
Bola.net - Rencana Tim KPSI yang ingin menjajal kekuatan timnas senior tak mendapat restu dari Manajer Timnas, Habil Marati. Dikhawatirkan oleh Habil jika pertemuan kedua tim tersebut akan menimbulkan preseden buruk dan berpotensi muncul diskriminasi.
"Saya kira itu kurang bagus bahkan cenderung akan memunculkan preseden buruk. Bisa saja nantinya akan muncul diskriminasi," kata Habil Marati di Kantor PSSI Senayan, Jakarta, Rabu (03/10).
Ditambahkan oleh Habil jika hasil pertemuan kedua tim tersebut bisa menjadi blunder yang akan merusak harmonisasi Timnas Indonesia yang saat ini sedang berusaha dibangun kembali.
"Bola ini bundar. Jika tiba-tiba kita (timnas senior) menang masa kayak Bambang Pamungkas akan dibuang? Yang jelas kami ingin mencari yang terbaik," katanya menambahkan.
Namun Habil masih membuka pintu untuk agar kedua tim bisa dipertemukan di lapangan. Habil menawarkan laga hanya sebatas uji coba tanpa syarat dan dipakai untuk menentukan susunan timnas terbaik. "Harmonisasinya itu yang terbaik di IPL dan ISL digabung menjadi satu menjadi timnas," ucap Habil menegaskan.
Sebelumnya pihak KPSI melalui Plt Sekjen PSSI versi La Nyalla Mattalitti, Tigor Shalomboboy mengatakan akan mengirimkan surat resmi kepada pihak manajemen Timnas PSSI untuk menjalani pertandingan uji coba.
Salah satu tujuan yang diinginkan oleh pihak KPSI adalah ingin mencapai pemain terbaik dan layak memperkuat timnas untuk Piala AFF 2012 di Malaysia akhir November nanti.
Sesuai dengan rencana yang diprogramkan oleh ketua KPSI La Nyalla Mattalitti, pertandingan yang mempertemukan Tim KPSI asuhan Alfred Riedl dengan Timnas Indonesia di bawah asuhan Nil Maizar akan dilaksanakan 10 Oktober mendatang. (ant/mac)
"Saya kira itu kurang bagus bahkan cenderung akan memunculkan preseden buruk. Bisa saja nantinya akan muncul diskriminasi," kata Habil Marati di Kantor PSSI Senayan, Jakarta, Rabu (03/10).
Ditambahkan oleh Habil jika hasil pertemuan kedua tim tersebut bisa menjadi blunder yang akan merusak harmonisasi Timnas Indonesia yang saat ini sedang berusaha dibangun kembali.
"Bola ini bundar. Jika tiba-tiba kita (timnas senior) menang masa kayak Bambang Pamungkas akan dibuang? Yang jelas kami ingin mencari yang terbaik," katanya menambahkan.
Namun Habil masih membuka pintu untuk agar kedua tim bisa dipertemukan di lapangan. Habil menawarkan laga hanya sebatas uji coba tanpa syarat dan dipakai untuk menentukan susunan timnas terbaik. "Harmonisasinya itu yang terbaik di IPL dan ISL digabung menjadi satu menjadi timnas," ucap Habil menegaskan.
Sebelumnya pihak KPSI melalui Plt Sekjen PSSI versi La Nyalla Mattalitti, Tigor Shalomboboy mengatakan akan mengirimkan surat resmi kepada pihak manajemen Timnas PSSI untuk menjalani pertandingan uji coba.
Salah satu tujuan yang diinginkan oleh pihak KPSI adalah ingin mencapai pemain terbaik dan layak memperkuat timnas untuk Piala AFF 2012 di Malaysia akhir November nanti.
Sesuai dengan rencana yang diprogramkan oleh ketua KPSI La Nyalla Mattalitti, pertandingan yang mempertemukan Tim KPSI asuhan Alfred Riedl dengan Timnas Indonesia di bawah asuhan Nil Maizar akan dilaksanakan 10 Oktober mendatang. (ant/mac)
Advertisement
Berita Terkait
LATEST UPDATE
-
Liga Spanyol 11 April 2026 19:48 -
Liga Spanyol 11 April 2026 19:21 -
Liga Inggris 11 April 2026 19:02 -
Liga Italia 11 April 2026 18:45 -
Liga Inggris 11 April 2026 18:24 -
Liga Italia 11 April 2026 18:02
BERITA LAINNYA
-
tim nasional 10 April 2026 19:17 -
tim nasional 10 April 2026 19:08 -
tim nasional 10 April 2026 18:55 -
tim nasional 10 April 2026 16:13 -
tim nasional 10 April 2026 16:00 -
tim nasional 10 April 2026 15:01
MOST VIEWED
- Hasil Timnas Futsal Indonesia vs Australia: Menang Dramatis, Skuad Garuda Jadi Juara Grup!
- Nonton Live Streaming Semifinal Piala AFF Futsal 2026: Indonesia vs Vietnam
- Prediksi Susunan Pemain Timnas Indonesia di Piala AFF 2026 Minus Amunisi Diaspora Eropa: Tetap Tangguh!
- Benarkah Luke Vickery Tengah Dinaturalisasi Timnas Indonesia?
HIGHLIGHT
- 5 Calon Pelatih Baru Chelsea Jika Liam Rosenior Di...
- 5 Alternatif Marcus Rashford untuk Barcelona, dari...
- Tottenham Menyusul? 6 Kasus Degradasi Paling Menge...
- 5 Suksesor Mohamed Salah di Liverpool: Yan Diomand...
- 6 Klub yang Bisa Jadi Pelabuhan Baru Mohamed Salah...
- 4 Pemain yang Pernah Membela Arsenal dan Bayer Lev...
- 5 Mega Transfer yang Wajib Dipantau pada Musim Pan...

















:strip_icc()/kly-media-production/medias/5553186/original/075515900_1775911814-IMG-20260410-WA0016_2.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5553181/original/025944700_1775910576-14335.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5553171/original/087312100_1775906938-493232.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5553166/original/060667900_1775906380-IMG_20260411_175635_202.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5553113/original/052541700_1775896144-Screenshot_20260411_152548_YouTube.jpg)
