
Bola.net - Mantan pilar pertahanan Timnas Indonesia, Charis Yulianto, mengungkapkan rasa keprihatinannya atas kegagalan skuad Garuda melangkah ke Piala Dunia 2026. Ia pun melontarkan masukan kepada PSSI agar lebih teliti, matang, dan penuh pertimbangan dalam setiap kebijakan yang diambil.
Charis Yulianto menilai kegagalan tim racikan Patrick Kluivert di babak keempat Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Asia semestinya dijadikan titik refleksi bersama. Ia berharap pengalaman pahit tersebut bisa menjadi pelajaran berharga agar Timnas Indonesia tidak kembali terjebak pada kesalahan yang sama di masa mendatang.
Satu hal yang menjadi perhatian kolektor 36 caps bersama skuad Garuda itu ialah kebijakan federasi dalam mengganti pelatih. Saat Timnas Indonesia sudah memperlihatkan tren positif, pemecatan Shin Tae-yong seperti menghentikan progres yang sudah berada di jalur positif.
“Momen-momen seperti ini adalah salah satu yang harus diperhatikan di sepak bola Indonesia. Salah satu masalah juga buat sepak bola kita,” ujar Charis Yulianto seperti dikutip dari kanal YouTube GOAT - Greg On A Talk.
“Timnas Indonesia, kalau seperti ini, di saat sudah mendapatkan momen yang bagus dan progresnya terlihat, tiba-tiba di-cut setengah jalan, padahal sudah on the track. Ini permasalahan kita. Ya akan seperti ini terus, mau lima tahun atau sepuluh tahun ke depan, lihat saja,” imbuhnya.
PSSI Jangan Bikin Tak Kondusif

Menurut Charis, salah satu permasalahan yang akhir-akhir ini menimbulkan gejolak di Timnas Indonesia ialah kondusivitas yang terganggu. Hal itu sangat berpengaruh terhadap perkembangan skuad Merah Putih.
Oleh karena itu, Charis berharap semua pihak bersama-sama memberikan dukungan untuk tim nasional. Sebab, konsistensi yang sempat didapatkan skuad Garuda akhirnya buyar karena situasi yang tidak kondusif.
“Harapan saya untuk Timnas Indonesia ke depannya, okelah kita tidak perlu bicara yang kemarin-kemarin, hal-hal yang menjadi permasalahan. Kita bicara untuk ke depannya, lima atau sepuluh tahun,” katanya.
“Hal-hal seperti situasi yang membikin tidak kondusif di saat Timnas Indonesia sudah konsisten, sudah mulai berkembang. Inilah yang harus bisa kita jaga. Kalau perlu kita tambah lagi,” lanjut jebolan program PSSI Barreti itu.
Pengaruh Media Sosial

Lelaki yang pernah magang menjadi asisten pelatih Timnas Indonesia pada medio Juni 2023 menjelang laga FIFA Matchday melawan Argentina dan Palestina itu juga menyinggung soal efek dahsyat dari media sosial.
Sebab, medium ini akhirnya turut meningkatkan resonansi dari banyaknya permasalahan yang muncul, termasuk pendapat pengamat yang bisa mengganggu kondusivitas dan stabilitas Timnas Indonesia.
“Sekarang kan media sosial luar biasa. Ini yang menjadi masalah juga buat sepak bola kita. Saya berharap, dari pihak federasi juga harus mengontrol semua stakeholder-nya, mulai dari pengamat, hingga pemain,” kata dia.
Disadur dari Bola.com (Radifa Arsa, Wiwig Prayugi) 17 Desember 2025
Jangan Lewatkan!
- PSSI Cari Pelatih Kelas Dunia untuk Timnas Indonesia: Target Piala Dunia 2030, Haram Beli Kucing Dalam Karung!
- Luar Biasa! Taklukkan Tuan Rumah Thailand, Timnas Futsal Putri Indonesia Melaju ke Final SEA Games 2025
- Shin Tae-yong Masih Perhatian Pada Timnas Indonesia, Beri Pesan Khusus Usai Skuad Garuda Gagal Tembus Piala Dunia 2026
Advertisement
Berita Terkait
-
Piala Dunia 19 Juni 2026 15:57Iran Protes ke FIFA: Merasa Dianaktirikan di Piala Dunia 2026
LATEST UPDATE
-
Piala Dunia 19 Juni 2026 15:57Iran Protes ke FIFA: Merasa Dianaktirikan di Piala Dunia 2026
BERITA LAINNYA
-
tim nasional 18 Juni 2026 20:11Wow! FAM Pecat CEO dan Seluruh Staff Kepelatihan Timnas Malaysia
-
tim nasional 17 Juni 2026 06:01Link Live Streaming Piala Dunia 2026: Argentina vs Aljazair
SOROT
-
Liputan6 19 Juni 2026 16:09Roy Suryo dan dr Tifa Segera Diserahkan ke Kejaksaan Tinggi DKI
-
Liputan6 19 Juni 2026 16:06KPK Periksa Silmy Karim, Kasus Pemerasan Izin WNA Terus Bergulir
-
Liputan6 19 Juni 2026 16:01Alasan Polisi Tangkap Roy Suryo dan dr Tifa
-
Liputan6 19 Juni 2026 15:49KPK Usul Tambahan Anggaran 2027 Hampir Rp 1 Triliun
-
Liputan6 19 Juni 2026 15:40Roy Suryo Ditangkap, Kuasa Hukum Kecam Proses Jemput Paksa
-
Liputan6 19 Juni 2026 15:31KPK Periksa Lagi Gus Yaqut di Kasus Korupsi Kuota Haji
MOST VIEWED
Link Live Streaming Piala Dunia 2026: Argentina vs Aljazair
Target Jangka Panjang Timnas Indonesia: Rutin Masuk Piala Dunia 2026, 50 Ranking FIFA, dan 10 Besar Asia
Pemain Timnas Indonesia Adrian Wibowo Resmi Berkarier di Eropa, Gabung FC Wacker Innsbruck di Austria
Pemain Timnas Indonesia Adrian Wibowo Usai Gabung Klub Divisi 2 Liga Austria: Kesempatan Buktikan Diri di Eropa
HIGHLIGHT
4 Striker Incaran Barcelona untuk Era Baru Hansi F...
5 Pemain yang Bisa Direkrut Liverpool Setelah Penu...
6 Transfer yang Bisa Membawa Manchester United Jua...
3 Pemain Bournemouth yang Bisa Dibawa Andoni Iraol...
4 Bek Top yang Jadi Target Real Madrid pada Bursa ...
Man United atau Fenerbahce? 5 Klub yang Bisa Jadi ...
Arsenal Cari Winger Kiri Baru, Ini 5 Kandidatnya

















:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8262754/original/060394700_1781846367-8677ccf5-a57b-4a33-8376-9a3312646325.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8263141/original/078437000_1781860015-40277.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8263137/original/046321400_1781859671-IMG_3842.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7764907/original/033996900_1780575064-Setyo_Budiyanto_4.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5275596/original/009421200_1751883638-52966144-4d5e-45d8-b5a0-8ba1c3fa112a.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7608170/original/081399300_1780392986-4.jpg)
