
Bola.net - Demam Timnas Indonesia U-19 memang masih menggema di pelosok negeri. Boleh dikata, pamor anak asuh Indra Sjafri jauh mengungguli dua 'kakaknya' yakni Timnas U-23 dan Timnas Senior.
Bahkan, pelatih Indra Sjafri menyebut pasukannya merupakan satu-satunya Timnas usia muda yang memiliki rating televisi paling hits di dunia.
Dengan nada bercanda, Indra menyebut fenomena Timnas U-19 adalah satu-satunya di dunia dan hanya terjadi di Indonesia. "Bayangkan saja, kita tiga kali main dalam sepekan dan selalu ditonton puluhan ribu orang di stadion. Ini fenomena luar biasa," ucap Indra.
"Saya tanya ke pihak televisi. Alhamdulillah rating Timnas U-19 selalu naik," timpal Indra seraya tertawa. "Mungkin cuma Timnas U-19 satu-satunya tim usia muda dengan penonton sebanyak itu. Piala Dunia U-20 saja tak ditonton orang sebanyak ini," imbuh bapak pelatih berkumis tebal ini.
Indra memang tak membual. Selama ini masyarakat memang cenderung menggandrungi Timnas Senior atau Timnas U-23. Apalagi dari segi materi, kedua tim itu dihuni oleh pemain-pemain yang sudah memiliki nama di Indonesia. Bandingkan dengan tim Garuda Jaya yang hanya bermodal anak muda tanpa nama besar dari seluruh pelosok negeri.
Usai menjuarai AFF U-19 Youth Championship, ekspektasi tinggi masyarakat sepakbola Indonesia berada di punggung anak-anak Garuda Jaya. Mereka terus menunggu prestasi apa lagi yang akan diukir oleh pasukan Indra Sjafri. [initial]
(faw/pra)
Bahkan, pelatih Indra Sjafri menyebut pasukannya merupakan satu-satunya Timnas usia muda yang memiliki rating televisi paling hits di dunia.
Dengan nada bercanda, Indra menyebut fenomena Timnas U-19 adalah satu-satunya di dunia dan hanya terjadi di Indonesia. "Bayangkan saja, kita tiga kali main dalam sepekan dan selalu ditonton puluhan ribu orang di stadion. Ini fenomena luar biasa," ucap Indra.
"Saya tanya ke pihak televisi. Alhamdulillah rating Timnas U-19 selalu naik," timpal Indra seraya tertawa. "Mungkin cuma Timnas U-19 satu-satunya tim usia muda dengan penonton sebanyak itu. Piala Dunia U-20 saja tak ditonton orang sebanyak ini," imbuh bapak pelatih berkumis tebal ini.
Indra memang tak membual. Selama ini masyarakat memang cenderung menggandrungi Timnas Senior atau Timnas U-23. Apalagi dari segi materi, kedua tim itu dihuni oleh pemain-pemain yang sudah memiliki nama di Indonesia. Bandingkan dengan tim Garuda Jaya yang hanya bermodal anak muda tanpa nama besar dari seluruh pelosok negeri.
Usai menjuarai AFF U-19 Youth Championship, ekspektasi tinggi masyarakat sepakbola Indonesia berada di punggung anak-anak Garuda Jaya. Mereka terus menunggu prestasi apa lagi yang akan diukir oleh pasukan Indra Sjafri. [initial]
Advertisement
Berita Terkait
LATEST UPDATE
-
Bola Dunia Lainnya 7 Juni 2026 04:55Anthony Martial Tinggalkan Klubnya Setelah Hanya 20 Laga
-
Liga Inggris 7 Juni 2026 04:16Target Manchester United Berikutnya: Sandro Tonali
-
Piala Dunia 7 Juni 2026 03:54Prediksi Prancis vs Irlandia Utara 9 Juni 2026
-
Piala Dunia 7 Juni 2026 03:44Prediksi Belanda vs Uzbekistan 9 Juni 2026
BERITA LAINNYA
SOROT
-
Liputan6 6 Juni 2026 20:10CFD Rasuna Said Kembali Hadir Besok, Simak Keseruannya
-
Liputan6 6 Juni 2026 16:47DPO Anak Punk yang Tusuk Pedagang di Lampung Akhirnya Ditangkap
-
Liputan6 6 Juni 2026 15:31Kementerian ATR/BPN Kejar Sertifikasi 100 Persen Tanah Wakaf di 2028
MOST VIEWED
Nonton Live Streaming FIFA Matchday 2026: Indonesia vs Oman
Link Live Streaming Timnas Indonesia vs Oman di FIFA Matchday
Nonton Live Streaming Timnas Indonesia vs Oman di SCTV dan Indosiar - FIFA Matchday
Jadwal Timnas Indonesia U-19 di Piala AFF U-19 2026, Siaran Langsung Indosiar dan SCTV, Live Streaming Vidio
HIGHLIGHT
Chelsea Era Baru: 5 Bintang yang Bisa Bersinar di ...
Masa Depan Marcus Rashford Menggantung! 5 Klub Ini...
5 Destinasi Potensial Dani Carvajal Setelah Tingga...
Ke Mana Pep Guardiola Setelah Man City? Ini 7 Kand...
Darurat Lini Depan Liverpool: 4 Opsi Pengganti Hug...
Daftar Manajer Termuda Juara Premier League, Mikel...
4 Pelatih yang Bisa Gantikan Pep Guardiola di Manc...















:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7423398/original/034099100_1780200717-CFD_Rasuna_Said.jpeg)
![[Kolom Pakar] Prof Tjandra Yoga Aditama: Gunakan Momentum untuk Penilaian Dampak Kesehatan MBG [Kolom Pakar] Prof Tjandra Yoga Aditama: Gunakan Momentum untuk Penilaian Dampak Kesehatan MBG](https://cdn0-production-images-kly.akamaized.net/tITdedV3H-UtIN8YQVCvyxd8MBc=/673x379/smart/filters:quality(75):strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5084734/original/085391600_1736341642-20250108-Tjandra_Yoga_Aditama-ANG_6.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/826784/original/062893300_1426130957-illustration111.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7908606/original/011431000_1780739237-1001334760.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7906760/original/020408400_1780737353-Tenda_jemaah_haji_di_dekat_Jamarat__Mina__Makkah__Arab_Saudi.__Asnida_Riani_Liputan6.com_Media_Center_Haji_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5185504/original/083767400_1744433482-WhatsApp_Image_2025-04-12_at_09.58.00.jpeg)

