
Bola.net - Kabar kurang sedap berhembus dari Timnas Indonesia senior jelang keberangkatannya ke Vietnam. Dua dari tiga pemain andalan Nil Maizar dikabarkan dicoret karena indisipliner.
Pelatih kepala Timnas Senior, Nil Maizar menuturkan bahwa saat ini tinggal tersisa 21 pemain saja di Surabaya. Selain striker yang akrab disapa Tibo itu, Yosua Pahabol dan bek Valentino Telaubun harus pergi meninggalkan pemusatan latihan dan urung turut serta ke Vietnam.
Namun, Nil membantah kalau ketiganya tercoret atau didepak dari timnya. "Mereka ijin dan ada yang cedera," ujar Nil saat dikonfirmasi, Selasa (18/9).
Memang, ramai beredar kabar kalau Tibo dan Pahabol dicoret oleh Nil. Apalagi latar belakang mereka yang juga pernah dicoret dari Timnas sebelumnya. Ya, saat era Alfred Riedl, Tibo pernah dicoret karena indisipliner. Sementara Pahabol, sempat ditinggal Aji Santoso di hotel kala menghadapi Singapura pada babak kualifikasi Pra Piala Asia U-22 di Pekanbaru lalu. Saat itu, Pahabol pergi seharian tanpa pamit.
Dugaan mereka dicoret kian menguat. Dua hari sebelum menjamu Vietnam Sabtu lalu, Tibo dilarang ikut latihan karena telat bangun. Mantan striker Persipura Jayapura ini pun harus rela berangkat dari bangku cadangan di laga yang berakhir imbang tanpa gol itu. Sementara Pahabol harus rela menjadi penghangat bangku cadangan saja.
Akan tetapi lagi-lagi Nil Membantah. "Tibo ijin pulang karena istrinya sakit. Valentino juga ijin keluarga. Kalau Pahabol dia cedera paha," pungkas mantan pelatih Semen Padang ini. (fjr/dzi)
Pelatih kepala Timnas Senior, Nil Maizar menuturkan bahwa saat ini tinggal tersisa 21 pemain saja di Surabaya. Selain striker yang akrab disapa Tibo itu, Yosua Pahabol dan bek Valentino Telaubun harus pergi meninggalkan pemusatan latihan dan urung turut serta ke Vietnam.
Namun, Nil membantah kalau ketiganya tercoret atau didepak dari timnya. "Mereka ijin dan ada yang cedera," ujar Nil saat dikonfirmasi, Selasa (18/9).
Memang, ramai beredar kabar kalau Tibo dan Pahabol dicoret oleh Nil. Apalagi latar belakang mereka yang juga pernah dicoret dari Timnas sebelumnya. Ya, saat era Alfred Riedl, Tibo pernah dicoret karena indisipliner. Sementara Pahabol, sempat ditinggal Aji Santoso di hotel kala menghadapi Singapura pada babak kualifikasi Pra Piala Asia U-22 di Pekanbaru lalu. Saat itu, Pahabol pergi seharian tanpa pamit.
Dugaan mereka dicoret kian menguat. Dua hari sebelum menjamu Vietnam Sabtu lalu, Tibo dilarang ikut latihan karena telat bangun. Mantan striker Persipura Jayapura ini pun harus rela berangkat dari bangku cadangan di laga yang berakhir imbang tanpa gol itu. Sementara Pahabol harus rela menjadi penghangat bangku cadangan saja.
Akan tetapi lagi-lagi Nil Membantah. "Tibo ijin pulang karena istrinya sakit. Valentino juga ijin keluarga. Kalau Pahabol dia cedera paha," pungkas mantan pelatih Semen Padang ini. (fjr/dzi)
Advertisement
Berita Terkait
LATEST UPDATE
-
Liga Inggris 6 Juni 2026 19:02Transfer Ederson ke Manchester United 100 Persen Selesai
BERITA LAINNYA
SOROT
-
Liputan6 6 Juni 2026 16:47DPO Anak Punk yang Tusuk Pedagang di Lampung Akhirnya Ditangkap
-
Liputan6 6 Juni 2026 15:31Kementerian ATR/BPN Kejar Sertifikasi 100 Persen Tanah Wakaf di 2028
-
Liputan6 6 Juni 2026 14:53Saat Otoritas Ekonomi Bergerak di Tengah Gejolak Rupiah
MOST VIEWED
Nonton Live Streaming FIFA Matchday 2026: Indonesia vs Oman
Link Live Streaming Timnas Indonesia vs Oman di FIFA Matchday
Nonton Live Streaming Timnas Indonesia vs Oman di SCTV dan Indosiar - FIFA Matchday
Jadwal Timnas Indonesia U-19 di Piala AFF U-19 2026, Siaran Langsung Indosiar dan SCTV, Live Streaming Vidio
HIGHLIGHT
Chelsea Era Baru: 5 Bintang yang Bisa Bersinar di ...
Masa Depan Marcus Rashford Menggantung! 5 Klub Ini...
5 Destinasi Potensial Dani Carvajal Setelah Tingga...
Ke Mana Pep Guardiola Setelah Man City? Ini 7 Kand...
Darurat Lini Depan Liverpool: 4 Opsi Pengganti Hug...
Daftar Manajer Termuda Juara Premier League, Mikel...
4 Pelatih yang Bisa Gantikan Pep Guardiola di Manc...















![[Kolom Pakar] Prof Tjandra Yoga Aditama: Gunakan Momentum untuk Penilaian Dampak Kesehatan MBG [Kolom Pakar] Prof Tjandra Yoga Aditama: Gunakan Momentum untuk Penilaian Dampak Kesehatan MBG](https://cdn0-production-images-kly.akamaized.net/tITdedV3H-UtIN8YQVCvyxd8MBc=/673x379/smart/filters:quality(75):strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5084734/original/085391600_1736341642-20250108-Tjandra_Yoga_Aditama-ANG_6.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/826784/original/062893300_1426130957-illustration111.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7908606/original/011431000_1780739237-1001334760.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7906760/original/020408400_1780737353-Tenda_jemaah_haji_di_dekat_Jamarat__Mina__Makkah__Arab_Saudi.__Asnida_Riani_Liputan6.com_Media_Center_Haji_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5185504/original/083767400_1744433482-WhatsApp_Image_2025-04-12_at_09.58.00.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7902225/original/067643200_1780732416-IMG_2963.jpg)

