobie Julie, memanfaatkan jebakan offside yang gagal, melakukan akselerasi ke kotak penalti Indonesia. Endra Prasetya maju dan berjibaku mengamankan gawangnya. Alhasil, bola keluar dan menghasilkan tendangan sudut bagi Kamerun.
Lima menit kemudian, Endra kembali harus keluar dari sarangnya. Lagi-lagi barisan belakang Indonesia kurang koordinasi, dan menyebabkan Ebah Julie lolos.
Skuad Garuda sempat memiliki kesempatan emas. Umpan Irfan Bachdim tepat mengarah ke Okto Maniani di kotak penalti lawan. Sayang, tembakan Okto terlalu lemah dan tepat mengarah ke kiper Kamerun, Youthejehu Rostand.
Indonesia baru benar-benar berani tampil lebih agresif saat pertandingan babak pertama berjalan 30 menit. Hasilnya sebuah peluang didapatkan skuad Garuda saat Nopendi yang merangsek ke dalam kotak penalti dan melepaskan umpan. Sayang umpan tersebut berhasil disapu oleh barisan pertahanan Kamerun.
Menit 40, Indonesia memiliki dua peluang emas. Sayang, umpan-umpan Oktovianus Maniani dari sayap kanan pertahanan Kamerun masih bisa diantisipasi barisan belakang tim tamu.
Di akhir babak pertama, Kamerun mendapat peluang emas melalui tendangan bebas yang hanya tipis di luar kotak penalti Indonesia. Namun tendangan Roger Toindouba Guy masih tipis di atas gawang. Alhasil, sampai wasit Subkir Singh meniup peluit tanda babak pertama usai, kedudukan tetap imbang tanpa gol. (den/dzi)
Berstatus sebagai tim tamu tak membuat Timnas Kamerun sungkan. Begitu laga dimulai, mereka langsung mengambil inisiatif permainan.
Melalui operan cepat dari kaki ke kaki, mereka merangsek pertahanan Indonesia. Beruntung bagi tuan rumah, sepakan Makonn Longa Thierry, yang memungkasi serbuan Kamerun, masih meleset dari gawang Endra Prasetya.
Ogah dipermalukan di depan pendukung sendiri, Indonesia balas menyerang. Namun, tendangan Jhonny van Beukering, memanfaatkan umpan Irfan Bachdim, masih kurang akurat.
Lima menit laga berselang, Makonn justru lagi-lagi menebar teror. Lolos dari kawalan lini belakang Indonesia, dia melepas tendangan, yang lagi-lagi masih melenceng dari sasaran.
Menit ke-10, Ebah Tobie Julie, memanfaatkan jebakan offside yang gagal, melakukan akselerasi ke kotak penalti Indonesia. Endra Prasetya maju dan berjibaku mengamankan gawangnya. Alhasil, bola keluar dan menghasilkan tendangan sudut bagi Kamerun.
Lima menit kemudian, Endra kembali harus keluar dari sarangnya. Lagi-lagi barisan belakang Indonesia kurang koordinasi, dan menyebabkan Ebah Julie lolos.
Skuad Garuda sempat memiliki kesempatan emas. Umpan Irfan Bachdim tepat mengarah ke Okto Maniani di kotak penalti lawan. Sayang, tembakan Okto terlalu lemah dan tepat mengarah ke kiper Kamerun, Youthejehu Rostand.
Indonesia baru benar-benar berani tampil lebih agresif saat pertandingan babak pertama berjalan 30 menit. Hasilnya sebuah peluang didapatkan skuad Garuda saat Nopendi yang merangsek ke dalam kotak penalti dan melepaskan umpan. Sayang umpan tersebut berhasil disapu oleh barisan pertahanan Kamerun.
Menit 40, Indonesia memiliki dua peluang emas. Sayang, umpan-umpan Oktovianus Maniani dari sayap kanan pertahanan Kamerun masih bisa diantisipasi barisan belakang tim tamu.
Di akhir babak pertama, Kamerun mendapat peluang emas melalui tendangan bebas yang hanya tipis di luar kotak penalti Indonesia. Namun tendangan Roger Toindouba Guy masih tipis di atas gawang. Alhasil, sampai wasit Subkir Singh meniup peluit tanda babak pertama usai, kedudukan tetap imbang tanpa gol. (den/dzi)
Advertisement
Berita Terkait
-
Bola Indonesia 22 Juli 2026 16:30Tampil di Piala AFF 2026, Singapura Kehilangan Dua Pemain Andalan
LATEST UPDATE
-
Liga Italia 22 Juli 2026 21:57Santiago Gimenez Masuk Radar Lazio, AC Milan Cuma Mau Jual Permanen
BERITA LAINNYA
SOROT
-
Liputan6 22 Juli 2026 23:27Mikrobus Hantam Truk di Tol Pandaan-Malang, 3 Penumpang Tewas
-
Liputan6 22 Juli 2026 21:57Ketua DPRD Bone Dipolisikan Buntut Dugaan Aniaya Staf karena Kue
-
Liputan6 22 Juli 2026 21:28Jalan Keluar Agar Tak Lagi Bermalam di Stasiun Cikarang
-
Liputan6 22 Juli 2026 21:22Dishub DKI Bangun Pelican Crossing di Bekas JPO Tendean
MOST VIEWED
HIGHLIGHT
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barc...
10 Target Transfer Arsenal yang Patut Dipantau di ...
Dari Pele hingga Gilberto Mora, Inilah 10 Pemain T...
3 Pemain Bournemouth yang Bisa Dibawa Andoni Iraol...
4 Bek Top yang Jadi Target Real Madrid pada Bursa ...
Man United atau Fenerbahce? 5 Klub yang Bisa Jadi ...
Arsenal Cari Winger Kiri Baru, Ini 5 Kandidatnya

















:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9304715/original/052585800_1784737644-1001369976.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9304704/original/016390800_1784735476-1001487600.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9304689/original/021470600_1784732248-903084.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8715363/original/041394300_1782801197-WhatsApp_Image_2026-06-30_at_13.19.27.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9303555/original/038246300_1784643457-57344.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9297615/original/034322700_1784100838-IMG_8537.jpeg)
