
Bola.net - Timnas Indonesia U-23 nampaknya sudah menemukan strategi yang tepat untuk menjinakkan Korea Selatan U-23 dalam laga pamungkas Kualifikasi Piala Asia U-23 2016 di Gelora Bung Karno, Selasa (31/3) sore nanti.
Strategi tersebut diungkapkan oleh asisten pelatih Timnas U-23, M Zein Al Hadad. Menurutnya, skuat Garuda Muda harus pandai bermain tempo dalam laga nanti.
"Korea Selatan memiliki kekuatan individual maupun tim. Organisasi permainan juga baik, dari menyerang dan bertahan. Mereka juga punya kecepatan. Karena itu, Kami harus pintar mainkan tempo," ujar Zein.
"Kalau mereka bermain dengan kecepatan, tidak bisa dilawan dengan kecepatan. Kalau ternyata mereka lebih kuat dalam kecepatan, mereka akan menang. Kecepatan harus dilawan dengan kesabaran. Kapan bermain cepat dan kapan menurunkan tempo. Bukannya bermain lambat, tapi memainkan tempo diperlukan agar mereka tidak bisa mengandalkan kecepatannya," tambahnya.
Lebih lanjut, Zein menyatakan timnya membutuhkan dukungan masyarakat untuk mewujudkan kemenangan di laga nanti, yang sekaligus menjadikan Indonesia menjuarai Grup H.
"Laga melawan Korea Selatan menentukan lolos atau tidaknya ke Qatar. Tidak ada kata lain, anak-anak harus fight dan tampil habis-habisan. Kami tentu harus memanfaatkan motivasi untuk lolos. Dukungan dari publik juga dibutuhkan untuk melipatgandakan motivasi. Kami berharap masyarakat datang memberikan dukungan," pungkasnya. [initial]
(esa/pra)
Strategi tersebut diungkapkan oleh asisten pelatih Timnas U-23, M Zein Al Hadad. Menurutnya, skuat Garuda Muda harus pandai bermain tempo dalam laga nanti.
"Korea Selatan memiliki kekuatan individual maupun tim. Organisasi permainan juga baik, dari menyerang dan bertahan. Mereka juga punya kecepatan. Karena itu, Kami harus pintar mainkan tempo," ujar Zein.
"Kalau mereka bermain dengan kecepatan, tidak bisa dilawan dengan kecepatan. Kalau ternyata mereka lebih kuat dalam kecepatan, mereka akan menang. Kecepatan harus dilawan dengan kesabaran. Kapan bermain cepat dan kapan menurunkan tempo. Bukannya bermain lambat, tapi memainkan tempo diperlukan agar mereka tidak bisa mengandalkan kecepatannya," tambahnya.
Lebih lanjut, Zein menyatakan timnya membutuhkan dukungan masyarakat untuk mewujudkan kemenangan di laga nanti, yang sekaligus menjadikan Indonesia menjuarai Grup H.
"Laga melawan Korea Selatan menentukan lolos atau tidaknya ke Qatar. Tidak ada kata lain, anak-anak harus fight dan tampil habis-habisan. Kami tentu harus memanfaatkan motivasi untuk lolos. Dukungan dari publik juga dibutuhkan untuk melipatgandakan motivasi. Kami berharap masyarakat datang memberikan dukungan," pungkasnya. [initial]
Jangan Lewatkan!
- Selain Kalahkan Korsel, Ini Skenario Lolos Timnas U-23
- Manahati dan Evan Dimas Sabar Tunggu Arahan Tim Pelatih
- Zein Al Hadad: Korsel Juga Takut Kepada Indonesia
- Menpora Berharap Timnas U-23 Ulangi Sukses Libas Korsel
- Tantang Korsel, Indonesia Harapkan Bantuan Non-Teknis
- Pelatih Timor Leste: Korsel Lebih Kuat dari Indonesia
- Aji Santoso Tak Ingin Timnas U-23 Silau Kekuatan Korsel
- Ramu Skuat Terkuat, Korea Selatan Songsong Indonesia
Advertisement
Berita Terkait
-
Tim Nasional 17 Desember 2025 10:43Jadwal dan Agenda Timnas Indonesia 2026: Ada FIFA Series dan Piala AFF
-
Tim Nasional 16 Desember 2025 20:32Timnas Indonesia U-22 Gagal Total di SEA Games 2025, PSSI Pecat Indra Sjafri
LATEST UPDATE
-
Tim Nasional 20 Januari 2026 14:49 -
Liga Champions 20 Januari 2026 14:47 -
Liga Inggris 20 Januari 2026 14:40 -
Voli 20 Januari 2026 14:35 -
Liga Champions 20 Januari 2026 14:23 -
Liga Champions 20 Januari 2026 14:18
BERITA LAINNYA
-
tim nasional 20 Januari 2026 14:49 -
tim nasional 20 Januari 2026 09:13 -
tim nasional 20 Januari 2026 09:10 -
tim nasional 20 Januari 2026 09:09 -
tim nasional 20 Januari 2026 08:31 -
tim nasional 19 Januari 2026 20:42
MOST VIEWED
- Yang Unik dari Piala AFF 2026: Durasi Turnamen Rasa Piala Dunia, Padahal Cuma 10 Tim
- RESMI! Timnas Indonesia Melawan Bulgaria, Kepulauan Solomon, dan St Kitts Nevis di FIFA Series Maret 2026
- Kabar 4 Pemain Timnas Indonesia di Thailand: Asnawi Mangkualam Kena Kartu Merah Lagi, Pratama Arhan Comeback
- Ajax Pastikan Jordi Cruyff Tetap Jadi Penasihat Teknis di PSSI Walau Sudah Teken Kontrak Sebagai Direktur Teknik
HIGHLIGHT
- 8 Mantan Anak Buah Ole Gunnar Solskjaer yang Masih...
- 8 Pemain Strasbourg yang Wajib Dipertimbangkan Che...
- Peringkat 9 Manajer Manchester United Setelah Sir ...
- 4 Mantan Bintang Man United yang Pernah Jadi Pelat...
- 4 Pemain Gratis yang Bisa Direkrut Manchester Unit...
- Prediksi Starting XI Chelsea di Bawah Liam Rosenio...
- 10 Pemain Premier League yang Berpotensi Pindah pa...
















:strip_icc()/kly-media-production/medias/5477487/original/061062800_1768828020-Pramono_Anggaran.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5401360/original/036528900_1762165227-Gunung_Kerinci.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5478144/original/057142400_1768893018-Menteri_Hukum_Supratman_Andi_Agtas.png)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5478116/original/036851400_1768892502-Polisi_mengamankan_pelaku_penusukan_di_Pringsewu__Lampung_yang_sempat_diamuk_massa.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5478094/original/098715900_1768891355-Siswa-VS-Guru.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5443020/original/019202300_1765613354-3.jpg)

