Media Vietnam Sorot Kehadiran Marc Klok dan Ragnar Oratmangoen di Timnas Indonesia Jelang Piala AFF 2026

Media Vietnam Sorot Kehadiran Marc Klok dan Ragnar Oratmangoen di Timnas Indonesia Jelang Piala AFF 2026
Aksi Marc Klok pada laga Persib Bandung lawan Semen Padang di pekan ke-26 BRI Super League 2025/2026 (c) Dok. Persib

Bola.net - Komposisi skuad Timnas Indonesia untuk Piala AFF 2026 tak hanya menjadi perhatian publik Tanah Air. Media Vietnam turut mengulas daftar 26 pemain yang dipilih pelatih John Herdman untuk menghadapi turnamen bergengsi di Asia Tenggara tersebut.

PSSI resmi mengumumkan skuad Merah Putih pada Jumat (24/7/2026). Sehari berselang, media Vietnam Express menyoroti sejumlah keputusan Herdman, terutama absennya banyak pemain keturunan yang saat ini berkarier di kompetisi Eropa.

Menurut media tersebut, keterbatasan jadwal FIFA menjadi penyebab utama Indonesia tidak diperkuat sejumlah pemain terbaiknya. Kondisi itu membuat Herdman lebih banyak mengandalkan pemain yang berkarier di kompetisi domestik.

Selain membahas pemain yang absen, Vietnam Express juga memberikan perhatian khusus kepada dua nama yang masuk skuad, yakni Marc Klok dan Ragnar Oratmangoen. Keduanya dinilai memiliki rekam jejak yang membekas saat menghadapi Vietnam dalam beberapa tahun terakhir.

Vietnam Soroti Absennya Pemain Eropa Timnas Indonesia

Vietnam Soroti Absennya Pemain Eropa Timnas Indonesia

Starting XI Timnas Indonesia pada FIFA Matchday melawan Mozambik di Stadion Gelora Bung Karno, 9 Juni 2026 (c) Bagaskara Lazuardi

Vietnam Express menilai absennya banyak pemain keturunan yang bermain di Eropa menjadi salah satu hal paling mencolok dari skuad Indonesia. Turnamen Piala AFF 2026 yang berlangsung di luar kalender resmi FIFA disebut menjadi penyebab utama situasi tersebut.

"Indonesia tidak akan diperkuat sekitar 13 pemain keturunan ternama yang saat ini bermain di Eropa karena Piala ASEAN berlangsung di luar kalender resmi FIFA," bunyi ulasan Vietnam Express, Sabtu (25-7-2026).

"Para pemain keturunan tersebut mencakup penjaga gawang Maarten Paes, bek Kevin Diks Calvin Verdonk, Jay Idzes, gelandang Joey Pelupessy, serta penyerang Ole Romeny," lanjut laporan tersebut.

Media tersebut juga mencatat bahwa mayoritas pemain keturunan yang dipanggil kini bermain di Liga Indonesia. Hanya Justin Hubner dan Mitchell Baker yang masih berkarier di luar negeri, meski Hubner dipastikan absen karena tidak mendapat izin dari Fortuna Sittard yang sedang menjalani pramusim.

"Sembilan pemain keturunan Belanda lainnya yang dipanggil semuanya bermain di Indonesia, termasuk bek Shayne Pattynama, Sandy Walsh, Jordi Amat, Tim Geypens, gelandang Thom Haye, Ivar Jenner, Eliano Reijnders, serta penyerang Ragnar Oratmangoen dan Jens Raven," tulis Vietnam Express.

Marc Klok dan Ragnar Oratmangoen Jadi Perhatian

Marc Klok dan Ragnar Oratmangoen Jadi Perhatian

Ragnar Oratmangoen memasuki lapangan pada laga FIFA Matchday antara Timnas Indonesia vs Mozambik (c) Abdul Aziz

Selain membahas komposisi skuad, Vietnam Express juga menyoroti Marc Klok. Gelandang Persib Bandung itu disebut sebagai satu-satunya pemain naturalisasi non-keturunan yang masuk dalam daftar pemain Timnas Indonesia untuk Piala AFF 2026.

"Satu-satunya pemain naturalisasi murni di skuad Timnas Indonesia adalah Marc Klok, yang sebelumnya pernah menghadapi Vietnam pada babak semifinal Piala AFF 2022," bunyi ulasan media tersebut.

"Gelandang kelahiran 1993 itu diingat publik atas insiden aksi melakukan diving saat berbenturan dengan Doan Van Hau, di mana rekaman videonya kemudian tular (viral) di media sosial," lanjutnya.

Ragnar Oratmangoen juga mendapat perhatian khusus dari Vietnam Express. Penyerang berusia 28 tahun itu dikenang sebagai salah satu pemain yang mencetak gol saat Indonesia menang 3-0 atas Vietnam pada putaran kedua Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Asia di Stadion My Dinh.

"Penyerang Ragnar Oratmangoen menggandakan keunggulan dalam kemenangan 3-0 di Stadion My Dinh. Hasil-hasil buruk tersebut menyebabkan pelatih Philippe Troussier kehilangan jabatannya di timnas Vietnam, yang kemudian digantikan oleh Kim Sang-sik," lanjut laporan ini.

Disadur dari: Bola.com/Radifa Arsa