
Bola.net - Timnas Indonesia senior tengah mendapatkan latihan fisik dalam training centre (TC)/pemusatan latihan di Sidoarjo, Jawa Timur. Sedangkan pada beberapa hari sebelumnya, ditempa seputar kemampuan taktik dan strategi.
Hasil dari pemusatan latihan Timnas Senior sejauh ini mendapat apresiasi positif. Tetapi diharapkan performa Firman Utina dkk terus mengalami peningkatan, terutama saat menghadapi Kamboja di Stadion Gelora Delta, Sidoarjo, Jawa Timur, 25 September mendatang.
"Kami ingin performa pemain semakin bagus. Sejauh ini, saya senang karena permainan anak-anak ada sedikit peningkatan. Namun, masih banyak kekurangan yang harus dibenahi, terutama kondisi pemain agar lebih maksimal," katanya.
"Mudah-mudahan, melawan Kamboja nanti, permainan semakin meningkat," sambungnya.
Wolfgang Pikal mengatakan, seluruh pemain hanya menjalani latihan normal pagi dan sore dalam menatap laga tersebut. Latihan difokuskan pada pemantapan skema permainan, serta penambahan program latihan fisik.
Hal tersebut, sebagai persiapan dalam upaya meraih gelar juara dalam Piala AFF 2014 di Hanoi, Vietnam, 22 November. Asisten Pelatih Timnas Indonesia senior, Wolfgang Pikal, mengatakan jika porsi latihan fisik yang diberikan tidak terlalu berat. Melainkan, ditambahkannya, cocok untuk meningkatkan kondisi pemain.
"Tidak ada latihan khusus menghadapi Kamboja, seperti halnya saat menghadapi laga uji coba sebelumnya. Yakni, lawan Malaysia," imbuhnya.
Nantinya, para pemain akan diistirahatkan dari TC dan dikembalikan ke klub masing-masing usai beruji coba lawan Kamboja. Sebab, sebagian besar pemain harus memperkuat klubnya menghadapi babak delapan besar kompetisi Indonesia Super League (ISL) musim ini, pada Oktober mendatang. [initial]
(esa/mac)
Hasil dari pemusatan latihan Timnas Senior sejauh ini mendapat apresiasi positif. Tetapi diharapkan performa Firman Utina dkk terus mengalami peningkatan, terutama saat menghadapi Kamboja di Stadion Gelora Delta, Sidoarjo, Jawa Timur, 25 September mendatang.
"Kami ingin performa pemain semakin bagus. Sejauh ini, saya senang karena permainan anak-anak ada sedikit peningkatan. Namun, masih banyak kekurangan yang harus dibenahi, terutama kondisi pemain agar lebih maksimal," katanya.
"Mudah-mudahan, melawan Kamboja nanti, permainan semakin meningkat," sambungnya.
Wolfgang Pikal mengatakan, seluruh pemain hanya menjalani latihan normal pagi dan sore dalam menatap laga tersebut. Latihan difokuskan pada pemantapan skema permainan, serta penambahan program latihan fisik.
Hal tersebut, sebagai persiapan dalam upaya meraih gelar juara dalam Piala AFF 2014 di Hanoi, Vietnam, 22 November. Asisten Pelatih Timnas Indonesia senior, Wolfgang Pikal, mengatakan jika porsi latihan fisik yang diberikan tidak terlalu berat. Melainkan, ditambahkannya, cocok untuk meningkatkan kondisi pemain.
"Tidak ada latihan khusus menghadapi Kamboja, seperti halnya saat menghadapi laga uji coba sebelumnya. Yakni, lawan Malaysia," imbuhnya.
Nantinya, para pemain akan diistirahatkan dari TC dan dikembalikan ke klub masing-masing usai beruji coba lawan Kamboja. Sebab, sebagian besar pemain harus memperkuat klubnya menghadapi babak delapan besar kompetisi Indonesia Super League (ISL) musim ini, pada Oktober mendatang. [initial]
Advertisement
Berita Terkait
LATEST UPDATE
-
Liga Champions 4 April 2026 16:06 -
Liga Inggris 4 April 2026 15:47 -
Bola Indonesia 4 April 2026 15:03 -
Otomotif 4 April 2026 15:03 -
Liga Inggris 4 April 2026 14:43 -
Liga Inggris 4 April 2026 14:14
BERITA LAINNYA
-
tim nasional 4 April 2026 13:12 -
tim nasional 4 April 2026 11:43 -
tim nasional 4 April 2026 09:44 -
tim nasional 3 April 2026 20:56 -
tim nasional 3 April 2026 19:56 -
tim nasional 3 April 2026 19:06
MOST VIEWED
- Usai Bela Timnas Indonesia, Kevin Diks, Jay Idzes, dan Ole Romeny Luangkan Waktu Kunjungi Panti Asuhan
- Dapat Kesempatan 2 Kali Uji Coba, Siapa Lawan Timnas Indonesia di FIFA Matchday Juni 2026?
- Berkat Kejelian Ajax, Maarten Paes Terhindar dari Masalah Paspor di Liga Belanda
- Ranking FIFA Timnas Indonesia Melorot Usai FIFA Series 2026, Tetap Ke-3 di ASEAN
HIGHLIGHT
- 6 Pencetak Gol Termuda Premier League: Dari Magis ...
- 5 Wonderkid Italia yang Bisa Selamatkan Azzurri da...
- 10 Rekor Liga Champions yang Mungkin Tak Akan Pern...
- 5 Pemain Gratis yang Bisa Direkrut Manchester Unit...
- 5 Pemain yang Pernah Membela Galatasaray dan Liver...
- 4 Pemain yang Pernah Membela Arsenal dan Bayer Lev...
- 3 Alasan Malick Diouf Layak Jadi Target MU di 2026...

















:strip_icc()/kly-media-production/medias/5546395/original/009180300_1775294144-Breath_of_Fire_IV_Steam_vs_GOG__Mana_yang_Lebih_Layak_Dibeli_.jpg)
:strip_icc():watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/liputan6/watermark-color-landscape-new.png,573,20,0)/kly-media-production/medias/5546298/original/063618700_1775285023-Breath_of_Fire_IV_Steam_01.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5546153/original/074692100_1775276053-Goggle_Gemma_4_01.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/3956353/original/028693500_1646741050-20220308-Waspada_Cuaca_Ekstrem_di_Jabodetabek_Hingga_April_2022-3.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5546016/original/020424100_1775267827-Jadwal_MPL_ID_S17_Hari_Ini_01.jpg)
