
Bola.net - Meskipun menang 3-2 atas Timnas Indonesia di Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia putaran 4, pelatih Arab Saudi, Herve Renard, justru menyalakan alarm bahaya. Ia sama sekali tidak puas dengan performa yang ditampilkan oleh anak asuhnya.
Juru taktik asal Prancis itu menegaskan bahwa kemenangan saja tidaklah cukup. Perbaikan besar harus segera dilakukan sebelum timnya menghadapi laga penentuan melawan Irak.
Renard secara terbuka menyalahkan timnya sendiri yang dinilai gagal mengunci kemenangan lebih awal. Ia juga sangat menyoroti banyaknya peluang emas yang terbuang sia-sia.
Ia pun menggunakan perlawanan sengit dari Timnas Indonesia sebagai bukti nyata. Menurutnya, laga ini adalah pelajaran berharga yang harus segera dipelajari oleh seluruh skuad Arab Saudi.
Kemenangan Saja Tidak Cukup

Bagi Herve Renard, tiga poin yang diraih dari laga melawan Indonesia bukanlah alasan untuk berpesta. Ia justru melihat banyak celah yang harus segera ditambal dalam permainan timnya.
Pelatih berpengalaman ini menuntut standar yang lebih tinggi dari para pemainnya. Ia ingin timnya fokus pada perbaikan dan tidak terbuai dengan kemenangan tipis tersebut.
"Mungkin saja kami bisa meraih hasil yang lebih nyaman, tetapi yang terpenting sudah tercapai, yaitu kemenangan, dan harus ada perbaikan sebelum laga penentuan melawan Irak," tegas Renard.
"Sejujurnya, saya tidak ingin mengomentari wasit karena mungkin bisa ditafsirkan secara keliru dan kami hanya ingin fokus pada laga berikutnya," katanya, menunjukkan bahwa ia hanya peduli pada evaluasi internal timnya.
Jangan Buang Peluang Emas!
Salah satu sorotan utama dari Renard adalah kegagalan timnya dalam penyelesaian akhir. Ia sangat menyayangkan ketidakmampuan para pemainnya untuk "membunuh" pertandingan lebih cepat.
Menurutnya, Arab Saudi menciptakan begitu banyak peluang, namun tidak cukup klinis. Hal inilah yang membuat Indonesia bisa terus memberikan perlawanan hingga menit akhir.
"Kami menyalahkan diri kami sendiri karena tidak menyelesaikan pertandingan pada waktu yang tepat," ujar Renard.
"Saya tidak berpikir level kami menurun setelah mencetak gol ketiga, kami justru menyia-nyiakan banyak peluang. Yang terpenting, ketika Anda menguasai laga, Anda harus menyelesaikannya," lanjutnya dengan nada kritis.
Indonesia Bukti Nyata Kelengahan
Renard menggunakan perlawanan Timnas Indonesia sebagai contoh nyata bagi para pemainnya. Ia menegaskan bahwa di level ini, tidak ada lawan yang bisa dipandang sebelah mata.
Ia bahkan mengenang kembali betapa sulitnya menghadapi Indonesia di pertemuan sebelumnya. Momen itu ia jadikan pengingat bahwa kelengahan sekecil apa pun bisa berakibat fatal.
"Saya tahu tim Indonesia, dan kalian adalah 'duri dalam daging' kami saat kami bermain di stadion kalian," ungkap Renard, seolah memperingatkan timnya.
"Kami tidak lupa bahwa kami punya 'dendam' (skor yang harus diselesaikan), tetapi setelah pertandingan itu, saya mengambil keputusan-keputusan penting yang menguntungkan tim," imbuhnya, menunjukkan betapa seriusnya ia memandang Indonesia.
Tantangan untuk Bintang Baru
Bahkan pemain yang tampil sebagai bintang di laga tersebut tidak luput dari standar tinggi Renard. Saleh Abu Al-Shamat yang mencetak gol debutnya langsung diberi tantangan.
Meskipun memujinya sebagai talenta luar biasa, Renard langsung mengingatkannya bahwa jalan masih panjang. Ia menuntut sang pemain untuk terus bekerja keras dan tidak cepat puas.
"Saleh Abu Al-Shamat... Anda bisa melihat di matanya ada keinginan untuk lolos. Saya mengatakan kepadanya bahwa bermain di Piala Dunia itu berbeda," tuturnya, memberikan perspektif yang lebih besar.
"Dia adalah talenta yang luar biasa dan hari ini kita melihat performa level tingginya, tetapi terkadang sulit baginya untuk bermain lebih dari 65 menit, dia harus selalu bekerja dan terus bekerja untuk mencapai konsistensi dan perkembangan," pungkasnya.
Advertisement
Berita Terkait
LATEST UPDATE
-
Liga Italia 20 Januari 2026 05:31 -
Liga Spanyol 20 Januari 2026 04:30 -
Liga Inggris 20 Januari 2026 03:29 -
Liga Champions 20 Januari 2026 03:03 -
Liga Champions 20 Januari 2026 03:02 -
Liga Champions 20 Januari 2026 03:01
BERITA LAINNYA
-
tim nasional 19 Januari 2026 20:42 -
tim nasional 19 Januari 2026 19:00 -
tim nasional 19 Januari 2026 11:07 -
tim nasional 19 Januari 2026 11:00 -
tim nasional 18 Januari 2026 16:04 -
tim nasional 18 Januari 2026 07:30
MOST VIEWED
- Yang Unik dari Piala AFF 2026: Durasi Turnamen Rasa Piala Dunia, Padahal Cuma 10 Tim
- RESMI! Timnas Indonesia Melawan Bulgaria, Kepulauan Solomon, dan St Kitts Nevis di FIFA Series Maret 2026
- Kabar 4 Pemain Timnas Indonesia di Thailand: Asnawi Mangkualam Kena Kartu Merah Lagi, Pratama Arhan Comeback
- Ajax Pastikan Jordi Cruyff Tetap Jadi Penasihat Teknis di PSSI Walau Sudah Teken Kontrak Sebagai Direktur Teknik
HIGHLIGHT
- 8 Mantan Anak Buah Ole Gunnar Solskjaer yang Masih...
- 8 Pemain Strasbourg yang Wajib Dipertimbangkan Che...
- Peringkat 9 Manajer Manchester United Setelah Sir ...
- 4 Mantan Bintang Man United yang Pernah Jadi Pelat...
- 4 Pemain Gratis yang Bisa Direkrut Manchester Unit...
- Prediksi Starting XI Chelsea di Bawah Liam Rosenio...
- 10 Pemain Premier League yang Berpotensi Pindah pa...

















:strip_icc()/kly-media-production/medias/5477131/original/096817300_1768809757-1.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5477548/original/051022700_1768861609-IMG_20260120_011736.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/4848901/original/076050200_1717138481-IMG20240531104427.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5477505/original/010719300_1768833274-Prabowo_Mahasiswa_Papua.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5477503/original/080786400_1768831286-Bocah_lima_tahun_asal_Sukabumi_jago_matematika.jpg)
