
Bola.net - Tim nasional Indonesia akan berlaga di ajang kualifikasi Piala Asia U-14, di Myanmar, pada 28 Mei hingga 3 Juni 2013.
Indonesia tergabung bersama Thailand, Bangladesh, Kamboja, Laos, dan Singapura di Grup F. Sedangkan semua pertandingan, dimainkan di Stadion Zeyar Thiri, Nay Pyi Taw, Myanmar.
Tim yang diarsiteki Mundari Karya tersebut, berkekuatan 21 pemain dan akan bertolak menuju Myanmar pada Minggu (26/5) mendatang. Durasi perjalan yang ditempuh, tidak membuat Mundari khawatir lantaran dapat menurunkan fisik para pemainnya.
"Kami berangkat Minggu pagi dari Bandara Soekarno-Hatta pukul 09.00 WIB dan diperkirakan tiba di Myanmar hingga ke lokasi penginapan, sekitar dua jam perjalanan. Sehingga, tidak akan menguras fisik yang menyebabkan kelelahan," kata mantan pelatih klub Indonesia Super League (ISL), PSPS Pekanbaru tersebut.
Apalagi, dilanjutkannya, Muhammad Rafi Izzudin dan kawan-kawan baru menjalani pertandingan perdana dua hari kemudian, menghadapi Thailand. Selanjutnya, bertemu Kamboja (29 Mei), lalu kembali melanjutkan perjuangannya menghadapi Singapura (31 Mei) serta Laos (2 Juni) dan Bangladesh (3 Juni).
"Artinya, kami memiliki waktu yang cukup untuk menyiapkan dan menjaga kondisi fisik para pemain. Apalagi, ketika selama berada di lokasi penginapan. Kami tengah bersemangat melakukan debut dengan tim ini," pungkasnya. (esa/mac)
Indonesia tergabung bersama Thailand, Bangladesh, Kamboja, Laos, dan Singapura di Grup F. Sedangkan semua pertandingan, dimainkan di Stadion Zeyar Thiri, Nay Pyi Taw, Myanmar.
Tim yang diarsiteki Mundari Karya tersebut, berkekuatan 21 pemain dan akan bertolak menuju Myanmar pada Minggu (26/5) mendatang. Durasi perjalan yang ditempuh, tidak membuat Mundari khawatir lantaran dapat menurunkan fisik para pemainnya.
"Kami berangkat Minggu pagi dari Bandara Soekarno-Hatta pukul 09.00 WIB dan diperkirakan tiba di Myanmar hingga ke lokasi penginapan, sekitar dua jam perjalanan. Sehingga, tidak akan menguras fisik yang menyebabkan kelelahan," kata mantan pelatih klub Indonesia Super League (ISL), PSPS Pekanbaru tersebut.
Apalagi, dilanjutkannya, Muhammad Rafi Izzudin dan kawan-kawan baru menjalani pertandingan perdana dua hari kemudian, menghadapi Thailand. Selanjutnya, bertemu Kamboja (29 Mei), lalu kembali melanjutkan perjuangannya menghadapi Singapura (31 Mei) serta Laos (2 Juni) dan Bangladesh (3 Juni).
"Artinya, kami memiliki waktu yang cukup untuk menyiapkan dan menjaga kondisi fisik para pemain. Apalagi, ketika selama berada di lokasi penginapan. Kami tengah bersemangat melakukan debut dengan tim ini," pungkasnya. (esa/mac)
Advertisement
Berita Terkait
LATEST UPDATE
-
Liga Inggris 7 Juni 2026 07:30Michael Carrick Patah Hati! Mantan Anak Asunya Ogah Gabung MU!
BERITA LAINNYA
-
tim nasional 7 Juni 2026 07:00Prediksi Timnas Indonesia U-19 vs Vietnam U-19 7 Juni 2026
SOROT
-
Liputan6 6 Juni 2026 20:10CFD Rasuna Said Kembali Hadir Besok, Simak Keseruannya
-
Liputan6 6 Juni 2026 16:47DPO Anak Punk yang Tusuk Pedagang di Lampung Akhirnya Ditangkap
-
Liputan6 6 Juni 2026 15:31Kementerian ATR/BPN Kejar Sertifikasi 100 Persen Tanah Wakaf di 2028
MOST VIEWED
Nonton Live Streaming FIFA Matchday 2026: Indonesia vs Oman
Link Live Streaming Timnas Indonesia vs Oman di FIFA Matchday
Nonton Live Streaming Timnas Indonesia vs Oman di SCTV dan Indosiar - FIFA Matchday
Jadwal Timnas Indonesia U-19 di Piala AFF U-19 2026, Siaran Langsung Indosiar dan SCTV, Live Streaming Vidio
HIGHLIGHT
Chelsea Era Baru: 5 Bintang yang Bisa Bersinar di ...
Masa Depan Marcus Rashford Menggantung! 5 Klub Ini...
5 Destinasi Potensial Dani Carvajal Setelah Tingga...
Ke Mana Pep Guardiola Setelah Man City? Ini 7 Kand...
Darurat Lini Depan Liverpool: 4 Opsi Pengganti Hug...
Daftar Manajer Termuda Juara Premier League, Mikel...
4 Pelatih yang Bisa Gantikan Pep Guardiola di Manc...














:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7423398/original/034099100_1780200717-CFD_Rasuna_Said.jpeg)
![[Kolom Pakar] Prof Tjandra Yoga Aditama: Gunakan Momentum untuk Penilaian Dampak Kesehatan MBG [Kolom Pakar] Prof Tjandra Yoga Aditama: Gunakan Momentum untuk Penilaian Dampak Kesehatan MBG](https://cdn0-production-images-kly.akamaized.net/tITdedV3H-UtIN8YQVCvyxd8MBc=/673x379/smart/filters:quality(75):strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5084734/original/085391600_1736341642-20250108-Tjandra_Yoga_Aditama-ANG_6.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/826784/original/062893300_1426130957-illustration111.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7908606/original/011431000_1780739237-1001334760.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7906760/original/020408400_1780737353-Tenda_jemaah_haji_di_dekat_Jamarat__Mina__Makkah__Arab_Saudi.__Asnida_Riani_Liputan6.com_Media_Center_Haji_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5185504/original/083767400_1744433482-WhatsApp_Image_2025-04-12_at_09.58.00.jpeg)

