
Bola.net - Sebanyak 24 pemain akan dipanggil untuk mengikuti persiapan tim nasional Indonesia U-23 menuju SEA Games 2015. Jumlah tersebut lebih banyak dari yang ditetapkan Satlak Prima.
Yakni, hanya akan memberangkatkan sebanyak 20 pemain. Asisten Pelatih Timnas Indonesia U-23, Mustaqim, menilai jika pemanggilan 24 pemain tersebut memiliki tujuan tertentu.
"Pada tahap akhir, akan ada 24 pemain nanti yang dipanggil. Tujuannya tentu untuk mencegah dan berjaga-jaga kalau ada yang cedera. Lagi pula, kalau 20 orang pemain saja, itu tidak efektif. Kami jadi tidak bisa memainkan game internal," terang Mustaqim.
Masih dikatakannya, Garuda Muda akan berbeda dibanding saat tampil di Kualifikasi Piala Asia U-23. Sebab beberapa nama akan dimasukkan untuk melengkapi skuat.
Pemain tambahan diharapkan membuat Garuda Muda lebih baik. Di SEA Games 2015, Indonesia tergabung di Grup A bersama dengan tuan rumah Singapura, Myanmar, Kamboja dan Filipina.
Indonesia akan memulai perjuangan dengan menghadapi Myanmar pada 2 Juni. Kemudian, Kamboja pada 6 Juni, Filipina 9 Juni dan menutup penyisihan Grup A melawan Singapura pada 11 Juni.
"Ada beberapa pemain tambahan yang akan mengisi beberapa posisi. Di antaranya yakni pemain bertahan kiri dan kanan, stopper serta striker," tutup Mustaqim. (esa/gia)
Yakni, hanya akan memberangkatkan sebanyak 20 pemain. Asisten Pelatih Timnas Indonesia U-23, Mustaqim, menilai jika pemanggilan 24 pemain tersebut memiliki tujuan tertentu.
"Pada tahap akhir, akan ada 24 pemain nanti yang dipanggil. Tujuannya tentu untuk mencegah dan berjaga-jaga kalau ada yang cedera. Lagi pula, kalau 20 orang pemain saja, itu tidak efektif. Kami jadi tidak bisa memainkan game internal," terang Mustaqim.
Masih dikatakannya, Garuda Muda akan berbeda dibanding saat tampil di Kualifikasi Piala Asia U-23. Sebab beberapa nama akan dimasukkan untuk melengkapi skuat.
Pemain tambahan diharapkan membuat Garuda Muda lebih baik. Di SEA Games 2015, Indonesia tergabung di Grup A bersama dengan tuan rumah Singapura, Myanmar, Kamboja dan Filipina.
Indonesia akan memulai perjuangan dengan menghadapi Myanmar pada 2 Juni. Kemudian, Kamboja pada 6 Juni, Filipina 9 Juni dan menutup penyisihan Grup A melawan Singapura pada 11 Juni.
"Ada beberapa pemain tambahan yang akan mengisi beberapa posisi. Di antaranya yakni pemain bertahan kiri dan kanan, stopper serta striker," tutup Mustaqim. (esa/gia)
Advertisement
Berita Terkait
-
Tim Nasional 13 Februari 2026 15:47Asian Games 2026: Aturan Baru Jegal Timnas Indonesia, PSSI Wajib Lobi AFC!
LATEST UPDATE
-
Piala Dunia 7 Juni 2026 03:54Prediksi Prancis vs Irlandia Utara 9 Juni 2026
-
Piala Dunia 7 Juni 2026 03:44Prediksi Belanda vs Uzbekistan 9 Juni 2026
-
Piala Dunia 7 Juni 2026 03:23Prediksi Kolombia vs Yordania 8 Juni 2026
-
Piala Dunia 7 Juni 2026 03:09Prediksi Ekuador vs Guatemala 8 Juni 2026
-
Piala Dunia 7 Juni 2026 02:50Hasil Portugal vs Chili: Selecao Menangkan Duel 10 Lawan 10!
BERITA LAINNYA
SOROT
-
Liputan6 6 Juni 2026 20:10CFD Rasuna Said Kembali Hadir Besok, Simak Keseruannya
-
Liputan6 6 Juni 2026 16:47DPO Anak Punk yang Tusuk Pedagang di Lampung Akhirnya Ditangkap
-
Liputan6 6 Juni 2026 15:31Kementerian ATR/BPN Kejar Sertifikasi 100 Persen Tanah Wakaf di 2028
MOST VIEWED
Nonton Live Streaming FIFA Matchday 2026: Indonesia vs Oman
Link Live Streaming Timnas Indonesia vs Oman di FIFA Matchday
Nonton Live Streaming Timnas Indonesia vs Oman di SCTV dan Indosiar - FIFA Matchday
Jadwal Timnas Indonesia U-19 di Piala AFF U-19 2026, Siaran Langsung Indosiar dan SCTV, Live Streaming Vidio
HIGHLIGHT
Chelsea Era Baru: 5 Bintang yang Bisa Bersinar di ...
Masa Depan Marcus Rashford Menggantung! 5 Klub Ini...
5 Destinasi Potensial Dani Carvajal Setelah Tingga...
Ke Mana Pep Guardiola Setelah Man City? Ini 7 Kand...
Darurat Lini Depan Liverpool: 4 Opsi Pengganti Hug...
Daftar Manajer Termuda Juara Premier League, Mikel...
4 Pelatih yang Bisa Gantikan Pep Guardiola di Manc...














:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7423398/original/034099100_1780200717-CFD_Rasuna_Said.jpeg)
![[Kolom Pakar] Prof Tjandra Yoga Aditama: Gunakan Momentum untuk Penilaian Dampak Kesehatan MBG [Kolom Pakar] Prof Tjandra Yoga Aditama: Gunakan Momentum untuk Penilaian Dampak Kesehatan MBG](https://cdn0-production-images-kly.akamaized.net/tITdedV3H-UtIN8YQVCvyxd8MBc=/673x379/smart/filters:quality(75):strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5084734/original/085391600_1736341642-20250108-Tjandra_Yoga_Aditama-ANG_6.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/826784/original/062893300_1426130957-illustration111.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7908606/original/011431000_1780739237-1001334760.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7906760/original/020408400_1780737353-Tenda_jemaah_haji_di_dekat_Jamarat__Mina__Makkah__Arab_Saudi.__Asnida_Riani_Liputan6.com_Media_Center_Haji_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5185504/original/083767400_1744433482-WhatsApp_Image_2025-04-12_at_09.58.00.jpeg)

