Saatnya Pembuktian! Rekam Jejak John Herdman Dibanding Pelatih Kamboja

Saatnya Pembuktian! Rekam Jejak John Herdman Dibanding Pelatih Kamboja
Ekspresi pelatih Timnas Indonesia John Herdman di laga lawan Timnas Mozambik, Selasa (9/6/2026). (c) Bola.net/Bagaskara Lazuardi

Bola.net - Laga Timnas Indonesia melawan Kamboja pada pembuka Grup A Piala AFF 2026 tidak hanya mempertemukan dua tim, tetapi juga dua pelatih dengan latar belakang berbeda. John Herdman dan Koji Gyotoku akan saling beradu strategi untuk pertama kalinya.

Pertandingan yang digelar di Stadion Pakansari, Kabupaten Bogor, pada Senin (27/7/2026) menjadi momen penting bagi keduanya. Hasil laga ini bisa menjadi awal yang menentukan perjalanan masing-masing tim di fase grup.

Bagi Herdman, turnamen ini menjadi pengalaman pertamanya memimpin Timnas Indonesia di Piala AFF sejak ditunjuk sebagai pelatih pada Januari 2026. Sementara itu, Gyotoku datang dengan bekal pengalaman setelah sebelumnya pernah mendampingi Kamboja di ajang yang sama.

Kedua pelatih tentu memiliki pendekatan dan rekam jejak yang berbeda sepanjang kariernya. Berikut perbandingan perjalanan John Herdman dan Koji Gyotoku menjelang duel Indonesia melawan Kamboja di Piala AFF 2026.

Reputasi John Herdman

Reputasi John Herdman

John Herdman pada laga Timnas Indonesia vs Oman di FIFA Matchday edisi Juni 2026 (c) Abdul Aziz

John Herdman membawa segudang pengalaman yang mengesankan saat mulai bekerja sebagai arsitek Timnas Indonesia. Kariernya mulai melejit saat menukangi Timnas Putri Kanada pada periode 2011 hingga 2018.

Sebab, dalam rentang waktu itu, Herdman sukses membawa Kanada meraih medali perunggu Olimpiade 2012 dan 2016 secara back to-back, setelah sempat meloloskan anak asuhnya ke perempat final Piala Dunia Wanita 2015.

Setelah itu, Herdman giliran membawa Timnas Kanada lolos ke Piala Dunia 2022. Ini merupakan prestasi tersendiri karena sebelumnya tim berjuluk Les Rouges itu sempat absen 36 tahun di kejuaraan paling elite dunia tersebut.

Selama masa kerjanya itu, pelatih kelahiran Inggris ini mendapatkan apresiasi luar biasa karena mengubah kultur tim nasional Kanada. Dia sukses mengatrol level sepak bola Kanada, baik di dalam maupun luar negeri, termasuk membangun fondasi yang kuat ketika negara tersebut menjadi tuan rumah Piala Dunia 2026.

Rekam Jejak Koji Gyotoku

Sementara itu, Koji Gyotoku memang memiliki pengalaman yang jauh lebih panjang, terutama jika berbicara di kawasan Asia. Kariernya telah malang melintang, baik saat menukangi klub maupun ditunjuk menakhodai tim nasional.

Mulanya, dia mengasuh klub Jepang, Shimizu S-Pulse, di beberapa peran yang berbeda pada periode 2003-2008. Lalu, dia dipercaya menangani Timnas Bhutan (2008-2010), sebelum beralih ke klub lokal Omiya Ardija (2010-2011) dan FC Gifu (2012-2013).

Setelah itu, dia sempat bertugas bersama Timnas Nepal (2016-2018), lalu fokus membantu perkembangan sepak bola Kamboja ketika ditunjuk menjadi pelatih skuad junior pada 2019. Awalnya, dia hanya mengasuh skuad U-21.

Namun, pada tahun-tahun berikutnya, ia sempat dipercaya mengasuh U-17 dan U-23. Puncaknya, pada periode 2024, dia menjadi caretaker Timnas Kamboja senior, lalu dipertahankan sebagai pelatih tetap pada 2025.

Jadi Pertemuan Perdana

Jadi Pertemuan Perdana

Aksi John Herdman pada laga Timnas Indonesia lawan Saint Kitts and Nevis pada FIFA Series di Stadion Gelora Bung Karno, Jumat (27/3) (c) M. Iqbal Ichsan

John Herdman memang memiliki bekal yang cukup baik menjelang laga pertamanya di Piala AFF 2026. Sepanjang tahun ini, dia sudah memperoleh empat kesempatan menghadapi laga internasional resmi dalam kalender FIFA.

Hasilnya, pelatih berusia 51 tahun itu sukses membawa skuad Garuda menang tiga kali, yakni saat bersua St Kitts and Nevis (4-0), Oman (3-0), dan Mozambik (1-0). Lalu, satu laga lainnya melawan Bulgaria berakhir dengan kekalahan 0-1.

Sementara itu, Koji Gyotoku sudah pernah memimpin anak asuhnya di Piala AFF 2024. Sayangnya, ketika bersaing di Grup A, mereka mencatatkan satu kemenangan, satu imbang, dan dua kekalahan, sehingga gagal lolos ke semifinal.

Meskipun demikian, skuad Garuda juga harus berhati-hati karena skuad Angkor Warriors telah memperlihatkan tren positif pada tahun ini karena bisa menang atas Bhutan (4-0) dan Hong Kong (2-0), pada FIFA Matchday Juni 2026 lalu.

Disadur dari: Bola.com (Radifa Arsa, Wiwig Prayugi) 24 Juli 2026