PSSI Masih Cari Lawan Uji Coba untuk Timnas Indonesia

Yaumil Azis | 15 Januari 2022 19:29
Timnas Indonesia di laga di leg 1 final Piala AFF 2020 melawan Thailand di National Stadium, Singapura (29/12/2021) malam WIB. (c) AP Photo

Bola.net - PSSI kesulitan mencari lawan uji coba buat Timnas Indonesia untuk FIFA Matchday periode 24 Januari-1 Februari 2022. Penyebabnya karena lonjakan kasus COVID-19 varian omicron yang kini terjadi di sejumlah negara, termasuk Indonesia.

PSSI terpaksa mencari lagi lawan latih tanding untuk skuad Garuda karena Bangladesh batal datang ke Indonesia. Sebab, ada beberapa pemain mereka yang belum mendapatkan vaksin dosis kedua.

Sementara warga negara asing yang mau masuk ke Indonesia harus sudah divaksin dua kali. Mereka juga wajib menjalani karantina selama beberapa hari.

"Sampai sekarang masih belum ada keputusan penggantinya. Sebab situasinya berubah karena omicron. Kalau nanti situasinya berubah menjadi lebih baik, kami akan lakukan komunikasi kembali," ujar Ketua Umum (Ketum) PSSI, Mochamad Iriawan, kepada wartawan.

"Kalau daftar calon lawan Timnas Indonesia sebenarnya sudah ada. Namun karena situasi, kami belum bisa sampaikan," katanya menambahkan.

Baca halaman berikutnya ya Bolaneters

1 dari 1 halaman

Kandidat Pengganti

Meski demikian, PSSI sudah punya beberapa kandidat pengganti Bangladesh. Namun, belum ada keputusan pasti karena kondisi saat ini.

"Pengganti Bangladesh sebagai lawan Timnas Indonesia satu di antaranya adalah Brunei Darussalam," tutur Iwan Bule, sapaan akrab Mochamad Iriawan.

"Namun, Brunei Darussalam dan negara lainnya juga pasti berpikir untuk datang ke Indonesia. Sementara penerbangan internasional ke Bali juga masih ditutup," imbuh mantan Kapolda Metro Jaya ini.

Dari awal, PSSI memang menginginkan agar laga uji coba Timnas Indonesia pada FIFA Matchday periode pertama tahun ini digelar di Pulau Dewata. Sebab, para pemain yang berkiprah di BRI Liga 1 2021/2022 sedang berada di sana karena seri keempat berlangsung di Bali.

(Bola.net/Fitri Apriani)

KOMENTAR

BERIKAN KOMENTAR