
Bola.net - Ketua Umum PSSI, Erick Thohir kembali memperkuat komitmen federasi dalam membangun ekosistem sepak bola nasional yang berkelanjutan dan sehat. Kali ini, fokusnya bukan pada aspek kompetisi, infrastruktur, atau pengembangan wasit, melainkan pada kesejahteraan jangka panjang para pemain.
Dalam keterangan publik terbaru, Erick menekankan urgensi pembangunan sistem perlindungan sosial bagi pesepak bola. Mulai dari asuransi kesehatan hingga dana pensiun, mengadopsi praktik terbaik yang telah berjalan di Eropa.
"Selama ini kita dorong yang bisa cepat dulu, seperti asuransi kesehatan untuk pemain timnas. Tapi ke depan, harus kita pikirkan dana pensiun," kata Erick.
Pernyataan tersebut seolah membuka babak baru dalam pengelolaan sepak bola nasional. PSSI tidak lagi hanya terpaku pada pencapaian prestasi di lapangan, tetapi juga mulai memperhatikan aspek perlindungan jangka panjang bagi para pemain yang selama ini hampir tidak pernah menjadi bahan diskusi publik.
Langkah Cepat: Asuransi Kesehatan untuk Timnas
Inisiatif pertama yang sudah direalisasikan adalah pemberian asuransi kesehatan untuk pemain tim nasional. Program ini dijalankan melalui kolaborasi antara PSSI dan Mandiri Inhealth yang diumumkan pada awal tahun ini.
Dalam skema tersebut, seluruh pemain timnas baik putra maupun putri memperoleh perlindungan kesehatan selama masa bakti mereka membela skuad Garuda. Kebijakan ini disebut Erick Thohir sebagai "quick win" atau pencapaian cepat.
Menurutnya, langkah ini merupakan wujud nyata kepedulian PSSI terhadap pemain tanpa perlu menanti sistem jangka panjang yang lebih rumit. Namun sejumlah pertanyaan kemudian muncul: apakah perlindungan ini berakhir ketika status mereka sebagai pemain timnas usai?
Bagaimana dengan nasib pemain-pemain yang hanya berkarier di level klub? Dan bagaimana masa depan mereka setelah memutuskan gantung sepatu?
Mimpi Besar: Dana Pensiun Ala Eropa
Tidak berhenti pada program asuransi, Erick membuka wacana yang lebih ambisius: pembentukan skema dana pensiun bagi pesepak bola dengan mengadopsi model yang diterapkan di Eropa. "Salah satu yang kita dorong di yayasan adalah memberi asuransi kesehatan pada pemain timnas. Itu quick win. Tapi ke depan, salah satunya dana pensiun seperti di Eropa," ujarnya.
Di sejumlah negara Eropa seperti Jerman, Inggris, dan Belanda, pemain sepak bola profesional secara otomatis terdaftar dalam program pensiun yang terkoordinasi dengan asosiasi pemain, klub, dan pemerintah. Dana iuran dipotong dari gaji pemain dan disetor secara berkala selama masa aktif mereka.
Skema ini menjadi jaring pengaman ketika pemain mengalami cedera serius, gagal memperoleh kontrak, atau memasuki usia pensiun tanpa tabungan yang memadai. Bagi Indonesia, gagasan ini terdengar sangat visioner.
Namun realisasinya tidaklah sederhana. Erick sendiri mengakui bahwa skema dana pensiun memerlukan keterlibatan berbagai pihak, termasuk dukungan dari pemerintah.
Tantangan: Struktur, Regulasi, dan Pola Pikir
Menginisiasi dana pensiun untuk atlet, khususnya pesepak bola, berarti menyentuh wilayah yang selama ini belum tertata dengan baik. Di luar segelintir pemain bintang yang memiliki penghasilan besar, mayoritas pesepak bola Indonesia terutama di Liga 2 dan 3 masih bergantung pada kontrak jangka pendek, seringkali tanpa jaminan kesehatan atau sosial.
Permasalahan lain adalah rendahnya literasi keuangan di kalangan pemain. Banyak di antara mereka yang pensiun dalam kondisi finansial yang memprihatinkan karena tidak adanya mekanisme tabungan jangka panjang atau perencanaan pasca-karier.
Untuk itu, pendekatan yang sistemik menjadi kunci utama. Diperlukan regulasi bersama antara PSSI, operator liga, klub, dan institusi keuangan atau asuransi agar sistem ini bukan sekadar wacana, melainkan menjadi bagian integral dari kontrak dan manajemen karier pemain sejak awal.
Jangan sampai ketinggalan infonya
- Kata Pelatih Vietnam Kim Sang-sik: Timnas Indonesia Bakal Lebih Sulit Dikalahkan Kalau Shin Tae-yong Pelatihnya
- Elkan Baggott Resmi Masuk Tim Utama Ipswich Town 2025/2026, Ini Nomor Punggungnya
- Erick Thohir: ChatGPT Prediksi Peluang Timnas Indonesia Lolos ke Piala Dunia 2026 Hanya 7 Persen
- Kabar Positif Dari Erick Thohir Terkait Usaha Penambahan Pemain Naturalisasi Timnas Indonesia
- Siapa tuh? Erick Thohir Setor Nama Pemain yang Akan Dinaturalisasi ke Timnas Indonesia Pada Menkum
Advertisement
Berita Terkait
-
Bola Indonesia 26 Juni 2026 13:42RESMI: Persib Bandung Sudah Lepas 4 Pemain Asing
LATEST UPDATE
-
Piala Dunia 28 Juni 2026 04:44Prediksi Piala Dunia 2026: Jerman vs Paraguay 30 Juni 2026
-
Piala Dunia 28 Juni 2026 04:23Prediksi Piala Dunia 2026: Brasil vs Jepang 30 Juni 2026
-
Piala Dunia 28 Juni 2026 03:50Prediksi Piala Dunia 2026: Afrika Selatan vs Kanada 29 Juni 2026
-
Piala Dunia 28 Juni 2026 02:11Link Nonton Live Streaming Piala Dunia 2026: RD Kongo vs Uzbekistan
-
Piala Dunia 28 Juni 2026 02:06Link Nonton Live Streaming Piala Dunia 2026: Kolombia vs Portugal
BERITA LAINNYA
-
tim nasional 18 Juni 2026 20:11Wow! FAM Pecat CEO dan Seluruh Staff Kepelatihan Timnas Malaysia
SOROT
-
Liputan6 27 Juni 2026 17:30Survei Puspoll: 6 Program Pemerintah yang Dianggap Penting Rakyat
-
Liputan6 27 Juni 2026 13:00Modal Hadiah Lomba, Eks Persit Ini Bawa Soya Ayu Masuk Indomaret
-
Liputan6 27 Juni 2026 10:00Mensesneg Luruskan Ucapan Prabowo soal Pemimpin Terpilih
-
Liputan6 26 Juni 2026 20:16Prabowo: Saya Libatkan Profesor di Setiap Bidang Pemerintahan
MOST VIEWED
Aaron Ramsey Jadi Bos Baru Oxford United, Nasib Ole Romeny dan Marselino Ferdinan Bakal Bertahan?
FC Twente Disebut Kesal pada Mees Hilgers: Bek Timnas Indonesia Absen 2 Kali Latihan Tanpa Kabar
Vietnam Kembangkan Skema Bola Mati Jelang Piala AFF 2026, Timnas Indonesia Wajib Waspada
Kunjungi Jakarta, Edwin van der Sar Dukung Timnas Indonesia Bermain di Piala Dunia Suatu Saat Nanti
HIGHLIGHT
6 Calon Pengganti Marc Cucurella di Chelsea, Ada B...
10 Target Transfer Arsenal yang Patut Dipantau di ...
Dari Pele hingga Gilberto Mora, Inilah 10 Pemain T...
3 Pemain Bournemouth yang Bisa Dibawa Andoni Iraol...
4 Bek Top yang Jadi Target Real Madrid pada Bursa ...
Man United atau Fenerbahce? 5 Klub yang Bisa Jadi ...
Arsenal Cari Winger Kiri Baru, Ini 5 Kandidatnya

















:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8583652/original/076247100_1782545739-Surveii.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8577482/original/047188100_1782535408-WhatsApp_Image_2026-06-27_at_07.42.42.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8540352/original/073465000_1782477289-Prabss.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5550839/original/029409500_1775710216-foto2.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8541099/original/093711400_1782478511-Jepretan_Layar_2026-06-23_pukul_19.52.31.jpg)
