
Bola.net - Hasil minor diperoleh tim nasional Indonesia U-14 ketika mengawali laga di kualifikasi Piala Asia 2014, di Stadion Zeyar Thiri, Nay Pyi Taw, Myanmar, Selasa (28/5). Skuad arahan Mundari Karya tersebut, harus mengakui keunggulan Thailand, dengan skor 2-6.
Dua gol bagi Timnas U-14, masing-masing dicetak Ferdiansyah pada menit ke-50 dan Aria Bisma Bagaskara pada menit ke-63.
Sedangkan torehan gol bagi Thailand, tiga diantaranya diborong Arun Suberi menit ke-10, 46, dan 58. Kemudian, disusul Thanawat Auethanapai menit ke-34 dan Jinnawat Russamee menit ke-39 serta 44.
Hasil tersebut, bukanlah tanpa alasan. Setidaknya, seperti yang diakui Mundari, yakni lantaran Muhammad Rafi Izzudin dan kawan-kawan kekurangan pengalaman dalam menjalani uji coba internasional. Bahkan, hal tersebut berbanding terbalik jika dibanding Thailand.
"Karena itu, PSSI harus memperbanyak kesempatan dalam mengirimkan pemain muda ke ajang internasional. Dampaknya, para pemain terlihat sangat grogi lantaran minim jam terbang," terangnya.
Mundari melanjutkan, pada laga selanjutnya, Timnas U-14 akan bertemu Kamboja, di Stadion Zeyar Thiri, Nay Pyi Taw, Myanmar, Rabu (29/5). Kemudian, kembali melanjutkan perjuangannya menghadapi Singapura (31 Mei) serta Laos (2 Juni) dan Bangladesh (3 Juni).
"Kami masih optimis. Karena itu, semoga besok kami bisa bermain lebih baik dan belajar dari pertandingan hari ini," pungkas mantan pelatih klub PSPS Pekanbaru, kontestan kompetisi Indonesia Super League (ISL) musim 2012/2013 tersebut. (esa/dzi)
Dua gol bagi Timnas U-14, masing-masing dicetak Ferdiansyah pada menit ke-50 dan Aria Bisma Bagaskara pada menit ke-63.
Sedangkan torehan gol bagi Thailand, tiga diantaranya diborong Arun Suberi menit ke-10, 46, dan 58. Kemudian, disusul Thanawat Auethanapai menit ke-34 dan Jinnawat Russamee menit ke-39 serta 44.
Hasil tersebut, bukanlah tanpa alasan. Setidaknya, seperti yang diakui Mundari, yakni lantaran Muhammad Rafi Izzudin dan kawan-kawan kekurangan pengalaman dalam menjalani uji coba internasional. Bahkan, hal tersebut berbanding terbalik jika dibanding Thailand.
"Karena itu, PSSI harus memperbanyak kesempatan dalam mengirimkan pemain muda ke ajang internasional. Dampaknya, para pemain terlihat sangat grogi lantaran minim jam terbang," terangnya.
Mundari melanjutkan, pada laga selanjutnya, Timnas U-14 akan bertemu Kamboja, di Stadion Zeyar Thiri, Nay Pyi Taw, Myanmar, Rabu (29/5). Kemudian, kembali melanjutkan perjuangannya menghadapi Singapura (31 Mei) serta Laos (2 Juni) dan Bangladesh (3 Juni).
"Kami masih optimis. Karena itu, semoga besok kami bisa bermain lebih baik dan belajar dari pertandingan hari ini," pungkas mantan pelatih klub PSPS Pekanbaru, kontestan kompetisi Indonesia Super League (ISL) musim 2012/2013 tersebut. (esa/dzi)
Advertisement
Berita Terkait
LATEST UPDATE
BERITA LAINNYA
-
tim nasional 7 Juni 2026 07:00Prediksi Timnas Indonesia U-19 vs Vietnam U-19 7 Juni 2026
SOROT
-
Liputan6 6 Juni 2026 20:10CFD Rasuna Said Kembali Hadir Besok, Simak Keseruannya
-
Liputan6 6 Juni 2026 16:47DPO Anak Punk yang Tusuk Pedagang di Lampung Akhirnya Ditangkap
-
Liputan6 6 Juni 2026 15:31Kementerian ATR/BPN Kejar Sertifikasi 100 Persen Tanah Wakaf di 2028
MOST VIEWED
Nonton Live Streaming FIFA Matchday 2026: Indonesia vs Oman
Link Live Streaming Timnas Indonesia vs Oman di FIFA Matchday
Nonton Live Streaming Timnas Indonesia vs Oman di SCTV dan Indosiar - FIFA Matchday
Jadwal Timnas Indonesia U-19 di Piala AFF U-19 2026, Siaran Langsung Indosiar dan SCTV, Live Streaming Vidio
HIGHLIGHT
Chelsea Era Baru: 5 Bintang yang Bisa Bersinar di ...
Masa Depan Marcus Rashford Menggantung! 5 Klub Ini...
5 Destinasi Potensial Dani Carvajal Setelah Tingga...
Ke Mana Pep Guardiola Setelah Man City? Ini 7 Kand...
Darurat Lini Depan Liverpool: 4 Opsi Pengganti Hug...
Daftar Manajer Termuda Juara Premier League, Mikel...
4 Pelatih yang Bisa Gantikan Pep Guardiola di Manc...














:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7423398/original/034099100_1780200717-CFD_Rasuna_Said.jpeg)
![[Kolom Pakar] Prof Tjandra Yoga Aditama: Gunakan Momentum untuk Penilaian Dampak Kesehatan MBG [Kolom Pakar] Prof Tjandra Yoga Aditama: Gunakan Momentum untuk Penilaian Dampak Kesehatan MBG](https://cdn0-production-images-kly.akamaized.net/tITdedV3H-UtIN8YQVCvyxd8MBc=/673x379/smart/filters:quality(75):strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5084734/original/085391600_1736341642-20250108-Tjandra_Yoga_Aditama-ANG_6.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/826784/original/062893300_1426130957-illustration111.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7908606/original/011431000_1780739237-1001334760.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7906760/original/020408400_1780737353-Tenda_jemaah_haji_di_dekat_Jamarat__Mina__Makkah__Arab_Saudi.__Asnida_Riani_Liputan6.com_Media_Center_Haji_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5185504/original/083767400_1744433482-WhatsApp_Image_2025-04-12_at_09.58.00.jpeg)

