Perbedaan Era Shin Tae-yong, Patrick Kluivert, dan John Herdman di Timnas Indonesia di Mata Luciano Leandro: Fleksibilitas Taktis

Bola.net - Timnas Indonesia berada di bawah asuhan tiga pelatih berbeda dalam beberapa tahun terakhir yakni Shin Tae-yong, Patrick Kluivert, dan John Herdman.
Herdman resmi ditunjuk sebagai nakhoda anyar Timnas Indonesia pada awal Januari lalu, menggantikan Patrick Kluivert. Sebelumnya, Tim Merah-Putih diasuh Shin Tae-yong selama hampir lima tahun, tepatnya 2019 hingga 2025.
Legenda PSM Makassar, Luciano Leandro, menilai ada perbedaan signifikan dalam pendekatan taktik dari ketiga pelatih tersebut, khususnya dalam fleksibilitas permainan di lapangan.
"Perbedaan yang paling mencolok dari ketiga pelatih adalah fleksibilitas taktis yang dikombinasikan dengan intensitas tinggi. Improvisasi taktik yang sulit ditebak menjadi faktor pembeda dalam laga ini," ujar Luciano Leandro, Minggu (29/3/2026).
John Herdman mengawali eranya bersama Timnas Indonesia dengan meraih kemenangan melawan Timnas Saint Kitts and Nevis. Skuad Merah Putih dibawanya menang telak 4-0 di laga perdana FIFA Series 2026.
Timnas Indonesia di Bawah Shin Tae-yong

Luciano Leandro menjelaskan, era Shin Tae-yong identik dengan kekuatan bertahan yang solid serta disiplin posisi sangat ketat. Sistem tiga bek yang diterapkan pelatih asal Korea Selatan itu memberikan perlindungan ekstra di area kotak penalti.
"Shin Tae-yong memberikan perlindungan ekstra di dalam kotak penalti dan memberikan kebebasan bagi bek sayap untuk membantu penyerangan tanpa rasa khawatir," ulasnya.
Tidak hanya itu, transisi permainan juga menjadi ciri khas utama. "Fokus pada disiplin posisional dan transisi yang sangat cepat dari bertahan ke menyerang atau counter-attack cepat."
"Tiga bek tengah dalam skema Shin Tae-yong sering kali dituntut memiliki kemampuan distribusi bola yang baik untuk membangun serangan dari lini belakang," sambung pria asal Brasil tersebut.
Timnas Indonesia di Bawah Asuhan John Herdman

Berbeda dengan pendahulunya, John Herdman dinilai membawa pendekatan yang lebih modern dan fleksibel.Luciano menyebut gaya Herdman sebagai 'bunglon' karena mampu beradaptasi dengan berbagai situasi di lapangan.
"Kalau John Herdman ini menurut saya modernitas dinamis dan versatilitas. Herdman dikenal dengan pendekatan ‘bunglon’. Formasi tiga beknya sangat cair dan sering kali berubah menjadi empat bek di tengah pertandingan," paparnya.
Pendekatan ini memungkinkan Timnas Indonesia lebih variatif dalam membangun serangan maupun bertahan. Herdman juga fokus menciptakan keunggulan jumlah pemain di area tertentu.
"Fungsi utamanya untuk menciptakan overload (keunggulan jumlah pemain) di lini tengah dan mengeksploitasi lebar lapangan," tutup Luciano Leandro.
Disadur dari: Bola.com/Ana Dewi/Hendry Wibowo
Published: 29/03/2026
Advertisement
Berita Terkait
-
Tim Nasional 31 Oktober 2026 23:47Mimpi-mimpi Mitchell Baker: Bermain di Piala Dunia dan Premier League
-
Bola Indonesia 31 Oktober 2026 17:44Hasil BRI Super League: Madura United Raih Poin Penuh dari Markas PSM Makassar
-
Tim Nasional 31 Oktober 2026 16:36Legenda Thailand Dukung Timnas Indonesia ke Piala Dunia 2030
LATEST UPDATE
-
Tim Nasional 31 Oktober 2026 23:47Mimpi-mimpi Mitchell Baker: Bermain di Piala Dunia dan Premier League
-
Liga Inggris 31 Oktober 2026 22:39Kata-kata Michael Carrick Usai Manchester United Dihajar Chelsea
-
Liga Inggris 31 Oktober 2026 22:02Lisandro Martinez yang Konyol!
BERITA LAINNYA
-
tim nasional 31 Oktober 2026 23:47Mimpi-mimpi Mitchell Baker: Bermain di Piala Dunia dan Premier League
-
tim nasional 31 Oktober 2026 16:36Legenda Thailand Dukung Timnas Indonesia ke Piala Dunia 2030
-
tim nasional 29 Oktober 2026 17:20Rafael Struick Tegaskan Siap Kembali Perkuat Timnas Indonesia
SOROT
-
Liputan6 31 Oktober 2026 00:27Prabowo Ingatkan Generasi Muda Jangan Malas Belajar Sejarah
-
Liputan6 30 Oktober 2026 23:40Naik Whoosh dari Cimahi, Prabowo Sapa Warga di Stasiun Halim
-
Liputan6 30 Oktober 2026 22:56Hadiah Istimewa Pramono untuk 10 Lurah Finalis Benyamin S Award
-
Liputan6 30 Oktober 2026 21:45Menteri Wihaji: Perbaiki Negara Dimulai dari Keluarga
-
Liputan6 30 Oktober 2026 20:48SMA Taruna Nusantara Kini Gratis, Prabowo Perluas Jadi 6 Kampus
MOST VIEWED
Rafael Struick Tegaskan Siap Kembali Perkuat Timnas Indonesia
Calon Lawan Timnas Indonesia di FIFA Matchday November 2026 Masih Misterius, PSSI: Kami Masih Mencari
Cerita Unik Mitchell Baker, Striker Timnas Indonesia yang Nyaris Magang di Wall Street
Update Nasib Piala Asia 2027, Erick Thohir Ungkap Jadwal Rapat Exco AFC
HIGHLIGHT
Chelsea Rebut Morgan Rogers, Ini 5 Pemain yang Bis...
Gagal Dapat Michael Olise? Ini 5 Galactico Alterna...
7 Pemain Manchester United yang Wajib Bersinar di ...
8 Pemain Arsenal yang Berpotensi Dilepas untuk Dan...
5 Alternatif Lebih Murah dari Bradley Barcola yang...
Gagal Dapat Vinicius Junior? Ini 5 Winger yang Bis...
7 Transfer yang Bisa Dituntaskan Manchester United...














:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5382303/original/097438400_1760576399-Chief_Executive_Officer__CEO__Danantara__Rosan_Perkasa_Roeslani_-1.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9382832/original/057071200_1793012315-Prabowo_Subianto_1.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9386841/original/019767400_1793378421-presidenri.go.id-30102026232744-6ae4c580aa9360.38613246-e1793377727603.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9386830/original/012264700_1793375966-IMG_1430.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9386812/original/083859800_1793371732-IMG_1252.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9386790/original/076408100_1793368092-28f33103-de2e-4df7-828d-659c9aef0269.jpg)

