
Bola.net - Timnas Indonesia bersiap menghadapi FIFA Series Maret 2026 dengan wajah baru. Pelatih anyar John Herdman membawa pendekatan berbeda dalam menyusun komposisi pemain. Turnamen ini jadi panggung awal perubahan.
Laga debut akan digelar pada 27 Maret 2026 di Stadion Utama Gelora Bung Karno. Indonesia dijadwalkan menghadapi Saint Kitts and Nevis. Ini menjadi ujian pertama Herdman.
Sorotan utama bukan hanya pada lawan. Komposisi pemain yang dipilih Herdman justru memantik perhatian. Ada pola yang cukup mencolok.
Dari 24 pemain yang dipanggil, tidak ada gelandang serang murni. Ini menjadi indikasi kuat perubahan filosofi permainan Timnas Indonesia.
Situasi ini membuka ruang analisis lebih dalam. Herdman tampaknya sedang membangun fondasi taktik baru. FIFA Series 2026 menjadi titik awal eksperimen tersebut.
Tanpa Playmaker, Herdman Ubah Struktur Permainan

Absennya playmaker murni menjadi keputusan yang tidak biasa. Selama ini, Timnas Indonesia identik dengan gelandang kreatif. Kini, pendekatan itu mulai ditinggalkan.
Mayoritas gelandang yang dipanggil adalah tipe pekerja. Nama seperti Joey Pelupessy dan Ivar Jenner dikenal sebagai gelandang bertahan. Mereka kuat dalam duel dan distribusi sederhana.
Selain itu, ada pemain dengan peran hibrida. Jordi Amat, Calvin Verdonk, dan Nathan Tjoe-A-On masuk kategori ini. Mereka fleksibel dalam transisi posisi.
Situasi ini menunjukkan fokus pada keseimbangan dan kontrol ruang. Herdman tampaknya ingin membangun tim yang solid secara struktural, bukan bergantung pada kreativitas individu.
Alternatif Playmaker dari Posisi Non-Tradisional

Meski tanpa playmaker murni, Herdman masih memiliki opsi. Beckham Putra bisa dimainkan sebagai gelandang serang. Namun, perannya lebih sering sebagai winger di klub.
Eliano Reijnders juga pernah mengisi posisi tersebut. Akan tetapi, dalam perkembangan terakhir, ia lebih sering bermain sebagai bek sayap. Fleksibilitas menjadi kunci.
Nama lain seperti Dony Tri Pamungkas juga menarik. Ia pernah berperan sebagai playmaker di level U-23. Namun, belum tentu menjadi pilihan utama.
Artinya, kreativitas tidak hilang sepenuhnya. Hanya saja, distribusinya tersebar ke beberapa pemain. Ini berbeda dari sistem konvensional.
Gaya Cepat dan Minim Dribel Jadi Identitas Baru

Komposisi skuad juga memperlihatkan minimnya pemain bertipe dribbler. Ini menguatkan dugaan perubahan gaya bermain. Herdman cenderung memilih pemain dengan fisik kuat.
Pendekatan ini mengarah pada permainan cepat dan langsung. Transisi menjadi fokus utama. Bola tidak lama berada di kaki pemain.
Mantan pemain nasional, Alexander Sununu, melihat pola ini sebagai strategi yang disengaja. Pemilihan pemain dinilai sudah sesuai dengan rencana pelatih.
"Saya kira John Herdman ingin Timnas Indonesia bermain cepat dan sedikit mengurangi peran para gelandang. Sebagai pelatih baru, dia harus berani bereksperimen di laga debutnya bersama Timnas Indonesia," tuturnya.
Baca Ini Juga:
- Mengenal Emilia Achmadi, Eks Ahli Gizi Persija yang Jadi Senjata Baru Timnas Indonesia Era John Herdman
- Disorot dan Diperdebatkan, Beckham Putra Tetap Tenang: Fokus Buktikan Diri di Timnas Indonesia
- Tim Kepelatihan Timnas Indonesia Era John Herdman: Ada 9 Asisten, 4 Lokal, dan Eks Kapten Kanada Ikut Memimpin
- Menebak Gaya Main Timnas Indonesia Era John Herdman: Minim Dribel dan Kick and Rush
- Komentar Jujur Pelatih Saint Kitts and Nevis: Sudah Kenal Lama John Herdman, Penuh Motivasi
Advertisement
Berita Terkait
-
Bola Indonesia 16 Agustus 2026 10:26Persib Menang 3-0 atas Sabah FC, Marc Klok Ungkap Hal yang Lebih Penting
LATEST UPDATE
-
Liga Inggris 17 Agustus 2026 06:103 Hal yang Bisa Dipelajari dari Kemenangan 3-0 Arsenal atas Man City
-
Liga Inggris 16 Agustus 2026 23:53Bekuk Manchester City di Community Shield, Performa Arsenal Mendekati Sempurna
-
Liga Inggris 16 Agustus 2026 23:45Juara di Tahun 2026, Apakah Arsenal Raja-nya Community Shield?
-
Liga Inggris 16 Agustus 2026 23:35Arsenal Juara Community Shield, Martin Odegaard: Semoga Trofi Lainnya Menyusul!
-
Liga Inggris 16 Agustus 2026 23:10Dipecat MU, Harry Maguire Doakan Ruben Amorim Sukses di AC Milan
-
Liga Inggris 16 Agustus 2026 23:07Man of the Match Arsenal vs Manchester City: Christos Tzolis
BERITA LAINNYA
-
tim nasional 14 Agustus 2026 18:44Dugaan Pengaturan Skor Mencuat, Integritas Piala AFF 2026 Diuji
-
tim nasional 13 Agustus 2026 20:04India Mundur dari FIFA ASEAN Cup 2026 di Indonesia, Lebih Memilih Lawan Brasil
SOROT
-
Liputan6 17 Agustus 2026 06:00Ketika Merah Putih Berkibar di Dasar Laut Pulau Biak
-
Liputan6 17 Agustus 2026 05:22Suasana Haru Selimuti TMP Kalibata Saat Prabowo Pimpin Ziarah Nasional
-
Liputan6 17 Agustus 2026 01:00Kemarau Memuncak, 4 Kecamatan di Banyuwangi Mulai Krisis Air Bersih
-
Liputan6 17 Agustus 2026 00:15Prabowo Pimpin Ziarah Nasional dan Renungan Suci di TMP Kalibata Malam Ini
-
Liputan6 17 Agustus 2026 00:00Menunggu Ombak Surut Demi Merah Putih di Pelosok Pesisir Barat
-
Liputan6 16 Agustus 2026 23:002.557 Pendaki Rayakan HUT ke-81 RI di Puncak Bawakaraeng
HIGHLIGHT
Chelsea Rebut Morgan Rogers, Ini 5 Pemain yang Bis...
Gagal Dapat Michael Olise? Ini 5 Galactico Alterna...
7 Pemain Manchester United yang Wajib Bersinar di ...
8 Pemain Arsenal yang Berpotensi Dilepas untuk Dan...
5 Alternatif Lebih Murah dari Bradley Barcola yang...
Gagal Dapat Vinicius Junior? Ini 5 Winger yang Bis...
7 Transfer yang Bisa Dituntaskan Manchester United...
















:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9325679/original/016909000_1786898891-A60I1426.JPG.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9325694/original/008240400_1786919124-prabowo_ziarah.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9325617/original/034454100_1786884693-Screenshot_2026-08-16-11-21-47-52.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9325680/original/081729900_1786900356-1000408490.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9325624/original/009308200_1786885436-1001556515.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9325631/original/082600700_1786886355-1013020.jpg)
