
Bola.net - Penampilan impresif yang ditunjukkan oleh Timnas Singapura diyakini bakal menjadi ujian berat bagi Skuad Garuda, julukan Timnas Indonesia. Karena itulah, seri bisa jadi merupakan hasil yang paling adil dalam laga antara kedua tim tersebut, Rabu(28/11) sore nanti.
"Secara pribadi, tentu saja saya berharap Indonesia bisa menang di pertandingan ini. Namun, saya rasa, hasil seri adalah suatu hal yang cukup bagus," ujar mantan Pelatih Persema Malang, Timo Scheunemann pada Bola.net, Rabu (28/11).
"Asal pemain nggak kecapekan dan bisa memperbaiki kerjasama, kita bisa paling tidak meraih hasil seri. Mereka memiliki modal semangat juang yang bagus," sambung pemegang Lisensi A Kepelatihan dari UEFA ini.
Menurut Timo, dalam laga sebelumnya, Singapura mampu menunjukkan permainan yang impresif. Alhasil, Malaysia, yang berstatus sebagai tuan rumah, harus rela dibekuk tiga gol tanpa balas. Sementara, di laga perdana, Indonesia gagal meraih poin penuh dan dengan susah payah hanya mampu meraih hasil imbang melawan Laos.
Lebih lanjut, Timo menambahkan, para penggawa Indonesia harus mampu memperbaiki penyelesaian akhir mereka. Menurutnya, hal ini merupakan sesuatu yang sangat krusial dan menentukan hasil pertandingan.
"Saat lawan Laos, misalnya. Kalau kita bisa memanfaatkan peluang-peluang yang kita dapat di awal pertandingan untuk menjadi gol, tentunya hasilnya akan berbeda," Timo menandaskan. (den/row)
"Secara pribadi, tentu saja saya berharap Indonesia bisa menang di pertandingan ini. Namun, saya rasa, hasil seri adalah suatu hal yang cukup bagus," ujar mantan Pelatih Persema Malang, Timo Scheunemann pada Bola.net, Rabu (28/11).
"Asal pemain nggak kecapekan dan bisa memperbaiki kerjasama, kita bisa paling tidak meraih hasil seri. Mereka memiliki modal semangat juang yang bagus," sambung pemegang Lisensi A Kepelatihan dari UEFA ini.
Menurut Timo, dalam laga sebelumnya, Singapura mampu menunjukkan permainan yang impresif. Alhasil, Malaysia, yang berstatus sebagai tuan rumah, harus rela dibekuk tiga gol tanpa balas. Sementara, di laga perdana, Indonesia gagal meraih poin penuh dan dengan susah payah hanya mampu meraih hasil imbang melawan Laos.
Lebih lanjut, Timo menambahkan, para penggawa Indonesia harus mampu memperbaiki penyelesaian akhir mereka. Menurutnya, hal ini merupakan sesuatu yang sangat krusial dan menentukan hasil pertandingan.
"Saat lawan Laos, misalnya. Kalau kita bisa memanfaatkan peluang-peluang yang kita dapat di awal pertandingan untuk menjadi gol, tentunya hasilnya akan berbeda," Timo menandaskan. (den/row)
Advertisement
Berita Terkait
LATEST UPDATE
-
Piala Dunia 7 Juni 2026 02:50Hasil Portugal vs Chili: Selecao Menangkan Duel 10 Lawan 10!
-
Piala Dunia 7 Juni 2026 02:30Prediksi Maroko vs Norwegia 8 Juni 2026
-
Piala Dunia 7 Juni 2026 01:59Prediksi Kroasia vs Slovenia 8 Juni 2026
-
Liga Inggris 7 Juni 2026 00:40Manchester United Kejar Tonali, Newcastle Minta 115 Juta Euro
BERITA LAINNYA
SOROT
-
Liputan6 6 Juni 2026 20:10CFD Rasuna Said Kembali Hadir Besok, Simak Keseruannya
-
Liputan6 6 Juni 2026 16:47DPO Anak Punk yang Tusuk Pedagang di Lampung Akhirnya Ditangkap
-
Liputan6 6 Juni 2026 15:31Kementerian ATR/BPN Kejar Sertifikasi 100 Persen Tanah Wakaf di 2028
MOST VIEWED
Nonton Live Streaming FIFA Matchday 2026: Indonesia vs Oman
Link Live Streaming Timnas Indonesia vs Oman di FIFA Matchday
Nonton Live Streaming Timnas Indonesia vs Oman di SCTV dan Indosiar - FIFA Matchday
Jadwal Timnas Indonesia U-19 di Piala AFF U-19 2026, Siaran Langsung Indosiar dan SCTV, Live Streaming Vidio
HIGHLIGHT
Chelsea Era Baru: 5 Bintang yang Bisa Bersinar di ...
Masa Depan Marcus Rashford Menggantung! 5 Klub Ini...
5 Destinasi Potensial Dani Carvajal Setelah Tingga...
Ke Mana Pep Guardiola Setelah Man City? Ini 7 Kand...
Darurat Lini Depan Liverpool: 4 Opsi Pengganti Hug...
Daftar Manajer Termuda Juara Premier League, Mikel...
4 Pelatih yang Bisa Gantikan Pep Guardiola di Manc...















:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7423398/original/034099100_1780200717-CFD_Rasuna_Said.jpeg)
![[Kolom Pakar] Prof Tjandra Yoga Aditama: Gunakan Momentum untuk Penilaian Dampak Kesehatan MBG [Kolom Pakar] Prof Tjandra Yoga Aditama: Gunakan Momentum untuk Penilaian Dampak Kesehatan MBG](https://cdn0-production-images-kly.akamaized.net/tITdedV3H-UtIN8YQVCvyxd8MBc=/673x379/smart/filters:quality(75):strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5084734/original/085391600_1736341642-20250108-Tjandra_Yoga_Aditama-ANG_6.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/826784/original/062893300_1426130957-illustration111.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7908606/original/011431000_1780739237-1001334760.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7906760/original/020408400_1780737353-Tenda_jemaah_haji_di_dekat_Jamarat__Mina__Makkah__Arab_Saudi.__Asnida_Riani_Liputan6.com_Media_Center_Haji_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5185504/original/083767400_1744433482-WhatsApp_Image_2025-04-12_at_09.58.00.jpeg)

